Ternyata  




Minggu 25 Februari 2018

12:25 WIB

Ternyata
@prfmnews

Ternyata
PRFMNewsChannel

Ternyata

Ternyata "Kids Zaman Now" Miliki Nilai Positif
Senin 27 November 2017, 08:34 WIB

Ternyata
Ternyata




Ternyata

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia, Devie Rahmawati mengatakan, dibalik berbagai macam perilaku  negatif "Kids Zaman Now", mereka sebenarnya memiliki kemampuan bahasa yang tinggi. Teknologilah yang memaksa mereka untuk menyesuaikan diri.


"Istilah kids dan now ini muncul akibat paparan teknologi dari barat," tuturnya saat on air di PRFM, Minggu (26/11/2017) malam.


Devie menjelaskan, penggunaan bahasa asing dalam menggambarkan anak-anak zaman sekarang tidak lepas dari pencarian identitas diri setiap generasi. Mereka berusaha membangun identitas yang dekat dengan kehidupannya.


Baca Juga: Pengamat Ungkap Munculnya Istilah "Kids Zaman Now"


"Istilah asing dekat dengan anak-anak sekarang, karena mereka sudah kenal gadget dan game-game sejak kecil yang merupakan produk barat.  Tapi sisi positifnya, "Kids Zaman Now" lebih banyak yang menguasai bahasa asing," imbuhnya.


Paparan teknologi ini, lanjutnya, memunculkan homogenitasi budaya. Perilaku "Kids Zaman Now" ini juga menjadi fenomena disejumlah negara, termasuk Amerika Serikat.


"Contohnya anak di Zambia dan Amerika Serikat secara umum tidak ada bedanya. Mulai dari bahasa yang digunakan, teknologi yang dipakaian, bahkan pola berpikirnya pun sama. Inilah yang menjadi tantangan umat manusia ke depan untuk menghindari kepunahan peradaban manusia," terangnya.




Ternyata

Ternyata

 

BERITA TERKAIT


Ternyata
 

BERITA PILIHAN


Ternyata

 

BERITA LAINNYA

Ternyata

Dukung Ridwan Kamil, Alumnus UC Berkeley AS Udunan Dana
Minggu 25 Februari 2018


Hujan Lebat, Tanggul di Gedebage Jebol 10 Meter
Minggu 25 Februari 2018 Ternyata Awali Kampanye di Bogor, Demiz Blusukan di Pasar Leuwi Liang
Sabtu 24 Februari 2018 Ternyata Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada, Pemkab Garut Tidak Angkat Pejabat Definitif
Sabtu 24 Februari 2018 Ternyata Jika Terpilih, Oded Agendakan Pertemuan Dengan Para Ketua RW Tiga Bulan Sekali
Jumat 23 Februari 2018 Ternyata Kang Hasan Prihatin Dengan Musibah Yang Melanda Jawa Barat
Jumat 23 Februari 2018 Ternyata PW Persis Jabar Bantah Dukung Salah Satu Paslon Cagub-Cawagub Jabar
Kamis 22 Februari 2018 Ternyata

Ternyata

 

 

BERITA TERKAIT

Ternyata Ternyata

Ternyata "Kids Zaman Now" Miliki Nilai Positif
Senin 27 November 2017, 08:34 WIB

Ternyata
Ternyata


Ternyata

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Pengamat Sosial dari Universitas Indonesia, Devie Rahmawati mengatakan, dibalik berbagai macam perilaku  negatif "Kids Zaman Now", mereka sebenarnya memiliki kemampuan bahasa yang tinggi. Teknologilah yang memaksa mereka untuk menyesuaikan diri.


"Istilah kids dan now ini muncul akibat paparan teknologi dari barat," tuturnya saat on air di PRFM, Minggu (26/11/2017) malam.


Devie menjelaskan, penggunaan bahasa asing dalam menggambarkan anak-anak zaman sekarang tidak lepas dari pencarian identitas diri setiap generasi. Mereka berusaha membangun identitas yang dekat dengan kehidupannya.


Baca Juga: Pengamat Ungkap Munculnya Istilah "Kids Zaman Now"


"Istilah asing dekat dengan anak-anak sekarang, karena mereka sudah kenal gadget dan game-game sejak kecil yang merupakan produk barat.  Tapi sisi positifnya, "Kids Zaman Now" lebih banyak yang menguasai bahasa asing," imbuhnya.


Paparan teknologi ini, lanjutnya, memunculkan homogenitasi budaya. Perilaku "Kids Zaman Now" ini juga menjadi fenomena disejumlah negara, termasuk Amerika Serikat.


"Contohnya anak di Zambia dan Amerika Serikat secara umum tidak ada bedanya. Mulai dari bahasa yang digunakan, teknologi yang dipakaian, bahkan pola berpikirnya pun sama. Inilah yang menjadi tantangan umat manusia ke depan untuk menghindari kepunahan peradaban manusia," terangnya.




 

BERITA LAINNYA



Ternyata

Dukung Ridwan Kamil, Alumnus UC Berkeley AS Udunan Dana
Minggu 25 Februari 2018
Pilgub Jabar 2018


Ternyata

Hujan Lebat, Tanggul di Gedebage Jebol 10 Meter
Minggu 25 Februari 2018
Banjir Bandung


Ternyata

Awali Kampanye di Bogor, Demiz Blusukan di Pasar Leuwi Liang
Sabtu 24 Februari 2018
Pilgub Jabar 2018


Ternyata

Kang Hasan Prihatin Dengan Musibah Yang Melanda Jawa Barat
Jumat 23 Februari 2018
Pilgub Jabar 2018


Ternyata

Ternyata

 

Ternyata   TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Ternyata