Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar  




Minggu 21 Juli 2019

03:18 WIB

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar
@prfmnews

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar
PRFMNewsChannel

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar
Sabtu 15 Juni 2019, 22:05 WIB

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar
Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar




Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 tingkat SMA/SMK/SLB akan dibuka pada 17 hingga 22 Juni 2019.

Sosialisasi pun telah digalakkan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat guna mengedukasi masyarakat, baik yang dilakukan Panitia PPDB Pusat, Kantor Wilayah Cabang Dinas (KCD) maupun panitia di tiap satuan pendidikan.

Seperti diketahui, PPDB 2019 tingkat SMA dibagi menjadi tiga jalur, yakni jalur zonasi dengan kuota sebesar 90 persen, prestasi 5 persen, dan perpindahan 5 persen.

Pada jalur zonasi, persentase 90 persen dibagi menjadi tiga kategori. Yakni, 55 persen jalur zonasi jarak, 20 persen jalur zonasi Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) dan anak berkebutuhan khusus (ABK) serta 15 persen jalur zonasi kombinasi.

Kemudian pada jalur prestasi dibagi menjadi dua kategori, yakni, prestasi sebesar 2,5 persen untuk Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dan 2,5 persen untuk prestasi non-NHUN. Sedangkan pada jalur perpindahan tak ada pembagian kategori. Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti tempat tugas orang tua dan dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi/lembaga/perusahaan yang memberi tugas.

Sedangkan di tingkat SMK, jalur pendaftaran dibagi empat jalur, yakni jalur prestasi NHUN sebebesar 70 persen, jalur prestasi non-NHUN 5 persen, jalur KETM 5 persen, dan jalur perpindahan 5%. Untuk PPDB SMK tidak menggunakan sistem zonasi.    

Berikut kumpulan tanya jawab seputar PPDB 2019 seperti dilansir dari situs resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.


Bisakah calon peserta didik memilih dua jalur yang berbeda?

Calon peserta didik hanya diperbolehkan memilih satu jalur.

Bolehkah calon peserta didik memilih SMA dan SMK sekaligus?

Calon peserta didik hanya diperbolehkan memilih satu pilihan, SMA atau SMK. Tidak boleh memilih keduanya.


Berapa pilihan yang dapat dipilh untuk SMA jalur zonasi?

Sekolah pilihan kesatu dan kedua dalam zonasi yang sesuai tempat domisili, sedangkan sekolah pilihan ketiga pada zona lain yang terdekat dengan domisili.

Apa itu jalur zonasi kombinasi?

Jalur zonasi kombinasi adalah jalur yang mempertimbangkan skor jarak domisili ke sekolah dan nilai UN, dengan bobot nilai 30 persen untuk skor jarak dan 70 persen untuk nilai UN.


Apakah berkas pendaftaran harus diberikan kepada tiga sekolah yang dipilih?

Berkas hanya diberikan kepada sekolah pilihan pertama.

Bila dinyatakan tidak lolos di satu jalur, bisakah mendaftar lagi di jalur yang lain saat masa pendaftaran?

Calon peserta didik hanya dapat mendaftar satu kali saat masa pendaftaran. Data calon peserta didik akan dikunci sehingga saat mendaftar kembali akan ditolak.


Bagaimana jika ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) belum ada?

Diganti dengan melampirkan surat keterangan lulus sementara dan surat keterangan SHUN sementara dari sekolah asal yang telah disalin (fotokopi) dan dilegalisir.

Bagaimana jika calon peserta didik tidak lolos di sekolah pilihan pertama? Apakah harus daftar lagi di sekolah pilihan kedua?

Tidak perlu mendaftar di pilihan sekolah berikutnya. Sistem akan otomatis berpindah pada pemeringkatan di sekolah pilihan kedua, begitu pula pada pilihan ketiga.


Apakah akta kelahiran dan kartu keluarga (KK) perlu dilegalisasi?

Akta kelahiran dan KK cukup disalin (fotokopi) dan ditunjukkan yang asli saat verifikasi berkas.

Apakah pendaftaran dilakukan di semua pilihan sekolah?

Pendaftaran hanya dilakukan di sekolah pilihan pertama yang akan dibantu operator sekolah.


Apakah uji kompetensi diperuntukkan bagi semua jalur? Apa saja yang diujikan?

Uji kompetensi hanya untuk calon peserta didik yang memilih jalur prestasi yang diujikan sesuai prestasi yang dimiliki calon peserta didik. Seperti, siswa juara di bidang karate maka yang diujikan adalah kompetensi karatenya.

Apa yang mendasari penentuan jalur zonasi? Minimal berapa lama?

Domisili calon peserta didik didasarkan alamat rumah tinggal pada KK yang diterbitkan paling singkat 6 bulan sebelum pelaksanaan PPDB 2019.



Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

 

BERITA TERKAIT


Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar
 

BERITA PILIHAN


Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

 

BERITA LAINNYA

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

Muncul Wacana Pembubaran SMK, Pengamat: Pemprov Jangan Sembarang Kasih Izin
Sabtu 20 Juli 2019


Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar Rambu di Kawasan Rekayasa Lalin Belum Maksimal, Polisi Tunggu Perda
Sabtu 20 Juli 2019 Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019 Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar Tanam Ganja di Pekarangan Rumah, Dua Pemuda Terancam Penjara Seumur Hidup
Sabtu 20 Juli 2019 Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar Ucu Saepudin Diaporkan Hilang Selama Empat Bulan
Sabtu 20 Juli 2019 Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

 

 

BERITA TERKAIT

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar
Sabtu 15 Juni 2019, 22:05 WIB

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar
Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar


Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 tingkat SMA/SMK/SLB akan dibuka pada 17 hingga 22 Juni 2019.

Sosialisasi pun telah digalakkan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat guna mengedukasi masyarakat, baik yang dilakukan Panitia PPDB Pusat, Kantor Wilayah Cabang Dinas (KCD) maupun panitia di tiap satuan pendidikan.

Seperti diketahui, PPDB 2019 tingkat SMA dibagi menjadi tiga jalur, yakni jalur zonasi dengan kuota sebesar 90 persen, prestasi 5 persen, dan perpindahan 5 persen.

Pada jalur zonasi, persentase 90 persen dibagi menjadi tiga kategori. Yakni, 55 persen jalur zonasi jarak, 20 persen jalur zonasi Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) dan anak berkebutuhan khusus (ABK) serta 15 persen jalur zonasi kombinasi.

Kemudian pada jalur prestasi dibagi menjadi dua kategori, yakni, prestasi sebesar 2,5 persen untuk Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dan 2,5 persen untuk prestasi non-NHUN. Sedangkan pada jalur perpindahan tak ada pembagian kategori. Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti tempat tugas orang tua dan dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi/lembaga/perusahaan yang memberi tugas.

Sedangkan di tingkat SMK, jalur pendaftaran dibagi empat jalur, yakni jalur prestasi NHUN sebebesar 70 persen, jalur prestasi non-NHUN 5 persen, jalur KETM 5 persen, dan jalur perpindahan 5%. Untuk PPDB SMK tidak menggunakan sistem zonasi.    

Berikut kumpulan tanya jawab seputar PPDB 2019 seperti dilansir dari situs resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.


Bisakah calon peserta didik memilih dua jalur yang berbeda?

Calon peserta didik hanya diperbolehkan memilih satu jalur.

Bolehkah calon peserta didik memilih SMA dan SMK sekaligus?

Calon peserta didik hanya diperbolehkan memilih satu pilihan, SMA atau SMK. Tidak boleh memilih keduanya.


Berapa pilihan yang dapat dipilh untuk SMA jalur zonasi?

Sekolah pilihan kesatu dan kedua dalam zonasi yang sesuai tempat domisili, sedangkan sekolah pilihan ketiga pada zona lain yang terdekat dengan domisili.

Apa itu jalur zonasi kombinasi?

Jalur zonasi kombinasi adalah jalur yang mempertimbangkan skor jarak domisili ke sekolah dan nilai UN, dengan bobot nilai 30 persen untuk skor jarak dan 70 persen untuk nilai UN.


Apakah berkas pendaftaran harus diberikan kepada tiga sekolah yang dipilih?

Berkas hanya diberikan kepada sekolah pilihan pertama.

Bila dinyatakan tidak lolos di satu jalur, bisakah mendaftar lagi di jalur yang lain saat masa pendaftaran?

Calon peserta didik hanya dapat mendaftar satu kali saat masa pendaftaran. Data calon peserta didik akan dikunci sehingga saat mendaftar kembali akan ditolak.


Bagaimana jika ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) belum ada?

Diganti dengan melampirkan surat keterangan lulus sementara dan surat keterangan SHUN sementara dari sekolah asal yang telah disalin (fotokopi) dan dilegalisir.

Bagaimana jika calon peserta didik tidak lolos di sekolah pilihan pertama? Apakah harus daftar lagi di sekolah pilihan kedua?

Tidak perlu mendaftar di pilihan sekolah berikutnya. Sistem akan otomatis berpindah pada pemeringkatan di sekolah pilihan kedua, begitu pula pada pilihan ketiga.


Apakah akta kelahiran dan kartu keluarga (KK) perlu dilegalisasi?

Akta kelahiran dan KK cukup disalin (fotokopi) dan ditunjukkan yang asli saat verifikasi berkas.

Apakah pendaftaran dilakukan di semua pilihan sekolah?

Pendaftaran hanya dilakukan di sekolah pilihan pertama yang akan dibantu operator sekolah.


Apakah uji kompetensi diperuntukkan bagi semua jalur? Apa saja yang diujikan?

Uji kompetensi hanya untuk calon peserta didik yang memilih jalur prestasi yang diujikan sesuai prestasi yang dimiliki calon peserta didik. Seperti, siswa juara di bidang karate maka yang diujikan adalah kompetensi karatenya.

Apa yang mendasari penentuan jalur zonasi? Minimal berapa lama?

Domisili calon peserta didik didasarkan alamat rumah tinggal pada KK yang diterbitkan paling singkat 6 bulan sebelum pelaksanaan PPDB 2019.



 

BERITA LAINNYA



Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019
Kesehatan


Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar

 

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Tanya Jawab Seputar PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Wilayah Jabar