Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU  




Senin 25 Juni 2018

01:56 WIB

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU
@prfmnews

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU
PRFMNewsChannel

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU
Senin 08 Januari 2018, 07:29 WIB

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU
Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU




Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu melakukan simulasi pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada Serentak 2018. 


Dalam simulasi tersebut, masing-masing pasangan calon (paslon) mendaftar ke KPU sambil diiringi 100 orang pendukung.


"Artinya massa yang ikut dalam pendaftaran tiga hari ke depan tidak boleh lebih dari 100 orang. Ini demi keamanan dan kenyamanan," ujar Koordinator Pengawasan Bawaslu Jabar, Warzikin Marzuki saat on air di PRFM, Minggu (7/1/2018) malam.


Ia menambahkan, Bawaslu juga melakukan upaya pencegahan dengan meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak ikut-ikutan mengawal paslon ke KPU, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.


"Karena sesuai peraturan, ASN harus netral," lanjutnya.


Melihat Pilkada sebelumnya, diungkapkan Warzikin pelanggaran tertinggi adalah ketidaknetralan ASN. Mulai dari pendaftaran hingga masa kampanye.


"Ada camat, kepala desa dan lainnya. Untuk Pilkada sekarang coba kita cegah dengan mengirim surat kepada pemerintah daerah agar ASN-nya tidak ikut-ikutan mendukung," tandasnya.




Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

 

BERITA TERKAIT


Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU
 

BERITA PILIHAN


Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

 

BERITA LAINNYA

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

Program Carpooling, Jemput Anak Sekolah Via Aplikasi
Minggu 24 Juni 2018


Melenceng dari Tujuan Awal, Dishub Evaluasi CFD dan CFN
Minggu 24 Juni 2018 Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU PPDB 2018 Jalur Prestasi, Uji Kompetensi dan Perhitungan Skor Akhir
Minggu 24 Juni 2018 Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU Aksi Pura-Pura Neymar yang Memicu Perdebatan
Minggu 24 Juni 2018 Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU Ada Sanksi Pidana Bagi Pelaku Kampanye di Masa Tenang
Minggu 24 Juni 2018 Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU Panwaslu Kabupaten Bandung Bersihkan Alat Peraga Kampanye
Minggu 24 Juni 2018 Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU Antrean Online Permohonan Paspor Dibuka Kembali 24 Juni 2018
Sabtu 23 Juni 2018 Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

 

 

BERITA TERKAIT

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU
Senin 08 Januari 2018, 07:29 WIB

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU
Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU


Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu melakukan simulasi pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada Serentak 2018. 


Dalam simulasi tersebut, masing-masing pasangan calon (paslon) mendaftar ke KPU sambil diiringi 100 orang pendukung.


"Artinya massa yang ikut dalam pendaftaran tiga hari ke depan tidak boleh lebih dari 100 orang. Ini demi keamanan dan kenyamanan," ujar Koordinator Pengawasan Bawaslu Jabar, Warzikin Marzuki saat on air di PRFM, Minggu (7/1/2018) malam.


Ia menambahkan, Bawaslu juga melakukan upaya pencegahan dengan meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak ikut-ikutan mengawal paslon ke KPU, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.


"Karena sesuai peraturan, ASN harus netral," lanjutnya.


Melihat Pilkada sebelumnya, diungkapkan Warzikin pelanggaran tertinggi adalah ketidaknetralan ASN. Mulai dari pendaftaran hingga masa kampanye.


"Ada camat, kepala desa dan lainnya. Untuk Pilkada sekarang coba kita cegah dengan mengirim surat kepada pemerintah daerah agar ASN-nya tidak ikut-ikutan mendukung," tandasnya.




 

BERITA LAINNYA



Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

Aksi Pura-Pura Neymar yang Memicu Perdebatan
Minggu 24 Juni 2018
Piala Dunia 2018


Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU

 

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Tak Boleh Ada ASN Saat Paslon Daftar ke KPU