Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar  




Sabtu 20 Januari 2018

04:03 WIB

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar
@prfmnews

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar
PRFMNewsChannel

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar
Rabu 15 November 2017, 10:44 WIB
Purwakarta Istimewa

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar
Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar




Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Humas Pemkab Purwakarta

PURWAKARTA, (PRFM) - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku tidak memikirkan rekomendasi partainya yang telah mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berpasangan dengan Anggota DPR RI Daniel Muttaqien pada Pilgub Jawa Barat 2018 mendatang.
 

Pria yang lekat dengan peci hitam khas Bung Karno lengkap dengan lambang Garuda itu mengatakan dirinya lebih fokus menaikkan elektabilitas partai yang dipimpinnya di Jawa Barat tersebut.
 

“Perjuangan kita sebagai kader masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan perjuangan Bang Akbar Tandjung saat menjaga Partai Golkar dari ancaman pembubaran saat itu,” ungkapnya dalam Diskusi bertajuk ‘Tanda Cinta dari Orang Desa untuk Partai Golongan Karya” di Kantor DPD Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Selasa (14/11).
 

Kondisi partai besutan Setya Novanto tersebut menurut Dedi, membutuhkan energi besar untuk mengkonsolidasikan diri menjelang berbagai kontestasi politik ke depan. Tujuannya, kata dia, bukan untuk mengejar jabatan dan kekuasaan melainkan untuk mengamalkan doktrin karya dan kekaryaan yang menjadi ideologi dasar partai tersebut.
 

“Sejak kemarin banyak pernyataan berseliweran di media bahwa Dedi Mulyadi tidak akan meninggalkan Partai Golkar. Ya memang saya mau kemana?, saya tetap bersama kader. Saya memahami keadaan yang ada, tetapi justru kondisi ini semakin menguatkan hubungan kader dengan saya. Ingat, politik bukan soal nama dalam daftar Pileg, bukan soal rekomendasi Bupati/Walikota dan Gubernur. Tetapi soal pengamalan doktrin karya dan kekaryaan,” jelasnya.
 


Golkar Tumbuh Karena Kerja Kader
 

Senada dengan Dedi, CEO PolMark Eep Saefullah Fatah dalam paparannya menjelaskan bahwa selama ini Partai Golkar berhasil bertahan dan tumbuh murni atas kinerja kader arus bawah.
 

Dalam konteks Jawa Barat, penulis buku ‘Membangun Oposisi’ tersebut mengatakan pemilih di Jawa Barat hanya bisa terpengaruh oleh tokoh dalam unit sosial terkecil, bukan konstelasi elit.

 
“Jangan kira Jakarta bisa mengatur kemenangan di Provinsi atau Kabupaten/Kota. Seluruh kemenangan itu hanya dapat terwujud atas kinerja kader arus bawah yang mengetuk pintu-pintu rumah para calon pemilih,” ujarnya yang bertindak sebagai pembicara kunci dalam diskusi tersebut.
 

Seharusnya, kata Eep, keputusan yang diambil oleh elit di Jakarta linier dengan keinginan kader arus bawah yang sudah bekerja untuk partai.
 

“Jangan sampai sepucuk surat yang ditandatangani oleh elit di Jakarta berakibat kontraproduktif terhadap kemajuan partai,” ucapnya yang disambut tepuk tangan kader Golkar Jawa Barat.



Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

 

BERITA TERKAIT


Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar
 

BERITA PILIHAN


Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

 

BERITA LAINNYA

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Balong Gede Mulai Ditata Jadi Pusat Kuliner
Jumat 19 Januari 2018


Fernandinho Perpanjang Kontrak di City
Jumat 19 Januari 2018 Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar Kadishub Bandung: Penambahan Bandros Baru Supaya Atasi Kemacetan di Jalur Wisata
Jumat 19 Januari 2018 Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar Bandros Baik untuk Pariwisata Bandung
Jumat 19 Januari 2018 Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar Bandros Bisa Jadi Solusi Kemacetan
Jumat 19 Januari 2018 Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar Besok Pelayanan SIM Polrestabes Bandung Buka Lebih Awal
Jumat 19 Januari 2018 Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar Penyesuaian Perangkat Penyebab Pelayanan SIM Keliling 1 Polrestabes Bandung Lama
Jumat 19 Januari 2018 Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

 

 

BERITA TERKAIT

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar
Rabu 15 November 2017, 10:44 WIB
Purwakarta Istimewa

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar
Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar


Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Humas Pemkab Purwakarta


PURWAKARTA, (PRFM) - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku tidak memikirkan rekomendasi partainya yang telah mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berpasangan dengan Anggota DPR RI Daniel Muttaqien pada Pilgub Jawa Barat 2018 mendatang.
 

Pria yang lekat dengan peci hitam khas Bung Karno lengkap dengan lambang Garuda itu mengatakan dirinya lebih fokus menaikkan elektabilitas partai yang dipimpinnya di Jawa Barat tersebut.
 

“Perjuangan kita sebagai kader masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan perjuangan Bang Akbar Tandjung saat menjaga Partai Golkar dari ancaman pembubaran saat itu,” ungkapnya dalam Diskusi bertajuk ‘Tanda Cinta dari Orang Desa untuk Partai Golongan Karya” di Kantor DPD Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang, Selasa (14/11).
 

Kondisi partai besutan Setya Novanto tersebut menurut Dedi, membutuhkan energi besar untuk mengkonsolidasikan diri menjelang berbagai kontestasi politik ke depan. Tujuannya, kata dia, bukan untuk mengejar jabatan dan kekuasaan melainkan untuk mengamalkan doktrin karya dan kekaryaan yang menjadi ideologi dasar partai tersebut.
 

“Sejak kemarin banyak pernyataan berseliweran di media bahwa Dedi Mulyadi tidak akan meninggalkan Partai Golkar. Ya memang saya mau kemana?, saya tetap bersama kader. Saya memahami keadaan yang ada, tetapi justru kondisi ini semakin menguatkan hubungan kader dengan saya. Ingat, politik bukan soal nama dalam daftar Pileg, bukan soal rekomendasi Bupati/Walikota dan Gubernur. Tetapi soal pengamalan doktrin karya dan kekaryaan,” jelasnya.
 


Golkar Tumbuh Karena Kerja Kader
 

Senada dengan Dedi, CEO PolMark Eep Saefullah Fatah dalam paparannya menjelaskan bahwa selama ini Partai Golkar berhasil bertahan dan tumbuh murni atas kinerja kader arus bawah.
 

Dalam konteks Jawa Barat, penulis buku ‘Membangun Oposisi’ tersebut mengatakan pemilih di Jawa Barat hanya bisa terpengaruh oleh tokoh dalam unit sosial terkecil, bukan konstelasi elit.

 
“Jangan kira Jakarta bisa mengatur kemenangan di Provinsi atau Kabupaten/Kota. Seluruh kemenangan itu hanya dapat terwujud atas kinerja kader arus bawah yang mengetuk pintu-pintu rumah para calon pemilih,” ujarnya yang bertindak sebagai pembicara kunci dalam diskusi tersebut.
 

Seharusnya, kata Eep, keputusan yang diambil oleh elit di Jakarta linier dengan keinginan kader arus bawah yang sudah bekerja untuk partai.
 

“Jangan sampai sepucuk surat yang ditandatangani oleh elit di Jakarta berakibat kontraproduktif terhadap kemajuan partai,” ucapnya yang disambut tepuk tangan kader Golkar Jawa Barat.



 

BERITA LAINNYA



Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Balong Gede Mulai Ditata Jadi Pusat Kuliner
Jumat 19 Januari 2018
Kota Bandung


Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Bandros Baik untuk Pariwisata Bandung
Jumat 19 Januari 2018
Kota Bandung


Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Bandros Bisa Jadi Solusi Kemacetan
Jumat 19 Januari 2018
Kota Bandung


Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar

 

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Tak Pikirkan Rekomendasi, Dedi Mulyadi Fokus Naikan Elektabilitas Partai Golkar