Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis  




Rabu 19 Februari 2020

02:26 WIB

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis
@prfmnews

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis
PRFMNewsChannel

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis
Jumat 17 Januari 2020, 22:50 WIB
Sunda Empire
Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis
Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis




Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Awal tahun 2020, publik dikejutkan dengan munculnya sekelompok orang yang mendirikan kerajaan hingga emperor. Bahkan para pendirinya menyebutkan kerajaan yang dipimpin menguasai seluruh dunia. Kemudian yang membuat masyarakat makin geleng-geleng kepala, mereka juga memiliki banyak pengikut.

Menurut Sosiolog Fisip Universitas Padjajaran, Ari Ganjar Herdiansah, fenomena kemunculan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire sebetulnya bukan hal yang baru terjadi di dunia. Ari mengatakan, orang-orang yang tergabung dalam kelompok ini disebut kaum utopis. 

Utopis yang dimaksud ialah khayalan di mana orang memimpikan suatu tata masyarakat dan tata politik yang hanya bagus dalam gambaran, tetapi sulit untuk diwujudkan.

Terkhusus untuk Sunda empire, Ari menyebut mereka punya satu orientasi ataupun visi tentang dunia yang berbeda dengan masyarakat sekitarnya, karena percaya dengan ramalan-ramalan atau teori konspirasi. Hal itu dilakukan, untuk lebih menyederhanakan pemahaman mereka tentang apa yang terjadi di dunia ini.

"Mereka juga rata-rata kalau dari kasus-kasus lain kebingungan dengan apa yang terjadi di masyarakat. Mungkin karena fenomena politik, mungkin karena fenomena ekonomi, dan akhirnya mereka memilih penjelasan alternatif teori konspirasi itu untuk lebih menyederhanakan pemahaman mereka tentang apa yang terjadi di dunia ini. Dan itu membuat mereka lebih tenang," ujar Ari saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Jumat (17/1/2020). 

Menurut Ari, dalam sosiologi, semakin besar suatu masyarakat dengan kebudayaannya, maka timbul kecenderungan ada orang-orang yang ingin berbeda. Dan ini, kata Ari, juga berlaku di suatu organisasi. 

Dia menjelaskan, ada kemungkinan orang-orang dalam suatu organisasi ada yang semakin tidak puas dikala organisasinya besar, tapi perilaku pemimpin didalamnya mengecewakannya. Sehingga akhirnya mereka "menyimpang" untuk menjalankan apa yang menurut mereka ideal.

"Jadi barangkali mereka yang tergabung dalam Sunda empire ini melihat bahwa perpolitikan di kita ini, baik itu di skala domestik, nasional maupun global itu tidak memuaskan mereka," katanya.

Selain kecewa dengan sistem perpolitikan di Indonesia, Ari menyebut mereka juga tidak bisa berbuat banyak untuk merubahnya sehingga akhirnya memilih jalan sendiri dengan membuat satu kerajaan yang utopis atau tidak ada, tapi bagi mereka adalah bentuk atau cita-cita ideal.

"Dan mereka juga memiliki semangat romantisme kembali kepada kejayaan masa lalu, kesundaan," tambahnya.










 

BERITA TERKAIT


Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis
 

BERITA PILIHAN


Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

 

BERITA LAINNYA

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020


Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020 Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020 Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Minggu 09 Februari 2020 Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

 

 

BERITA TERKAIT

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis
Jumat 17 Januari 2020, 22:50 WIB
Sunda Empire

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis
Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis


Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Awal tahun 2020, publik dikejutkan dengan munculnya sekelompok orang yang mendirikan kerajaan hingga emperor. Bahkan para pendirinya menyebutkan kerajaan yang dipimpin menguasai seluruh dunia. Kemudian yang membuat masyarakat makin geleng-geleng kepala, mereka juga memiliki banyak pengikut.

Menurut Sosiolog Fisip Universitas Padjajaran, Ari Ganjar Herdiansah, fenomena kemunculan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire sebetulnya bukan hal yang baru terjadi di dunia. Ari mengatakan, orang-orang yang tergabung dalam kelompok ini disebut kaum utopis. 

Utopis yang dimaksud ialah khayalan di mana orang memimpikan suatu tata masyarakat dan tata politik yang hanya bagus dalam gambaran, tetapi sulit untuk diwujudkan.

Terkhusus untuk Sunda empire, Ari menyebut mereka punya satu orientasi ataupun visi tentang dunia yang berbeda dengan masyarakat sekitarnya, karena percaya dengan ramalan-ramalan atau teori konspirasi. Hal itu dilakukan, untuk lebih menyederhanakan pemahaman mereka tentang apa yang terjadi di dunia ini.

"Mereka juga rata-rata kalau dari kasus-kasus lain kebingungan dengan apa yang terjadi di masyarakat. Mungkin karena fenomena politik, mungkin karena fenomena ekonomi, dan akhirnya mereka memilih penjelasan alternatif teori konspirasi itu untuk lebih menyederhanakan pemahaman mereka tentang apa yang terjadi di dunia ini. Dan itu membuat mereka lebih tenang," ujar Ari saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Jumat (17/1/2020). 

Menurut Ari, dalam sosiologi, semakin besar suatu masyarakat dengan kebudayaannya, maka timbul kecenderungan ada orang-orang yang ingin berbeda. Dan ini, kata Ari, juga berlaku di suatu organisasi. 

Dia menjelaskan, ada kemungkinan orang-orang dalam suatu organisasi ada yang semakin tidak puas dikala organisasinya besar, tapi perilaku pemimpin didalamnya mengecewakannya. Sehingga akhirnya mereka "menyimpang" untuk menjalankan apa yang menurut mereka ideal.

"Jadi barangkali mereka yang tergabung dalam Sunda empire ini melihat bahwa perpolitikan di kita ini, baik itu di skala domestik, nasional maupun global itu tidak memuaskan mereka," katanya.

Selain kecewa dengan sistem perpolitikan di Indonesia, Ari menyebut mereka juga tidak bisa berbuat banyak untuk merubahnya sehingga akhirnya memilih jalan sendiri dengan membuat satu kerajaan yang utopis atau tidak ada, tapi bagi mereka adalah bentuk atau cita-cita ideal.

"Dan mereka juga memiliki semangat romantisme kembali kepada kejayaan masa lalu, kesundaan," tambahnya.






 

BERITA LAINNYA



Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis

Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020