Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa  




Rabu 28 Juni 2017

19:15 WIB

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
@prfmnews

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
PRFMNewsChannel

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
Jumat 21 April 2017, 10:45 WIB

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa




Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Berdasarkan studi World Most Literate Nations yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada 2016 lalu, Indonesia memiliki peringkat diatas negara-negara Eropa dalam segi penilaian infrastruktur yang mendukung kegiatan membaca.

Sayangnya, berbeda dengan penilaian infrastruktur, menurut data tersebut Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara dalam hal minat membaca.

"Artinya, diperlukan sebuah inisiator dari perpustakaan agar bisa membangkitkan minat baca masyarakat sekitarnya," kata Koordinator Acara Festival Hari Buku Anak (FHBA) 2017, Yasmin Katikasari kepada wartawan di Bandung, Kamis (20/4/2017).

Berkaca pada hasil studi tersebut, Yasmin menjelaskan pihaknya akan menyelenggarakan FHBA 2017 ini pada hari Minggu (23/4/2017) mendatang di Taman Cinta Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kegiatan yang bertepatan dengan World Book Days ITB ini bertujuan untuk membangun kesadaran publik akan kegemaran dan pentingnya membaca buku," papar Yasmin, mengutip laman resmi Pemprov Jawa Barat.

Menurutnya, FHBA akan menjadi festival buku ramah anak dan keluarga pertama yang diselenggarakan di Bandung. Acara ini juga akan menyediakan kegiatan bermain untuk anak berdasarkan buku (book based activities), seminar untuk orang tua, bedah buku, talkshow bersama penggiat literasi dan berbagai macam workshop yang berkaitan dengan buku.

"Kami juga mempersiapkan area perpustakaan komunitas dan komunitas literasi agar pengunjung dapat bebas bertukar pikiran dan menularkan kecintaan pada buku," pungkasnya.




Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

 

BERITA TERKAIT


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
 

BERITA PILIHAN


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

 

BERITA LAINNYA

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Dapat THR, Petugas Kebersihan Tenang Hadapi Lebaran
Minggu 25 Juni 2017


Meriahkan Malam Takbiran, Purwakarta Tabuh 999 Bedug
Minggu 25 Juni 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa Pesan Toleransi di Malam Takbiran Purwakarta
Minggu 25 Juni 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa Disebut Terkatung-katung, Begini Cerita Kakek Penjual Guci
Minggu 25 Juni 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa Gerakan Mudik Kamil 2017 Berangkatkan 50 Pemudik Hari Ini
Rabu 21 Juni 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Merak, Pemudik Diimbau Hindari Waktu Ini
Rabu 21 Juni 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi Wilayah Karawang
Rabu 21 Juni 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

 

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
Jumat 21 April 2017, 10:45 WIB

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Berdasarkan studi World Most Literate Nations yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada 2016 lalu, Indonesia memiliki peringkat diatas negara-negara Eropa dalam segi penilaian infrastruktur yang mendukung kegiatan membaca.

Sayangnya, berbeda dengan penilaian infrastruktur, menurut data tersebut Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara dalam hal minat membaca.

"Artinya, diperlukan sebuah inisiator dari perpustakaan agar bisa membangkitkan minat baca masyarakat sekitarnya," kata Koordinator Acara Festival Hari Buku Anak (FHBA) 2017, Yasmin Katikasari kepada wartawan di Bandung, Kamis (20/4/2017).

Berkaca pada hasil studi tersebut, Yasmin menjelaskan pihaknya akan menyelenggarakan FHBA 2017 ini pada hari Minggu (23/4/2017) mendatang di Taman Cinta Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kegiatan yang bertepatan dengan World Book Days ITB ini bertujuan untuk membangun kesadaran publik akan kegemaran dan pentingnya membaca buku," papar Yasmin, mengutip laman resmi Pemprov Jawa Barat.

Menurutnya, FHBA akan menjadi festival buku ramah anak dan keluarga pertama yang diselenggarakan di Bandung. Acara ini juga akan menyediakan kegiatan bermain untuk anak berdasarkan buku (book based activities), seminar untuk orang tua, bedah buku, talkshow bersama penggiat literasi dan berbagai macam workshop yang berkaitan dengan buku.

"Kami juga mempersiapkan area perpustakaan komunitas dan komunitas literasi agar pengunjung dapat bebas bertukar pikiran dan menularkan kecintaan pada buku," pungkasnya.




 

BERITA LAINNYA



Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Dapat THR, Petugas Kebersihan Tenang Hadapi Lebaran
Minggu 25 Juni 2017
Purwakarta Istimewa


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Meriahkan Malam Takbiran, Purwakarta Tabuh 999 Bedug
Minggu 25 Juni 2017
Purwakarta Istimewa


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Pesan Toleransi di Malam Takbiran Purwakarta
Minggu 25 Juni 2017
Purwakarta Istimewa


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Disebut Terkatung-katung, Begini Cerita Kakek Penjual Guci
Minggu 25 Juni 2017
Purwakarta Istimewa


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

 

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa