Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter  




Selasa 24 April 2018

00:44 WIB

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter
@prfmnews

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter
PRFMNewsChannel

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter
Senin 16 April 2018, 09:58 WIB
Pilgub Jabar 2018

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter
Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter




Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Maraknya korban tewas akibat minuman keras (Miras) oplosan di Jawa Barat, menunjukan kurangnya pendidikan akan bahaya minuman haram tersebut. Selain itu, lemahnya spiritual juga membuat masyarakat mudah terjerumus kepada hal-hal buruk. 


Demikian disampaikan Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin atau dikenal dengan Kang Hasan. Ia berkomitmen akan menguatkan pendidikan moral dan akhlak warga Jawa Barat melalui tenaga pendidiknya. 


"Perlu penguatan terhadap pendidikan baik umum maupun spiritualnya. salah satu indikatornya, kurangnya perhatian terhadap para guru ngaji dan guru honorer di Jawa Barat sehingga akan kita subsidi," ungkapnya saat bersilaturahmi dengan tokoh agama, akademisi, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), di Hotel Handayani, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/4/2018).


Dengan pendidikan moral, akhlak serta karakter yang kuat, Kang Hasan yakin generasi muda Jawa Barat mampu menghadapi berbagai tantangan global sehingga mampu berkompetisi.

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Honor Guru Ngaji

Kualitas pendidikan karakter, kata Kang Hasan, ditentukan juga oleh tenaga pendidiknya. Karena itu, pihaknya akan fokus mendorong tenaga pendidik memiliki integritas terhadap anak didiknya. Salah satunya dengan memberikan subsidi kepada Guru Ngaji dan Guru Honorer yang ada di Jawa Barat.

Kang Hasan menambahkan, dengan adanya subsidi terhadap Guru Honorer dan Guru Ngaji, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat baik dari SDM-nya maupun spiritualnya. Sehingga peristiwa kematian akibat miras oplosan dan barang haram lainnya bisa dicegah dan masyarakat Jawa Barat hidup dengan tenang dan nyaman.

"Semua pihak harus kita libatkan untuk mencegah hal-hal seperti itu (Miras oplosan) terjadi lagi, baik pemerintah, tokoh masyarakat hingga para ulama," ujarnya.

Sementara itu, Kiai Ibnu Mustofa yang hadir pada kesempatan tersebut mengungkapkan, dengan karakter kepemimpinan yang dimiliki Kang Hasan, dirinya yakin, bahwa Jawa Barat akan mampu maju daerahnya dan makmur rakyatnya. Menurutnya, program yang disampaikan Kang Hasan merupakan Jawaban atas permasalahan yang ada di Jawa Barat yang perlu direalisasikan. 

"Kang Hasan mempunyai karakter yang bagus sebagai seroang pemimpin, pilihan dari pilihan, beliau juga tahu keadaan Jawa Barat, dan program beliau bisa menjadi Jawaban untuk kemajuan daerah," ungkapnya.

Terkait subsidi untuk guru honorer dan guru ngaji, Kiai Mustofa mengapresiasi hal tersebut. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap kedua profesi mulia itu, selama ini kurang diprioritaskan. Sehingga, menyebabkan kualitas pendidikan menurun, serta kesejahteraan hidup para guru honorer masih dipertanyakan. Untuk itu, Kiai Mustofa mendukung penuh program tersebut, agar Guru Honorer dan Guru Ngaji lebih semangat lagi dalam mendidik putra-putri daerah Jawa Barat. 

"Dengan subsidi yang di programkan Kang Hasan Guru Honor dan Guru Ngaji, bisa tersetuh kebutuhannya, baik tunjangannya atau yang lainnya, sehingga diharapkan hidupnya bisa sejahtera." tandasnya.

Sebelumnya Kang Hasan sempat membuka Training of Trainer (TOT) kepada para saksi yang terlibat dalam pemungutan suara 27 Juni nanti di Kantor DPC PDI Perjuangan, Kabupaten Indramayu.



Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

 

BERITA TERKAIT


Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter
Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter
 

BERITA PILIHAN


Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

 

BERITA LAINNYA

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Sempat Alami Gangguan Server, Pelaksanaan UNBK SMP Diklaim Berjalan Lancar
Senin 23 April 2018


Polsek Kadipaten Amankan Ribuan Liter Tuak yang Akan Dikirim ke Cicalengka
Senin 23 April 2018 Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter Polsek Kadipaten Amankan Ribuan Liter Tuak yang Akan Dikirim ke Cicalengka
Senin 23 April 2018 Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter DLH KBB Masih Tunggu Hasil Lab Sampel Limbah Pabrik PT Brother
Senin 23 April 2018 Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter DLH KBB Masih Tunggu Hasil Lab Sampel Limbah Pabrik PT Brother
Senin 23 April 2018 Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter Pemprov Jabar Bakal Perketat Pengawasan TKA
Senin 23 April 2018 Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter Aher Ajak Mahasiswa Ciptakan Solusi untuk Kesejahteraan Rakyat
Senin 23 April 2018 Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

 

 

BERITA TERKAIT


Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Emil Mengaku Belum Membaca Isi Surat Dari Iswara
Jumat 24 November 2017, 19:10 WIB Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 18:58 WIB Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 19:00 WIB Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Soal Wakil Emil, Ini Tahapan Penunjukannya
Jumat 24 November 2017, 19:41 WIB

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter
Senin 16 April 2018, 09:58 WIB
Pilgub Jabar 2018

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter
Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter


Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Maraknya korban tewas akibat minuman keras (Miras) oplosan di Jawa Barat, menunjukan kurangnya pendidikan akan bahaya minuman haram tersebut. Selain itu, lemahnya spiritual juga membuat masyarakat mudah terjerumus kepada hal-hal buruk. 


Demikian disampaikan Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin atau dikenal dengan Kang Hasan. Ia berkomitmen akan menguatkan pendidikan moral dan akhlak warga Jawa Barat melalui tenaga pendidiknya. 


"Perlu penguatan terhadap pendidikan baik umum maupun spiritualnya. salah satu indikatornya, kurangnya perhatian terhadap para guru ngaji dan guru honorer di Jawa Barat sehingga akan kita subsidi," ungkapnya saat bersilaturahmi dengan tokoh agama, akademisi, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), di Hotel Handayani, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/4/2018).


Dengan pendidikan moral, akhlak serta karakter yang kuat, Kang Hasan yakin generasi muda Jawa Barat mampu menghadapi berbagai tantangan global sehingga mampu berkompetisi.

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Honor Guru Ngaji

Kualitas pendidikan karakter, kata Kang Hasan, ditentukan juga oleh tenaga pendidiknya. Karena itu, pihaknya akan fokus mendorong tenaga pendidik memiliki integritas terhadap anak didiknya. Salah satunya dengan memberikan subsidi kepada Guru Ngaji dan Guru Honorer yang ada di Jawa Barat.

Kang Hasan menambahkan, dengan adanya subsidi terhadap Guru Honorer dan Guru Ngaji, diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat baik dari SDM-nya maupun spiritualnya. Sehingga peristiwa kematian akibat miras oplosan dan barang haram lainnya bisa dicegah dan masyarakat Jawa Barat hidup dengan tenang dan nyaman.

"Semua pihak harus kita libatkan untuk mencegah hal-hal seperti itu (Miras oplosan) terjadi lagi, baik pemerintah, tokoh masyarakat hingga para ulama," ujarnya.

Sementara itu, Kiai Ibnu Mustofa yang hadir pada kesempatan tersebut mengungkapkan, dengan karakter kepemimpinan yang dimiliki Kang Hasan, dirinya yakin, bahwa Jawa Barat akan mampu maju daerahnya dan makmur rakyatnya. Menurutnya, program yang disampaikan Kang Hasan merupakan Jawaban atas permasalahan yang ada di Jawa Barat yang perlu direalisasikan. 

"Kang Hasan mempunyai karakter yang bagus sebagai seroang pemimpin, pilihan dari pilihan, beliau juga tahu keadaan Jawa Barat, dan program beliau bisa menjadi Jawaban untuk kemajuan daerah," ungkapnya.

Terkait subsidi untuk guru honorer dan guru ngaji, Kiai Mustofa mengapresiasi hal tersebut. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap kedua profesi mulia itu, selama ini kurang diprioritaskan. Sehingga, menyebabkan kualitas pendidikan menurun, serta kesejahteraan hidup para guru honorer masih dipertanyakan. Untuk itu, Kiai Mustofa mendukung penuh program tersebut, agar Guru Honorer dan Guru Ngaji lebih semangat lagi dalam mendidik putra-putri daerah Jawa Barat. 

"Dengan subsidi yang di programkan Kang Hasan Guru Honor dan Guru Ngaji, bisa tersetuh kebutuhannya, baik tunjangannya atau yang lainnya, sehingga diharapkan hidupnya bisa sejahtera." tandasnya.

Sebelumnya Kang Hasan sempat membuka Training of Trainer (TOT) kepada para saksi yang terlibat dalam pemungutan suara 27 Juni nanti di Kantor DPC PDI Perjuangan, Kabupaten Indramayu.



 

BERITA LAINNYA



Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter

 

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Soal Kasus Miras Oplosan, Kang Hasan Ingin Kuatkan Pendidikan Karakter