Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi  




Selasa 18 September 2018

22:16 WIB

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
@prfmnews

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
PRFMNewsChannel

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
Sabtu 07 Oktober 2017, 11:37 WIB

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi




Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Redaksi Oleh : Maynolitta
Foto Oleh : Istimewa

Bandung, (PRFM) - Sejumlah bahasa daerah di Indonesia saat ini terancam punah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu hilangnya fungsi dari bahasa daerah itu sendiri. Hal ini disampaikan Pengamat pendidikan sekaligus Ketua Komisi Informasi Publik, Dan Satriana saat on air di PRFM, Sabtu (7/10/2017).


Dan mengungkapkan, bahasa-bahasa daerah tersebut sudah tidak mampu lagi memberi makna terhadap perkembangan lingkungan. Hal ini membuat masyarakat mengadopsi istilah-istilah di luar bahasa daerah.


“Tentu zaman dulu ketika bahasa ibu hadir, tidak mengenal namanya motor, kamera, internet dan lain lain. Kita mengadopsi bahasa-bahasa dari luar yang menemukan benda-benda tersebut,” ucapnya.


Dia menambahkan, jika masyarakat bisa mampu mengadopsi, maka bahasa daerah mampu bertahan. Sebaliknya, jika dibatasi, maka bahasa daerah akan kehilangan fungsinya.


“Justru kekuatan bahasa menurut saya adalah ketika dia mampu berkembang, mampu beradaptasi, mampu memperkaya bahasanya sendiri dengan dinamika kehidupan yang mau tidak mau akan terus berkembang,” ungkapnya.


Editor: Desy Viani



Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

 

BERITA TERKAIT


Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
 

BERITA PILIHAN


Mau Baliknama PBB? Simak Caranya

Kamis 30 Agustus 2018

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

 

BERITA LAINNYA

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

PMI Siap Ikut Rawat Citarum
Selasa 18 September 2018


Demi Zero Complaint Government, Pemprov Luncurkan Jabar Quick Response
Selasa 18 September 2018 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Antisipasi Banjir di Musim Hujan, Ini yang Sudah Dilakukan DPU Kota Bandung
Selasa 18 September 2018 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Ini Konsep Pelantikan Wali Kota Bandung yang Bakal Digelar Meriah
Selasa 18 September 2018 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Ridwan Kamil Harap Perubahan APBD Segera Dilaksanakan
Selasa 18 September 2018 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Umuh Minta Big Match Persib vs Persija Jangan Diundur
Selasa 18 September 2018 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Persib Kokoh di Puncak Klasemen, Umuh: Boleh Dirayakan Tapi Jangan Jemawa
Selasa 18 September 2018 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

 

 

BERITA TERKAIT

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
Sabtu 07 Oktober 2017, 11:37 WIB

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi


Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Redaksi Oleh : Maynolitta
Sumber Foto : Istimewa


Bandung, (PRFM) - Sejumlah bahasa daerah di Indonesia saat ini terancam punah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu hilangnya fungsi dari bahasa daerah itu sendiri. Hal ini disampaikan Pengamat pendidikan sekaligus Ketua Komisi Informasi Publik, Dan Satriana saat on air di PRFM, Sabtu (7/10/2017).


Dan mengungkapkan, bahasa-bahasa daerah tersebut sudah tidak mampu lagi memberi makna terhadap perkembangan lingkungan. Hal ini membuat masyarakat mengadopsi istilah-istilah di luar bahasa daerah.


“Tentu zaman dulu ketika bahasa ibu hadir, tidak mengenal namanya motor, kamera, internet dan lain lain. Kita mengadopsi bahasa-bahasa dari luar yang menemukan benda-benda tersebut,” ucapnya.


Dia menambahkan, jika masyarakat bisa mampu mengadopsi, maka bahasa daerah mampu bertahan. Sebaliknya, jika dibatasi, maka bahasa daerah akan kehilangan fungsinya.


“Justru kekuatan bahasa menurut saya adalah ketika dia mampu berkembang, mampu beradaptasi, mampu memperkaya bahasanya sendiri dengan dinamika kehidupan yang mau tidak mau akan terus berkembang,” ungkapnya.


Editor: Desy Viani



 

BERITA LAINNYA



Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

PMI Siap Ikut Rawat Citarum
Selasa 18 September 2018
Jawa Barat


Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Ridwan Kamil Harap Perubahan APBD Segera Dilaksanakan
Selasa 18 September 2018
Jawa Barat


Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

 

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi