SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang  




Selasa 18 Februari 2020

15:03 WIB

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang
@prfmnews

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang
PRFMNewsChannel

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang
Sabtu 20 April 2019, 08:06 WIB

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang
SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang




SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

Foto: Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali.

BANDUNG, (PRFM) - Federasi Sepakbola Indonesia atau PSSI genap berusia 89 tahun pada 19 April 2019. Diusia barunya ini, induk sepakbola Indonesia itu dihadapkan dengan sejumlah persoalan seperti kasus pengaturan skor dan seretnya prestasi timnas di level senior. 

Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali menilai diusianya yang ke 89, PSSI harusnya sudah lebih matang karena sudah mempunyai banyak pengalaman. PSSI harusnya memiliki pondasi yang semakin kokoh. Namun, ungkap Akmal, nyatanya PSSI saat ini semakin rapuh dengan berbagai macam kasus yang membelit. 

"Harusnya pondasinya semakin kokoh, namun nyatanya pondasi yang dibangun Ir Soeratin saat ini rapuh dengan berbagai macam kasus, mulai dari match fixing (pengaturan skor), manipulasi usia pemain, pengaturan pemenang kompetisi, sampai banyaknya pengurus yang jadi tersangka pengaturan skor," katanya saat On Air di PRFM, Jumat (19/4/2019). 

Akmal mengatakan, yang harus dilakukan PSSI saat ini adalah membangun kembali puing-puing yang rapuh untuk menguatkan pondasinya. Karena Akmal yakin sepakbola Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa jika dikelola dengan baik.

"Bola kita punya potensi, kita punya SDM yang melimpah, punya atmosfer kompetisi yang bagus dengan suporter fanatik, punya kemampuan untuk berkembang dengan dukungan bagus dari pemerintah," katanya. 

Ia pun mendorong agar PSSI segera membenahi kinerjanya dan mempunyai pemimpin yang berkomitmen dalam membangun prestasi sepakbola Indonesia. PSSI juga diminta untuk tidak alergi terhadap pemerintah, karena sinergi antara PSSI dan pemerintah sangat penting.

"Sinergi mereka (PSSI dan pemerintah) sangat penting, dimanapun federasi sepakbola yang berprestasi di dunia, mereka punya sinergi yang kuat dengan pemerintahnya," katanya. 










 

BERITA TERKAIT


SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang
 

BERITA PILIHAN


SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

 

BERITA LAINNYA

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020


Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020 SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020 SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Minggu 09 Februari 2020 SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang Virus Corona Hantam Pariwisata, PHRI Usul Tiket Pesawat dan Hotel Diturunkan
Minggu 09 Februari 2020 SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

 

 

BERITA TERKAIT

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang
Sabtu 20 April 2019, 08:06 WIB

SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang
SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang


SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


Foto: Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali.

BANDUNG, (PRFM) - Federasi Sepakbola Indonesia atau PSSI genap berusia 89 tahun pada 19 April 2019. Diusia barunya ini, induk sepakbola Indonesia itu dihadapkan dengan sejumlah persoalan seperti kasus pengaturan skor dan seretnya prestasi timnas di level senior. 

Koordinator Save Our Soccer (SOS) Akmal Marhali menilai diusianya yang ke 89, PSSI harusnya sudah lebih matang karena sudah mempunyai banyak pengalaman. PSSI harusnya memiliki pondasi yang semakin kokoh. Namun, ungkap Akmal, nyatanya PSSI saat ini semakin rapuh dengan berbagai macam kasus yang membelit. 

"Harusnya pondasinya semakin kokoh, namun nyatanya pondasi yang dibangun Ir Soeratin saat ini rapuh dengan berbagai macam kasus, mulai dari match fixing (pengaturan skor), manipulasi usia pemain, pengaturan pemenang kompetisi, sampai banyaknya pengurus yang jadi tersangka pengaturan skor," katanya saat On Air di PRFM, Jumat (19/4/2019). 

Akmal mengatakan, yang harus dilakukan PSSI saat ini adalah membangun kembali puing-puing yang rapuh untuk menguatkan pondasinya. Karena Akmal yakin sepakbola Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa jika dikelola dengan baik.

"Bola kita punya potensi, kita punya SDM yang melimpah, punya atmosfer kompetisi yang bagus dengan suporter fanatik, punya kemampuan untuk berkembang dengan dukungan bagus dari pemerintah," katanya. 

Ia pun mendorong agar PSSI segera membenahi kinerjanya dan mempunyai pemimpin yang berkomitmen dalam membangun prestasi sepakbola Indonesia. PSSI juga diminta untuk tidak alergi terhadap pemerintah, karena sinergi antara PSSI dan pemerintah sangat penting.

"Sinergi mereka (PSSI dan pemerintah) sangat penting, dimanapun federasi sepakbola yang berprestasi di dunia, mereka punya sinergi yang kuat dengan pemerintahnya," katanya. 






 

BERITA LAINNYA



SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


SOS: Diusia ke 89, PSSI Harusnya Lebih Matang

Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Minggu 09 Februari 2020
Berita 9 Februari 2020