Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa  




Jumat 20 Oktober 2017

10:22 WIB

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
@prfmnews

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
PRFMNewsChannel

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
Jumat 21 April 2017, 10:45 WIB

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa




Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Berdasarkan studi World Most Literate Nations yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada 2016 lalu, Indonesia memiliki peringkat diatas negara-negara Eropa dalam segi penilaian infrastruktur yang mendukung kegiatan membaca.

Sayangnya, berbeda dengan penilaian infrastruktur, menurut data tersebut Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara dalam hal minat membaca.

"Artinya, diperlukan sebuah inisiator dari perpustakaan agar bisa membangkitkan minat baca masyarakat sekitarnya," kata Koordinator Acara Festival Hari Buku Anak (FHBA) 2017, Yasmin Katikasari kepada wartawan di Bandung, Kamis (20/4/2017).

Berkaca pada hasil studi tersebut, Yasmin menjelaskan pihaknya akan menyelenggarakan FHBA 2017 ini pada hari Minggu (23/4/2017) mendatang di Taman Cinta Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kegiatan yang bertepatan dengan World Book Days ITB ini bertujuan untuk membangun kesadaran publik akan kegemaran dan pentingnya membaca buku," papar Yasmin, mengutip laman resmi Pemprov Jawa Barat.

Menurutnya, FHBA akan menjadi festival buku ramah anak dan keluarga pertama yang diselenggarakan di Bandung. Acara ini juga akan menyediakan kegiatan bermain untuk anak berdasarkan buku (book based activities), seminar untuk orang tua, bedah buku, talkshow bersama penggiat literasi dan berbagai macam workshop yang berkaitan dengan buku.

"Kami juga mempersiapkan area perpustakaan komunitas dan komunitas literasi agar pengunjung dapat bebas bertukar pikiran dan menularkan kecintaan pada buku," pungkasnya.




Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

 

BERITA TERKAIT


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
 

BERITA PILIHAN


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

 

BERITA LAINNYA

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017


Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa Eddy Brokoli : Persib Main "Eweuh Getihan"
Jumat 20 Oktober 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa Dituding Jadi Penyebab Menurunnya Performa Persib, Umuh Siap Tuntut Balik
Selasa 17 Oktober 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa Dituding Jadi Penyebab Menurunnya Performa Persib, Umuh Siap Tuntut Balik
Selasa 17 Oktober 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa Ini Tanggapan Henhen Soal Aksi Tak Terpuji Zulham Zamrun
Senin 16 Oktober 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa Ini Tanggapan Henhen Soal Aksi Tak Terpuji Zulham Zamrun
Senin 16 Oktober 2017 Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

 

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
Jumat 21 April 2017, 10:45 WIB

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa
Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Berdasarkan studi World Most Literate Nations yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada 2016 lalu, Indonesia memiliki peringkat diatas negara-negara Eropa dalam segi penilaian infrastruktur yang mendukung kegiatan membaca.

Sayangnya, berbeda dengan penilaian infrastruktur, menurut data tersebut Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara dalam hal minat membaca.

"Artinya, diperlukan sebuah inisiator dari perpustakaan agar bisa membangkitkan minat baca masyarakat sekitarnya," kata Koordinator Acara Festival Hari Buku Anak (FHBA) 2017, Yasmin Katikasari kepada wartawan di Bandung, Kamis (20/4/2017).

Berkaca pada hasil studi tersebut, Yasmin menjelaskan pihaknya akan menyelenggarakan FHBA 2017 ini pada hari Minggu (23/4/2017) mendatang di Taman Cinta Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Kegiatan yang bertepatan dengan World Book Days ITB ini bertujuan untuk membangun kesadaran publik akan kegemaran dan pentingnya membaca buku," papar Yasmin, mengutip laman resmi Pemprov Jawa Barat.

Menurutnya, FHBA akan menjadi festival buku ramah anak dan keluarga pertama yang diselenggarakan di Bandung. Acara ini juga akan menyediakan kegiatan bermain untuk anak berdasarkan buku (book based activities), seminar untuk orang tua, bedah buku, talkshow bersama penggiat literasi dan berbagai macam workshop yang berkaitan dengan buku.

"Kami juga mempersiapkan area perpustakaan komunitas dan komunitas literasi agar pengunjung dapat bebas bertukar pikiran dan menularkan kecintaan pada buku," pungkasnya.




 

BERITA LAINNYA



Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017
PERSIB


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017
PERSIB


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Eddy Brokoli : Persib Main \"Eweuh Getihan\"
Jumat 20 Oktober 2017
PERSIB


Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa

 

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Studi : Infrastruktur Literasi Indonesia Kalahkan Eropa