Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa  




Minggu 21 Juli 2019

03:40 WIB

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa
@prfmnews

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa
PRFMNewsChannel

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa
Senin 08 April 2019, 18:49 WIB
Komunitas

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa
Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa




Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Priadi Zalman/PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Banyak cara agar kegiatan touring semakin menyenangkan. Selain menguji kemampuan bermotor dan menikmati keindahan alam touring terasa lebih indah jika dikolaborasikan dengan kegiatan bakti sosial. Setidaknya itulah yang selalu dilakukan di setiap touring Komunitas Momotoran Mang Ohle (Kommo).

Setelah sebulan sebelumnya sukses touring dan bakti sosial di Dieng, Komunitas Momotoran Mang Ohle seolah tidak ingin berlama lama beristirahat memacu sepeda motornya. 

Mengambil tema "Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa", touring kali ini memilih tujuan Pantai Sawarna, kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Diikuti 30 peserta karyawan dan karyawati Pikiran Rakyat Grup dengan berbagai sepeda motor, perjalanan touring di mulai hari Sabtu (06/04/2019) pukul 07.00 dari kantor Pikiran Rakyat jalan Asia Afrika 77. 

Dipimpin ketua Kommo Dedi Pechu sebagai Road Captain (RC) perjalanan sejauh 210 km ini memilih rute Bandung-Cianjur-Sukabumi-Palabuhan Ratu-Pantai Sawarna.

Peserta touring langsung tancap gas memacu sepeda motornya, awal perjalanan relatif lancar hanya sedikit tersendat di pertigaan Padalarang. Kemudian sekitar pukul 10.00 kami beristirahat di sebuah rumah makan di daerah Cianjur sambil menyantap makan siang.

Pukul 11.00 perjalanan kembali dilanjutkan. Sepeda motor kembali dipacu ditengah teriknya sinar matahari. Saat memasuki jalan raya sukabumi-pelabuhan ratu medan jalan berubah menjadi berkelok kelok dengan aspal yang banyak berlubang. Para rider touring ekstra berhati-hati saat melintasi rute ini, lubang jalan yg tak kunjung diperbaiki tentunya dapat mengancam keselamatan pengendara.

Peserta touring semakin bersemangat memacu sepeda motornya melahap setiap medan yg dilalui, sekitar pukul 14.00 kami sampai di pantai Palabuhan Ratu kemudian beristirahat sejenak sambil menikmati keindahan pantai. sanda gurau dan candaan ringan tentunya menjadi bumbu disela istirahat untuk menghilangkan rasa lelah.

Agar tidak terlalu sore, pukul 15.00 perjalanan kembali dilanjutkan. setelah melintasi jalan Raya Cisolok medan jalan berubah menjadi semakin menantang. Menanjak terjal kemudian berkelok dan menurun curam membuat adrenalin peserta touring semakin terpacu untuk melahapnya. Keindahan pemandangan dari puncak Habibie menjadi pemanis ditengah ekstrim nya jalanan.

Setelah melintasi tugu batas provinsi Jawa Barat dan Banten medan jalan tidak berubah malah semakin menantang. Saat peserta touring sedang melahap sebuah tanjakan terjal jalan langsung berkelok tajam ke kanan, salah satu peserta touring agus abrag tidak bisa mengendalikan sepeda motornya. Imbasnya motor yg ia kemudikan terperosok beberapa meter ke pinggir jalan. Sontak para peserta touring kaget dan langsung menolong agus abrag. Alhamdulillah kondisinya baik" saja, hanya tulang di lengan kiri nya yg sedikit bergeser. 

menurut penuturan warga, di daerah tersebut rawan kecelakaan. Para pengendara yg melintas di jalan raya Cisolok-Bayah harus lebih berhati-hati ketika melewati jalan tersebut.

Perjalanan kembali dilanjutkan, Agus Abrag yang cedera di lengan kiri naik ke mobil, sedangkan sepeda motornya dikendarai oleh regie peserta touring yang sebelumnya duduk manis di mobil.

Sekitar pukul 16.00, seluruh peserta touring sampai di tujuan Pantai Sawarna, Banten. Kemudian beristirahat di sebuah penginapan yg lokasi nya dekat dengan Pantai. Kedatangan peserta touring disuguhi pemandangan matahari tenggelam yang cantik. Rasa lelah selama perjalanan sekitar 9 jam terbayarkan oleh panorama alam yang indah di Pantai Sawarna.

Waktu malam hari dihabiskan dengan acara ngariung bareng. Makan malam dengan menu ikan laut bakar, dilanjutkan dengan acara pembagian doorprize. Hembusan angin pantai dan sanda gurau para peserta touring membuat suasana malam semakin hangat.

Esok harinya, Minggu (07/04/2019) aktivitas pertama yang dilakukan peserta touring adalah bermain di pantai. Sebagian peserta bermain bola di pantai, ada yang berenang dan berfoto-foto di area pantai Sawarna. Setelah menyantap hidangan sarapan, sekitar pukul 07.30 peserta touring mengunjungi Pantai Tanjung Layar yang menjadi ikon wisata di Sawarna.

Setelah memarkirkan sepeda motornya, para peserta touring berfoto bersama di depan tulisan "Tanjung Layar" dengan latar belakang dua buah batu karang raksasa yang berbentuk seperti layar kapal. Batu karang ini terlihat indah, memiliki daya tarik yang membuat peserta touring bergantian berfoto mengabadikan keindahannya.

Puas menikmati keindahan Tanjung layar, peserta touring bergegas kembali ke penginapan untuk persiapan pulang. Sekitar pukul 11.00 kami memulai perjalanan pulang dari penginapan kemudian singgah di Masjid Jami Al Ikhlas Kp. Cibeas Desa Sawarna untuk menyerahkan sumbangan bakti sosial dari pembaca Pikiran Rakyat.

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa


Penyerahan sumbangan berupa alat sholat diserahkan secara simbolis oleh Ketua Pembina Kommo H. Tubagus Hidayatullah, diterima oleh Ketua RW 01 Kp. Cibeusi desa Sawarna Bapak Hendar. Pak Hendar yang mewakili warga Kampung Cibeusi mengungkapkan rasa terima kasih kepada pembaca Pikiran Rakyat yang telah menitipkan bantuan berupa alat sholat untuk Masjid jami Al Ikhlas.

Setelah penyerahan sumbangan pembaca dituntaskan, perjalanan pulang ke Bandung kembali dilanjutkan. Melewati rute yang sama saat pergi selama perjalanan relatif lancar tidak menemui hambatan. hanya saat memasuki jalan raya Cipatat sedikit tersendat akibat sebelumnya terjadi longsoran kecil. Sekitar pukul 20.00 seluruh peserta touring telah kembali sampai di kantor Asia Afrika 77, kemudian berpisah menuju rumah masing-masing.

Ketua Kommo Dedi Pechu mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung acara Sawarna Ride, diantaranya PT. Daya Adicipta Motora, CV. Berkat Lamandau dan PRFM. 


Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

 

BERITA TERKAIT


C-Generation, Gaul Gak Musti Amburadul

Selasa 06 September 2016

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa
Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa
 

BERITA PILIHAN


Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

 

BERITA LAINNYA

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Muncul Wacana Pembubaran SMK, Pengamat: Pemprov Jangan Sembarang Kasih Izin
Sabtu 20 Juli 2019


21 Tahun Hilang Kontak, Turini Ditemukan dan Segera Dipulangkan ke Indonesia
Sabtu 20 Juli 2019 Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa Rambu di Kawasan Rekayasa Lalin Belum Maksimal, Polisi Tunggu Perda
Sabtu 20 Juli 2019 Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa Indonesia Open 2019: Kevin-Marcus ke Final, Indonesia Pastikan Satu Gelar
Sabtu 20 Juli 2019 Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019 Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

 

 

BERITA TERKAIT


Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

C-Generation, Gaul Gak Musti Amburadul
Selasa 06 September 2016, 12:46 WIB Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Mitsubishi Perkenalkan Empat Produk dan Tagline Baru
Rabu 07 September 2016, 14:44 WIB Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa
Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa
Senin 08 April 2019, 18:49 WIB
Komunitas

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa
Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa


Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Priadi Zalman/PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Banyak cara agar kegiatan touring semakin menyenangkan. Selain menguji kemampuan bermotor dan menikmati keindahan alam touring terasa lebih indah jika dikolaborasikan dengan kegiatan bakti sosial. Setidaknya itulah yang selalu dilakukan di setiap touring Komunitas Momotoran Mang Ohle (Kommo).

Setelah sebulan sebelumnya sukses touring dan bakti sosial di Dieng, Komunitas Momotoran Mang Ohle seolah tidak ingin berlama lama beristirahat memacu sepeda motornya. 

Mengambil tema "Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa", touring kali ini memilih tujuan Pantai Sawarna, kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Diikuti 30 peserta karyawan dan karyawati Pikiran Rakyat Grup dengan berbagai sepeda motor, perjalanan touring di mulai hari Sabtu (06/04/2019) pukul 07.00 dari kantor Pikiran Rakyat jalan Asia Afrika 77. 

Dipimpin ketua Kommo Dedi Pechu sebagai Road Captain (RC) perjalanan sejauh 210 km ini memilih rute Bandung-Cianjur-Sukabumi-Palabuhan Ratu-Pantai Sawarna.

Peserta touring langsung tancap gas memacu sepeda motornya, awal perjalanan relatif lancar hanya sedikit tersendat di pertigaan Padalarang. Kemudian sekitar pukul 10.00 kami beristirahat di sebuah rumah makan di daerah Cianjur sambil menyantap makan siang.

Pukul 11.00 perjalanan kembali dilanjutkan. Sepeda motor kembali dipacu ditengah teriknya sinar matahari. Saat memasuki jalan raya sukabumi-pelabuhan ratu medan jalan berubah menjadi berkelok kelok dengan aspal yang banyak berlubang. Para rider touring ekstra berhati-hati saat melintasi rute ini, lubang jalan yg tak kunjung diperbaiki tentunya dapat mengancam keselamatan pengendara.

Peserta touring semakin bersemangat memacu sepeda motornya melahap setiap medan yg dilalui, sekitar pukul 14.00 kami sampai di pantai Palabuhan Ratu kemudian beristirahat sejenak sambil menikmati keindahan pantai. sanda gurau dan candaan ringan tentunya menjadi bumbu disela istirahat untuk menghilangkan rasa lelah.

Agar tidak terlalu sore, pukul 15.00 perjalanan kembali dilanjutkan. setelah melintasi jalan Raya Cisolok medan jalan berubah menjadi semakin menantang. Menanjak terjal kemudian berkelok dan menurun curam membuat adrenalin peserta touring semakin terpacu untuk melahapnya. Keindahan pemandangan dari puncak Habibie menjadi pemanis ditengah ekstrim nya jalanan.

Setelah melintasi tugu batas provinsi Jawa Barat dan Banten medan jalan tidak berubah malah semakin menantang. Saat peserta touring sedang melahap sebuah tanjakan terjal jalan langsung berkelok tajam ke kanan, salah satu peserta touring agus abrag tidak bisa mengendalikan sepeda motornya. Imbasnya motor yg ia kemudikan terperosok beberapa meter ke pinggir jalan. Sontak para peserta touring kaget dan langsung menolong agus abrag. Alhamdulillah kondisinya baik" saja, hanya tulang di lengan kiri nya yg sedikit bergeser. 

menurut penuturan warga, di daerah tersebut rawan kecelakaan. Para pengendara yg melintas di jalan raya Cisolok-Bayah harus lebih berhati-hati ketika melewati jalan tersebut.

Perjalanan kembali dilanjutkan, Agus Abrag yang cedera di lengan kiri naik ke mobil, sedangkan sepeda motornya dikendarai oleh regie peserta touring yang sebelumnya duduk manis di mobil.

Sekitar pukul 16.00, seluruh peserta touring sampai di tujuan Pantai Sawarna, Banten. Kemudian beristirahat di sebuah penginapan yg lokasi nya dekat dengan Pantai. Kedatangan peserta touring disuguhi pemandangan matahari tenggelam yang cantik. Rasa lelah selama perjalanan sekitar 9 jam terbayarkan oleh panorama alam yang indah di Pantai Sawarna.

Waktu malam hari dihabiskan dengan acara ngariung bareng. Makan malam dengan menu ikan laut bakar, dilanjutkan dengan acara pembagian doorprize. Hembusan angin pantai dan sanda gurau para peserta touring membuat suasana malam semakin hangat.

Esok harinya, Minggu (07/04/2019) aktivitas pertama yang dilakukan peserta touring adalah bermain di pantai. Sebagian peserta bermain bola di pantai, ada yang berenang dan berfoto-foto di area pantai Sawarna. Setelah menyantap hidangan sarapan, sekitar pukul 07.30 peserta touring mengunjungi Pantai Tanjung Layar yang menjadi ikon wisata di Sawarna.

Setelah memarkirkan sepeda motornya, para peserta touring berfoto bersama di depan tulisan "Tanjung Layar" dengan latar belakang dua buah batu karang raksasa yang berbentuk seperti layar kapal. Batu karang ini terlihat indah, memiliki daya tarik yang membuat peserta touring bergantian berfoto mengabadikan keindahannya.

Puas menikmati keindahan Tanjung layar, peserta touring bergegas kembali ke penginapan untuk persiapan pulang. Sekitar pukul 11.00 kami memulai perjalanan pulang dari penginapan kemudian singgah di Masjid Jami Al Ikhlas Kp. Cibeas Desa Sawarna untuk menyerahkan sumbangan bakti sosial dari pembaca Pikiran Rakyat.

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa


Penyerahan sumbangan berupa alat sholat diserahkan secara simbolis oleh Ketua Pembina Kommo H. Tubagus Hidayatullah, diterima oleh Ketua RW 01 Kp. Cibeusi desa Sawarna Bapak Hendar. Pak Hendar yang mewakili warga Kampung Cibeusi mengungkapkan rasa terima kasih kepada pembaca Pikiran Rakyat yang telah menitipkan bantuan berupa alat sholat untuk Masjid jami Al Ikhlas.

Setelah penyerahan sumbangan pembaca dituntaskan, perjalanan pulang ke Bandung kembali dilanjutkan. Melewati rute yang sama saat pergi selama perjalanan relatif lancar tidak menemui hambatan. hanya saat memasuki jalan raya Cipatat sedikit tersendat akibat sebelumnya terjadi longsoran kecil. Sekitar pukul 20.00 seluruh peserta touring telah kembali sampai di kantor Asia Afrika 77, kemudian berpisah menuju rumah masing-masing.

Ketua Kommo Dedi Pechu mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung acara Sawarna Ride, diantaranya PT. Daya Adicipta Motora, CV. Berkat Lamandau dan PRFM. 


 

BERITA LAINNYA



Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa

 

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Sawarna Ride: Sarasa Sahate Sajiwa