Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen  




Minggu 15 September 2019

15:17 WIB

Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen
@prfmnews

Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen
PRFMNewsChannel

Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen

Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen
Minggu 26 Mei 2019, 12:45 WIB
Ramadan 1440 H
Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen
Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen




Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Ilustrasi/prfm

BANDUNG, (PRFM) - Volume sampah selama bulan Ramadan di Garut mengalami kenaikan hingga 50 persen setiap harinya dibandingkan hari biasa. Kenaikan volume sampah disebabkan karena masyarakat lebih konsumtif. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kabupaten Garut Asep Suparman saat ditemui wartawan Galamedianews di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu (25/5/2019). 

Asep mengatakan, pola konsumtif pada bulan Ramadan misalnya, membeli takjil. Takjil yang dijual rata-rata menggunakan plastik sekali pakai. Ia juga memprediksi volume sampah tersebut akan terus mengalami kenaikan hingga Idul Fitri nanti. "Kalau Idul Fitri kenaikan volume sampah pasti terjadi," katanya.

Guna mengantisipasi penumpukan sampah, pihaknya menerjunkan sebanyak 250 petugas dan 50 armada untuk menarik sampah di setiap penampungan sementara. "Kita siapkan petugas sebanyak 250 petugas dan 50 armada," ucapnya.

Sementara lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, saat ini kondisinya sudah mulai bisa dilalui oleh kendaraan pengangkut sampah. "Sekarang sudah bisa kembali digunakan TPA, kita sudah siapkan setiap hari alat berat," pungkasnya.










 

BERITA TERKAIT


Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen
 

BERITA PILIHAN


Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen

 

BERITA LAINNYA

Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen

Polres Bogor Cari Pelaku yang Lempari Bus Persib
Minggu 15 September 2019


Bobotoh Minta Persib Ambil Sikap Tegas Soal Aksi Pelemparan Bus
Minggu 15 September 2019 Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen Terkena Lemparan Batu, Omid : Ini Sangat Tidak layak di Sepakbola
Minggu 15 September 2019 Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen Bus Persib Dilempar Batu, Legenda Persib Ikut Geram
Minggu 15 September 2019 Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen Warga Filipina Paling Sering Buka Medsos, Bagaimana dengan Indonesia?
Minggu 15 September 2019 Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen Udara Riau Kian Buruk
Minggu 15 September 2019 Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen Mau Jalan-Jalan di Bandung? Cek Prakiraan Cuaca Hari Ini
Minggu 15 September 2019 Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen

Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen

 

Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen
Minggu 26 Mei 2019, 12:45 WIB
Ramadan 1440 H

Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen
Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen


Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Ilustrasi/prfm


BANDUNG, (PRFM) - Volume sampah selama bulan Ramadan di Garut mengalami kenaikan hingga 50 persen setiap harinya dibandingkan hari biasa. Kenaikan volume sampah disebabkan karena masyarakat lebih konsumtif. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kabupaten Garut Asep Suparman saat ditemui wartawan Galamedianews di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu (25/5/2019). 

Asep mengatakan, pola konsumtif pada bulan Ramadan misalnya, membeli takjil. Takjil yang dijual rata-rata menggunakan plastik sekali pakai. Ia juga memprediksi volume sampah tersebut akan terus mengalami kenaikan hingga Idul Fitri nanti. "Kalau Idul Fitri kenaikan volume sampah pasti terjadi," katanya.

Guna mengantisipasi penumpukan sampah, pihaknya menerjunkan sebanyak 250 petugas dan 50 armada untuk menarik sampah di setiap penampungan sementara. "Kita siapkan petugas sebanyak 250 petugas dan 50 armada," ucapnya.

Sementara lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing, saat ini kondisinya sudah mulai bisa dilalui oleh kendaraan pengangkut sampah. "Sekarang sudah bisa kembali digunakan TPA, kita sudah siapkan setiap hari alat berat," pungkasnya.






 

BERITA LAINNYA



Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen

Polres Bogor Cari Pelaku yang Lempari Bus Persib
Minggu 15 September 2019
PERSIB


Selama Ramadan, Volume Sampah di Garut Meningkat 50 Persen

Udara Riau Kian Buruk
Minggu 15 September 2019
Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau