Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran  




Selasa 17 September 2019

17:56 WIB

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran
@prfmnews

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran
PRFMNewsChannel

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran
Rabu 04 September 2019, 16:08 WIB
DPR RI
Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran
Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran




Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Pikiran Rakyat/ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menegaskan, penyaluran subsidi elpiji 3 kilogram (KG) harus tepat sasaran. Pasalnya, subsidi elpiji 3 kg direncanakan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2020 mencapai Rp 51 triliun. 

DPR RI memastikan tidak akan menurunkan besaran subsidi. Namun,  Said menyatakan DPR RI menginginkan subsidi tepat sasaran.

“Yang penting subsidinya tepat sasaran," tegas Said saat Rapat Kerja Banggar DPR RI dengan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara dan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Politisi PDIP itu meminta kepada Pemerintah untuk memberikan basis data jumlah kepala keluarga, sehingga keputusan subsidi ini bisa transparan dan bertanggung jawab. 

Karena setelah ia hitung, jika subsidi elpiji tabung 3 kg saat ini dengan anggaran mencapai Rp 51,96 triliun, maka hampir 250 juta orang yang menikmati subsidi tersebut.

“Kalau saya hitung, kalau betul yang diperlukan subsidi elpiji tabung 3 kg saat ini Rp 51,96 triliun itu meniscayakan yang disubsidi itu hampir 85 juta kepala keluarga (KK). Sebanyak 85 juta KK kali 4 itu 250 juta orang yang disubsidi. Basis datanya berapa? Ini sudah empat tahun kita peringatkan pemerintah,” imbuh legislator dapil Jawa Timur XI itu.

Diketahui, Banggar DPR RI bersama Pemerintah menyetujui besaran subsidi energi sebesar Rp 124,9 triliun untuk RAPBN 2020. Besaran subsidi energi ini lebih rendah dibandingkan proyeksi 2019 yang mencapai Rp 142,6 triliun maupun besaran dalam APBN 2019 yang sebesar Rp 159,97 triliun. 

Besaran subsidi ini pun lebih rendah dari usulan pada RAPBN 2020 awal yang sebesar Rp 137,5 triliun.

Dari total Rp 124,9 triliun, sebanyak Rp 70 triliun ditujukan untuk subsidi BBM dan LPG atau turun dibanding dengan proyeksi sampai akhir tahun ini, Rp 90,3 triliun. Sisanya, Rp 54,8 triliun ditujukan untuk subsidi listrik. 

Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi realisasi sampai akhir tahun ini, Rp 58,3 triliun.










 

BERITA TERKAIT


Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran
 

BERITA PILIHAN


Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

 

BERITA LAINNYA

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Semen Padang Berharap Curi Poin di Bandung
Selasa 17 September 2019


Kuipers Masuk Daftar Team Of The Week Pekan 18
Selasa 17 September 2019 Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran Fuad Baradja: Kenaikan Cukai Rokok Upaya Menekan Angka Perokok Remaja
Selasa 17 September 2019 Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran Cegah Stunting, Pemkot Bandung Dukung Program Sadayana Asi Eskslusif
Selasa 17 September 2019 Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran Radio Masih Ada, Bahkan Dibutuhkan
Selasa 17 September 2019 Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran Peringati Harganas, Oded: Kota Bandung Sangat Memperhatikan Pembangunan Keluarga
Selasa 17 September 2019 Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran DPR RI Sahkan RUU KPK jadi Undang-Undang
Selasa 17 September 2019 Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

 

 

BERITA TERKAIT


Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Rancangan Awal RPJMN 2020-2024 Mulai Disusun
Rabu 21 Agustus 2019, 22:01 WIB Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Seluruh Fraksi DPR RI Sepakat Revisi UU PPP
Jumat 30 Agustus 2019, 16:31 WIB Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Daftar Anggota DPR RI Asal Jabar Periode 2019-2024
Minggu 01 September 2019, 17:00 WIB Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

DPR Desak Pemerintah Atasi Defisit DJS Kesehatan 2019
Selasa 03 September 2019, 14:51 WIB

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran
Rabu 04 September 2019, 16:08 WIB
DPR RI

Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran
Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran


Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Pikiran Rakyat/ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menegaskan, penyaluran subsidi elpiji 3 kilogram (KG) harus tepat sasaran. Pasalnya, subsidi elpiji 3 kg direncanakan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2020 mencapai Rp 51 triliun. 

DPR RI memastikan tidak akan menurunkan besaran subsidi. Namun,  Said menyatakan DPR RI menginginkan subsidi tepat sasaran.

“Yang penting subsidinya tepat sasaran," tegas Said saat Rapat Kerja Banggar DPR RI dengan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara dan Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Politisi PDIP itu meminta kepada Pemerintah untuk memberikan basis data jumlah kepala keluarga, sehingga keputusan subsidi ini bisa transparan dan bertanggung jawab. 

Karena setelah ia hitung, jika subsidi elpiji tabung 3 kg saat ini dengan anggaran mencapai Rp 51,96 triliun, maka hampir 250 juta orang yang menikmati subsidi tersebut.

“Kalau saya hitung, kalau betul yang diperlukan subsidi elpiji tabung 3 kg saat ini Rp 51,96 triliun itu meniscayakan yang disubsidi itu hampir 85 juta kepala keluarga (KK). Sebanyak 85 juta KK kali 4 itu 250 juta orang yang disubsidi. Basis datanya berapa? Ini sudah empat tahun kita peringatkan pemerintah,” imbuh legislator dapil Jawa Timur XI itu.

Diketahui, Banggar DPR RI bersama Pemerintah menyetujui besaran subsidi energi sebesar Rp 124,9 triliun untuk RAPBN 2020. Besaran subsidi energi ini lebih rendah dibandingkan proyeksi 2019 yang mencapai Rp 142,6 triliun maupun besaran dalam APBN 2019 yang sebesar Rp 159,97 triliun. 

Besaran subsidi ini pun lebih rendah dari usulan pada RAPBN 2020 awal yang sebesar Rp 137,5 triliun.

Dari total Rp 124,9 triliun, sebanyak Rp 70 triliun ditujukan untuk subsidi BBM dan LPG atau turun dibanding dengan proyeksi sampai akhir tahun ini, Rp 90,3 triliun. Sisanya, Rp 54,8 triliun ditujukan untuk subsidi listrik. 

Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi realisasi sampai akhir tahun ini, Rp 58,3 triliun.






 

BERITA LAINNYA



Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Semen Padang Berharap Curi Poin di Bandung
Selasa 17 September 2019
Persib vs Semen Padang 2019


Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Kuipers Masuk Daftar Team Of The Week Pekan 18
Selasa 17 September 2019
PERSIB


Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Fuad Baradja: Kenaikan Cukai Rokok Upaya Menekan Angka Perokok Remaja
Selasa 17 September 2019
Kenaikan Cukai Rokok


Subsisi Elpiji 3 Kg Harus Tepat Sasaran

Radio Masih Ada, Bahkan Dibutuhkan
Selasa 17 September 2019
PRSSNI Kota Bandung