Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi  




Minggu 17 Desember 2017

01:45 WIB

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
@prfmnews

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
PRFMNewsChannel

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
Sabtu 07 Oktober 2017, 11:37 WIB

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi




Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Redaksi Oleh : Maynolitta
Foto Oleh : Istimewa

Bandung, (PRFM) - Sejumlah bahasa daerah di Indonesia saat ini terancam punah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu hilangnya fungsi dari bahasa daerah itu sendiri. Hal ini disampaikan Pengamat pendidikan sekaligus Ketua Komisi Informasi Publik, Dan Satriana saat on air di PRFM, Sabtu (7/10/2017).


Dan mengungkapkan, bahasa-bahasa daerah tersebut sudah tidak mampu lagi memberi makna terhadap perkembangan lingkungan. Hal ini membuat masyarakat mengadopsi istilah-istilah di luar bahasa daerah.


“Tentu zaman dulu ketika bahasa ibu hadir, tidak mengenal namanya motor, kamera, internet dan lain lain. Kita mengadopsi bahasa-bahasa dari luar yang menemukan benda-benda tersebut,” ucapnya.


Dia menambahkan, jika masyarakat bisa mampu mengadopsi, maka bahasa daerah mampu bertahan. Sebaliknya, jika dibatasi, maka bahasa daerah akan kehilangan fungsinya.


“Justru kekuatan bahasa menurut saya adalah ketika dia mampu berkembang, mampu beradaptasi, mampu memperkaya bahasanya sendiri dengan dinamika kehidupan yang mau tidak mau akan terus berkembang,” ungkapnya.


Editor: Desy Viani



Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

 

BERITA TERKAIT


Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
 

BERITA PILIHAN


Tol Bocimi Rampung Maret 2018

Sabtu 16 Desember 2017

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

 

BERITA LAINNYA

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Dedi Mulyadi Imbau Warga Siapkan Asuransi Hari Tua
Sabtu 16 Desember 2017


Revitalisasi 9 Pasar Akan Dimulai Tahun Depan
Jumat 15 Desember 2017 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi DPRD Pesimis Revitalisasi Pasar Berjalan Mulus di Tahun Ini
Jumat 15 Desember 2017 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Gomez Sudah Sodorkan Nama Pemain Incarannya Kepada Manajemen
Jumat 15 Desember 2017 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Gomez Sudah Sodorkan Nama Pemain Incarannya Kepada Manajemen
Jumat 15 Desember 2017 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Munaslub Digelar, Pengalihan Dukungan Golkar di Pilgub Jabar Terbuka
Jumat 15 Desember 2017 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Munaslub Digelar, Pengalihan Dukungan Golkar di Pilgub Jabar Terbuka
Jumat 15 Desember 2017 Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

 

 

BERITA TERKAIT

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
Sabtu 07 Oktober 2017, 11:37 WIB

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi
Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi


Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Redaksi Oleh : Maynolitta
Sumber Foto : Istimewa


Bandung, (PRFM) - Sejumlah bahasa daerah di Indonesia saat ini terancam punah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu hilangnya fungsi dari bahasa daerah itu sendiri. Hal ini disampaikan Pengamat pendidikan sekaligus Ketua Komisi Informasi Publik, Dan Satriana saat on air di PRFM, Sabtu (7/10/2017).


Dan mengungkapkan, bahasa-bahasa daerah tersebut sudah tidak mampu lagi memberi makna terhadap perkembangan lingkungan. Hal ini membuat masyarakat mengadopsi istilah-istilah di luar bahasa daerah.


“Tentu zaman dulu ketika bahasa ibu hadir, tidak mengenal namanya motor, kamera, internet dan lain lain. Kita mengadopsi bahasa-bahasa dari luar yang menemukan benda-benda tersebut,” ucapnya.


Dia menambahkan, jika masyarakat bisa mampu mengadopsi, maka bahasa daerah mampu bertahan. Sebaliknya, jika dibatasi, maka bahasa daerah akan kehilangan fungsinya.


“Justru kekuatan bahasa menurut saya adalah ketika dia mampu berkembang, mampu beradaptasi, mampu memperkaya bahasanya sendiri dengan dinamika kehidupan yang mau tidak mau akan terus berkembang,” ungkapnya.


Editor: Desy Viani



 

BERITA LAINNYA



Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Dedi Mulyadi Imbau Warga Siapkan Asuransi Hari Tua
Sabtu 16 Desember 2017
Purwakarta Istimewa


Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Revitalisasi 9 Pasar Akan Dimulai Tahun Depan
Jumat 15 Desember 2017
Kota Bandung


Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi

 

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Terancam Punah, Bahasa Daerah Harus Mampu Beradaptasi