Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR  




Rabu 24 Mei 2017

07:20 WIB

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR
@prfmnews

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR
PRFMNewsChannel

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR
Rabu 11 Januari 2017, 21:56 WIB

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR
Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR




Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Anggota Komisi 10 DPR RI, Dadang Rusdiana ikut prihatin adanya salah satu taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang tewas akibat dianiaya seniornya. Ia merasa geram karena dunia pendidikan lagi-lagi dicemari oleh aktivitas yang tidak sepatutnya dilakukan dalam sistem pendidikan.

Dadang mengatakan, perlu adanya pembahasan bersama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KemristekDikti) untuk meluruskan sistem pendidikan agar melarang penyelenggara pendidikan memberi wewenang kepada senior untuk mendidik junior dengan diwarnai kekerasan fisik.

"Karena penyelenggara pendidikan itu harus dilakukan oleh oran-orang yang paham betul edukasi, memang benar bahwa setiap kementerian membutuhkan individu dengan keterampilan kusus sesuai kebutuhan profesi seperti IPDN dan STIP, namun semua prinsipnya harus sesuai dengan UUD," ujar Dadang kepada Radio PRFM, Rabu (11/1/2017).

Ia berpendapat, siapaun yang berstatus sebagai penyelenggara pendidikan harus melakukan pendidikan dibawah aturan dan pengawasan. Oleh karenanya, DPR segera mengundang KemristekDikti dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk merapatkan kasus yang kerap sekali terjadi ini.

"Kementerian sudah diperingatkan sejak lama, bagaimana menyelenggarakan pendidikan harus benar dengan dasar-dasar kefilsafatan pendidikan benar juga. Jangan sampai misalkan orang bisa menjalani profesinya, tapi tidak dididik menjadi orang yang bertanggungjawab," jelasnya.

Sebelumnya, Amirullah Adityas Putra (18) tewas, setelah taruna senior STIP melakukan kekerasan terhadapnya. Taruna STIP tingkat 1 itu merupakan warga Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Amirullah diduga dianiaya secara fisik oleh empat taruna tingkat 2 STIP, yakni Willy Hasiholan (20), Akbar Ramadhan (19), Sisko Mataheru (19) dan Iswanto (21).

Kejadian ini dilakukan pada Selasa (10/1/2017) sekira pukul 22.30 WIB di Kamar M 205 lantai dua Gedung Dormitory Ring empat STIP, Jalan Marunda Makmur, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing.  Korban diketahui meninggal dan diperiksa oleh Dokter STIP pada Rabu (11/1/2017) pukul 00.15 WIB.



Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

 

BERITA TERKAIT


Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR
 

BERITA PILIHAN


Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

 

BERITA LAINNYA

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

Bus Tidak Layak Jalan, Menhub: "Kita Kandangin Aja"
Selasa 23 Mei 2017


Bus Tidak Layak Jalan, Menhub: "Kita Kandangin Aja"
Selasa 23 Mei 2017 Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR Emil Sebut Peniadaan PBB Sebagai Bentuk Implementasi Semangat Pancasila
Selasa 23 Mei 2017 Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR Cuma Rp 80 Ribu Per Kg, Ridwan Kamil Ajak Masyarakat Beli Daging Sapi Beku
Selasa 23 Mei 2017 Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR Cuma Rp 80 Ribu Per Kg, Ridwan Kamil Ajak Masyarakat Beli Daging Sapi Beku
Selasa 23 Mei 2017 Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR Ratusan Pedagang Mulai Pindah ke Pasar Sarijadi
Selasa 23 Mei 2017 Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR Ratusan Pedagang Mulai Pindah ke Pasar Sarijadi
Selasa 23 Mei 2017 Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

 

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR
Rabu 11 Januari 2017, 21:56 WIB

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR
Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR


Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Anggota Komisi 10 DPR RI, Dadang Rusdiana ikut prihatin adanya salah satu taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang tewas akibat dianiaya seniornya. Ia merasa geram karena dunia pendidikan lagi-lagi dicemari oleh aktivitas yang tidak sepatutnya dilakukan dalam sistem pendidikan.

Dadang mengatakan, perlu adanya pembahasan bersama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (KemristekDikti) untuk meluruskan sistem pendidikan agar melarang penyelenggara pendidikan memberi wewenang kepada senior untuk mendidik junior dengan diwarnai kekerasan fisik.

"Karena penyelenggara pendidikan itu harus dilakukan oleh oran-orang yang paham betul edukasi, memang benar bahwa setiap kementerian membutuhkan individu dengan keterampilan kusus sesuai kebutuhan profesi seperti IPDN dan STIP, namun semua prinsipnya harus sesuai dengan UUD," ujar Dadang kepada Radio PRFM, Rabu (11/1/2017).

Ia berpendapat, siapaun yang berstatus sebagai penyelenggara pendidikan harus melakukan pendidikan dibawah aturan dan pengawasan. Oleh karenanya, DPR segera mengundang KemristekDikti dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk merapatkan kasus yang kerap sekali terjadi ini.

"Kementerian sudah diperingatkan sejak lama, bagaimana menyelenggarakan pendidikan harus benar dengan dasar-dasar kefilsafatan pendidikan benar juga. Jangan sampai misalkan orang bisa menjalani profesinya, tapi tidak dididik menjadi orang yang bertanggungjawab," jelasnya.

Sebelumnya, Amirullah Adityas Putra (18) tewas, setelah taruna senior STIP melakukan kekerasan terhadapnya. Taruna STIP tingkat 1 itu merupakan warga Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Amirullah diduga dianiaya secara fisik oleh empat taruna tingkat 2 STIP, yakni Willy Hasiholan (20), Akbar Ramadhan (19), Sisko Mataheru (19) dan Iswanto (21).

Kejadian ini dilakukan pada Selasa (10/1/2017) sekira pukul 22.30 WIB di Kamar M 205 lantai dua Gedung Dormitory Ring empat STIP, Jalan Marunda Makmur, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing.  Korban diketahui meninggal dan diperiksa oleh Dokter STIP pada Rabu (11/1/2017) pukul 00.15 WIB.



 

BERITA LAINNYA



Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

Ratusan Pedagang Mulai Pindah ke Pasar Sarijadi
Selasa 23 Mei 2017
Kota Bandung


Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR

 

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Ini Tanggapan DPR