Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru  




Minggu 19 Agustus 2018

10:29 WIB

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru
@prfmnews

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru
PRFMNewsChannel

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru
Kamis 07 Desember 2017, 11:17 WIB

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru
Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru




Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Redaksi Oleh : Tommy Riyadi
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial mengingatkan Dewan Ketahanan Pangan kota Bandung untuk bisa menghasilkan sejumlah inovasi dalam program ketahanan pangan kota. Dengan begitu sidang tahunan yang menjadi agenda rutin bukan sekedar berkumpul dan menyampaikan laporan saja, tetapi melahirkan gagasan baru.


“Kita sebagai sebuah kota yang tidak memiliki lahan pesawahan seperti daerah lain,  nampaknya harus segera mempertimbangkan kerjasama dengan daerah lain yang memiliki sumber utama kebutuhan pangan. Kita punya PD Pasar yang bisa melakukan kerjasama tersebut,  sebagai institusi penyalur komoditas pangan untuk kota Bandung,  sekaligus mengendalikan harga kebutuhan bahan pokok,” ujar Oded, usai membuka Sidang Tahunan Dewan Ketahanan Pangan Kota Bandung di Hotel Golden Flower,  jalan Asia Afrika, Kamis (7/11/2017).


Oded menuturkan, sawah abadi yang dimiliki Pemkot Bandung baru seluas 32 hektar hasilnya tidak mencukupi kebutuhan beras untuk kota Bandung . Sehingga selama ini hanya digunakan untuk cadangan pangan dan keperluan kedaruratan lainnya seperti bantuan bencana alam. 


Evaluasi ini, lanjut Oded, perlu dilakukan Dewan Ketahanan Pangan sehingga rapat tahunan bukan sekedar rutinitas tahunan yang biasa saja, tetapi menghasilkan gagasan dan inovasi baru dalam hal ketahanan pangan .


“Yang kedua, dalam kesempatan evaluasi ini,  saya menginginkan Dewan Ketahanan Pangan juga membuat masyarakat lebih berdaya dalam hal ketahanan pangan. Sehingga kedepan,  masyarakat tidak perlu lagi menunggu bantuan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka,” jelas orang nomor dua di Pemkot Bandung ini.


Oded menambahkan, Program Family for Family menjadi embrio bagaimana pemerintah ada dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk bisa lebih berdaya dalam mencukupi kebutuhan pangan mereka. Hal serupa sudah dilakukan seorang Khalifah Islam Umar bin Abdul Aziz,  yang hanya membutuhkan waktu dua tahun lebih untuk menjadikan masyarakat yang dupimpinya menjadi berdaya. 


“Sehingga sangat sulit baginya untuk menemukan mustahik atau fakir miskin setelah dua tahun lebih program tersebut dijalankannya,” pungkas Oded. 




Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

 

BERITA TERKAIT


Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru
 

BERITA PILIHAN


Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

 

BERITA LAINNYA

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Kebutuhan Pembangunan Infrastruktur di Jabar Sudah Mendesak
Minggu 19 Agustus 2018


Luas Sawah di Jabar yang Mengalami Kekeringan Masih Relatif Kecil
Minggu 19 Agustus 2018 Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru Wacana Pelarangan Striker Asing Terlalu Dipaksakan
Minggu 19 Agustus 2018 Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru Asian Games 2018 Torehkan Sejarah Baru
Minggu 19 Agustus 2018 Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru Kofi Annan Tutup Usia
Minggu 19 Agustus 2018 Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru Anies Harap Jakarta Jadi Tuan Rumah Asian Games Yang Baik
Sabtu 18 Agustus 2018 Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru Kim Targetkan Turun di Laga Persib Melawan Arema FC
Sabtu 18 Agustus 2018 Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

 

 

BERITA TERKAIT

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru
Kamis 07 Desember 2017, 11:17 WIB

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru
Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru


Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Redaksi Oleh : Tommy Riyadi
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial mengingatkan Dewan Ketahanan Pangan kota Bandung untuk bisa menghasilkan sejumlah inovasi dalam program ketahanan pangan kota. Dengan begitu sidang tahunan yang menjadi agenda rutin bukan sekedar berkumpul dan menyampaikan laporan saja, tetapi melahirkan gagasan baru.


“Kita sebagai sebuah kota yang tidak memiliki lahan pesawahan seperti daerah lain,  nampaknya harus segera mempertimbangkan kerjasama dengan daerah lain yang memiliki sumber utama kebutuhan pangan. Kita punya PD Pasar yang bisa melakukan kerjasama tersebut,  sebagai institusi penyalur komoditas pangan untuk kota Bandung,  sekaligus mengendalikan harga kebutuhan bahan pokok,” ujar Oded, usai membuka Sidang Tahunan Dewan Ketahanan Pangan Kota Bandung di Hotel Golden Flower,  jalan Asia Afrika, Kamis (7/11/2017).


Oded menuturkan, sawah abadi yang dimiliki Pemkot Bandung baru seluas 32 hektar hasilnya tidak mencukupi kebutuhan beras untuk kota Bandung . Sehingga selama ini hanya digunakan untuk cadangan pangan dan keperluan kedaruratan lainnya seperti bantuan bencana alam. 


Evaluasi ini, lanjut Oded, perlu dilakukan Dewan Ketahanan Pangan sehingga rapat tahunan bukan sekedar rutinitas tahunan yang biasa saja, tetapi menghasilkan gagasan dan inovasi baru dalam hal ketahanan pangan .


“Yang kedua, dalam kesempatan evaluasi ini,  saya menginginkan Dewan Ketahanan Pangan juga membuat masyarakat lebih berdaya dalam hal ketahanan pangan. Sehingga kedepan,  masyarakat tidak perlu lagi menunggu bantuan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka,” jelas orang nomor dua di Pemkot Bandung ini.


Oded menambahkan, Program Family for Family menjadi embrio bagaimana pemerintah ada dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk bisa lebih berdaya dalam mencukupi kebutuhan pangan mereka. Hal serupa sudah dilakukan seorang Khalifah Islam Umar bin Abdul Aziz,  yang hanya membutuhkan waktu dua tahun lebih untuk menjadikan masyarakat yang dupimpinya menjadi berdaya. 


“Sehingga sangat sulit baginya untuk menemukan mustahik atau fakir miskin setelah dua tahun lebih program tersebut dijalankannya,” pungkas Oded. 




 

BERITA LAINNYA



Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Asian Games 2018 Torehkan Sejarah Baru
Minggu 19 Agustus 2018
Asian Games 2018


Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Kofi Annan Tutup Usia
Minggu 19 Agustus 2018
LUAR NEGERI


Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Anies Harap Jakarta Jadi Tuan Rumah Asian Games Yang Baik
Sabtu 18 Agustus 2018
Asian Games 2018


Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru

 

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Sidang Dewan Ketahanan Pangan Harus Hasilkan Inovasi Baru