Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana  




Sabtu 18 Januari 2020

17:13 WIB

Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana
@prfmnews

Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana
PRFMNewsChannel

Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana

Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana
Selasa 14 Januari 2020, 16:06 WIB
Perparkiran Kota Bandung
Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana
Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana




Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Twitter @RainaldiS

BANDUNG, (PRFM) - Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jabar DKI Banten, Firman Turmantara menyatakan masih banyak pengelola parkir di Kota Bandung yang menerapkan klausula baku.

Padahal, lanjut Firman, klausula baku telah dilarang untuk diterapkan oleh pelaku usaha atau pengelola parkir, seperti yang dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

"Selain sanksi ganti rugi, para pengelola parkir yang masih menggunakan klausula lama, bisa dikenakan sanksi pidana dengan Pasal 62 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999," ujar Firman saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Selasa (14/1/2020).

Firman menjelaskan, klausula baku yang masih diterapkan oleh para pelaku usaha seperti para pengelola parkir, salah satunya yakni barang yang rusak atau hilang merupakan tanggung jawab pemilik, bukan tanggung jawab pengelola parkir.  Klausula baku tersebut kerap dicantumkan para pengelola dalam karcis parkir.

Untuk itu, Firman mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan oleh para pihak pengelola parkir untuk menggugat secara pidana dengan menggunakan dasar hukum berupa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999.

"Selain sanksi ganti rugi, para pengelola parkir yang masih menggunakan klausula baku, bisa dikenakan sanksi pidana sesuai dengan Pasal 62 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999. Yakni, Pelaku usaha yang melanggar ketentuan bisa dipidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2 miliar," tegasnya.










 

BERITA TERKAIT


Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana
 

BERITA PILIHAN


Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana

 

BERITA LAINNYA

Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta
Sabtu 18 Januari 2020


Wagub Uu Apresiasi Komitmen Hino Indonesia dalam Pengembangan SDM Jabar
Sabtu 18 Januari 2020 Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana Harga Cabai Tembus Rp 90 Ribu per Kilogram akibat Cuaca Buruk
Sabtu 18 Januari 2020 Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana Mario Gomez Ingin Boyong Eze-Bauman ke Arema FC
Sabtu 18 Januari 2020 Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana Masih Direstorasi, Vihara Samudra Bhakti Tetap Gelar Perayaan Imlek
Sabtu 18 Januari 2020 Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana Pihak UPI Akui Pernah Curiga Terhadap Sunda Empire
Sabtu 18 Januari 2020 Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana Imbas Sunda Empire, UPI Perketat Pengawasan
Sabtu 18 Januari 2020 Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana

Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana

 

Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana
Selasa 14 Januari 2020, 16:06 WIB
Perparkiran Kota Bandung

Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana
Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana


Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Twitter @RainaldiS


BANDUNG, (PRFM) - Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jabar DKI Banten, Firman Turmantara menyatakan masih banyak pengelola parkir di Kota Bandung yang menerapkan klausula baku.

Padahal, lanjut Firman, klausula baku telah dilarang untuk diterapkan oleh pelaku usaha atau pengelola parkir, seperti yang dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

"Selain sanksi ganti rugi, para pengelola parkir yang masih menggunakan klausula lama, bisa dikenakan sanksi pidana dengan Pasal 62 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999," ujar Firman saat On Air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Selasa (14/1/2020).

Firman menjelaskan, klausula baku yang masih diterapkan oleh para pelaku usaha seperti para pengelola parkir, salah satunya yakni barang yang rusak atau hilang merupakan tanggung jawab pemilik, bukan tanggung jawab pengelola parkir.  Klausula baku tersebut kerap dicantumkan para pengelola dalam karcis parkir.

Untuk itu, Firman mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan oleh para pihak pengelola parkir untuk menggugat secara pidana dengan menggunakan dasar hukum berupa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999.

"Selain sanksi ganti rugi, para pengelola parkir yang masih menggunakan klausula baku, bisa dikenakan sanksi pidana sesuai dengan Pasal 62 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999. Yakni, Pelaku usaha yang melanggar ketentuan bisa dipidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2 miliar," tegasnya.






 

BERITA LAINNYA



Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana

Mario Gomez Ingin Boyong Eze-Bauman ke Arema FC
Sabtu 18 Januari 2020
Liga 1 2020


Terapkan Klausula Baku, Pengelola Parkir di Bandung Bisa Dikenai Sanksi Pidana

Pihak UPI Akui Pernah Curiga Terhadap Sunda Empire
Sabtu 18 Januari 2020
Sunda Empire