Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian  




Selasa 17 Juli 2018

03:30 WIB

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian
@prfmnews

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian
PRFMNewsChannel

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian
Selasa 15 Mei 2018, 16:34 WIB
Pilgub Jabar 2018

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian
Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian




Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Cnn Indonesia

BANDUNG,(PRFM) - KPU Jawa Barat menyelenggarakan debat kandidat Pilgub Jabar 2018 untuk ke dua kalinya di Balairung Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat pada Senin (14/05/2018).

Namun disayangkan, diakhir sesi debat, kala setiap pasangan diberikan kesempatan untuk meyampaikan pernyataan terakhirnya, pasangan calon gubernur nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu menjanjikan akan mengganti presiden dan juga membentangkan kaos bertuliskan "2018 ASYIK MENANG, 2019 GANTI PRESIDEN". Sontak hal itu memancing kericuhan di lokasi debat, hingga membuat moderator debat kelimpungan untuk menenangkan hadirin.

Atas kejadian tersebut, Ketua badan pengawas pemilu (Bawaslu) Jawa Barat Harminus Koto mengaku akan memanggil KPU untuk memintai keterangan perihal kejadian tersebut pada Rabu (16/05/2018) besok.

"Kita akan memanggil KPUnya sebagai penyelenggara terkait dengan hal itu, apakah proses dan prosedur tata cara pelaksanaannya itu sudah berjalan sesuai dengan yang diatur dengan KPU dan tata tertib yang diatur oleh KPU," ungkapnya saat on air di PRFM, Selasa (15/05/2018).

Harminus menjelaskan, pihaknya tidak bisa memutuskan tanpa memintai keterangan KPU terlebih dahulu. Selain itu, dirinya pun mengaku akan melihat kembalu perundang-undangan Pemilu, karena ditakutkan ada pelenggaran lain.

"Kemudian kita akan melihat nanti peraturan perundang-undangan apakah ini kan calon gubernur dan wakil gubernur, dan yang langsung calon gubernurnya juga yang menyampaikan," jelasnya.

Selanjutnya, untuk pemanggilan pasangan "Asyik", Harminus mengaku akan melakukannya sesuai dengan hasil pertemuan dengan KPU besok.

"Itu (pemanggilan pasangan Asyik) nanti sesuai dengan hasil klarifikasi dengan KPU," terangnya.

Untuk ancaman sanksi, lanjut Harminus, belum bisa ditentukan. Namun yang jelas sanksi akan diberikan sesuai dengan pelanggaran yang terbukti dengan berupa sanksi. Selain itu, sanksi pun diberikan oleh KPU sebagai penyelenggara. Karena semua keputusan ada di KPU.

"Yang memberikan sanksi itu KPU, karena mekanisme mengambil keputusan sanksi terkait pelanggaran administrasi ada di KPU," lanjutnya.

KPU Jabar direncanakan akan tiga kali menggelar debat kandidat. Oleh karena itu, untuk menghindari hal serupa terjadi pada debat kandidat terakhir, Harminus mengaku akan membicarakannya langsung dengan KPU pada saat pihaknya meminta keterangan KPU perihal kejadian pada debat kandidat kedua kemarin.

"Setelah nanti KPU memberikan kejelasan, apakah ada hal yang menjadi kelemahan atau hal yang lain baru kita memberikan masukan-masukan," jelasnya.

Demi kondusifitas Jawa Barat, masyarakat pun diimbau untuk tidak terbawa situasi. Menurut Herminus, masyarakat harus paham jika dalam pelaksanaan Pilkada ini ada aturan jelas.




Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

 

BERITA TERKAIT


Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian
Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian
 

BERITA PILIHAN


Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

 

BERITA LAINNYA

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Gedung Sate Jadi Ikon Resmi Kota Bandung
Senin 16 Juli 2018


Pedagang Pasar Gede Bage Direlokasi ke Dua Tempat
Senin 16 Juli 2018 Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian Diskar Kabupaten Bandung Targetkan Tambah Dua Pos Damkar Tiap Tahun
Senin 16 Juli 2018 Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian Jumlah Kebakaran di Kabupaten Bandung Menurun
Senin 16 Juli 2018 Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian Cuaca Hari Ini Cerah Hingga Berawan Sepanjang Hari
Senin 16 Juli 2018 Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian Hindari Kucing, Pengendara Motor Terlibat Kecelakaan di Buah Batu
Senin 16 Juli 2018 Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian Persib Resmi Kantongi Satu Pemain Anyar
Senin 16 Juli 2018 Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

 

 

BERITA TERKAIT


Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Emil Mengaku Belum Membaca Isi Surat Dari Iswara
Jumat 24 November 2017, 19:10 WIB Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 18:58 WIB Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 19:00 WIB Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Soal Wakil Emil, Ini Tahapan Penunjukannya
Jumat 24 November 2017, 19:41 WIB

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian
Selasa 15 Mei 2018, 16:34 WIB
Pilgub Jabar 2018

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian
Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian


Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Cnn Indonesia


BANDUNG,(PRFM) - KPU Jawa Barat menyelenggarakan debat kandidat Pilgub Jabar 2018 untuk ke dua kalinya di Balairung Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat pada Senin (14/05/2018).

Namun disayangkan, diakhir sesi debat, kala setiap pasangan diberikan kesempatan untuk meyampaikan pernyataan terakhirnya, pasangan calon gubernur nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu menjanjikan akan mengganti presiden dan juga membentangkan kaos bertuliskan "2018 ASYIK MENANG, 2019 GANTI PRESIDEN". Sontak hal itu memancing kericuhan di lokasi debat, hingga membuat moderator debat kelimpungan untuk menenangkan hadirin.

Atas kejadian tersebut, Ketua badan pengawas pemilu (Bawaslu) Jawa Barat Harminus Koto mengaku akan memanggil KPU untuk memintai keterangan perihal kejadian tersebut pada Rabu (16/05/2018) besok.

"Kita akan memanggil KPUnya sebagai penyelenggara terkait dengan hal itu, apakah proses dan prosedur tata cara pelaksanaannya itu sudah berjalan sesuai dengan yang diatur dengan KPU dan tata tertib yang diatur oleh KPU," ungkapnya saat on air di PRFM, Selasa (15/05/2018).

Harminus menjelaskan, pihaknya tidak bisa memutuskan tanpa memintai keterangan KPU terlebih dahulu. Selain itu, dirinya pun mengaku akan melihat kembalu perundang-undangan Pemilu, karena ditakutkan ada pelenggaran lain.

"Kemudian kita akan melihat nanti peraturan perundang-undangan apakah ini kan calon gubernur dan wakil gubernur, dan yang langsung calon gubernurnya juga yang menyampaikan," jelasnya.

Selanjutnya, untuk pemanggilan pasangan "Asyik", Harminus mengaku akan melakukannya sesuai dengan hasil pertemuan dengan KPU besok.

"Itu (pemanggilan pasangan Asyik) nanti sesuai dengan hasil klarifikasi dengan KPU," terangnya.

Untuk ancaman sanksi, lanjut Harminus, belum bisa ditentukan. Namun yang jelas sanksi akan diberikan sesuai dengan pelanggaran yang terbukti dengan berupa sanksi. Selain itu, sanksi pun diberikan oleh KPU sebagai penyelenggara. Karena semua keputusan ada di KPU.

"Yang memberikan sanksi itu KPU, karena mekanisme mengambil keputusan sanksi terkait pelanggaran administrasi ada di KPU," lanjutnya.

KPU Jabar direncanakan akan tiga kali menggelar debat kandidat. Oleh karena itu, untuk menghindari hal serupa terjadi pada debat kandidat terakhir, Harminus mengaku akan membicarakannya langsung dengan KPU pada saat pihaknya meminta keterangan KPU perihal kejadian pada debat kandidat kedua kemarin.

"Setelah nanti KPU memberikan kejelasan, apakah ada hal yang menjadi kelemahan atau hal yang lain baru kita memberikan masukan-masukan," jelasnya.

Demi kondusifitas Jawa Barat, masyarakat pun diimbau untuk tidak terbawa situasi. Menurut Herminus, masyarakat harus paham jika dalam pelaksanaan Pilkada ini ada aturan jelas.




 

BERITA LAINNYA



Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Gedung Sate Jadi Ikon Resmi Kota Bandung
Senin 16 Juli 2018
Kota Bandung


Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian

 

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Soal Ganti Presiden 2019, Bawaslu Panggil KPU dulu, Calon Kemudian