Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar  




Kamis 18 Oktober 2018

18:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar
@prfmnews

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar
PRFMNewsChannel

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar
Selasa 12 Juni 2018, 13:33 WIB
Pilgub Jabar 2018

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar
Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar




Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : dok

BANDUNG, (PRFM) - Untuk meningkatkan kualitas mebel di Sumedang, Kandidat Gubernur Jabar nomor urut 1, Ridwan Kamil akan membangun Pusat Desain Jabar. Hal itu sejalan dengan keluhan para pelaku usaha mebel terkait masalah permodalan dan strategi pemasaran agar produknya diminati lebih banyak konsumen. 


Ridwan Kamil menyatakan, hal itu saat berkunjung ke kampung mebel di Desa Bongkok, Kecamatan Paseh, Sumedang, Senin (11/6/2018). Pada acara tersebut Kang Emil sapaan akrabnya berdialog dengan para pelaku UKM mebel dan petani salak. 


Engkos Kosasih, pelaku UKM mebel mengungkapkan, selama ini produk mereka dijual ke toko lalu dijual kembali ke pasar lokal. Hingga kini mebelnya belum mampu tembus pasar luar daerah karena terkendala keahlian perajin dalam membuat model atau desain. 


"Hari ini saya bersyukur Pak Ridwan Kamil datang ke desa kami dengan membawa solusi  bagaimana mengakses permodalan dan bantuan marketing," kata Engkos. 


Koleganya, Iis Sohandi juga menyatakan rasa bungahnya atas kedatangan Ridwan Kamil. "Seumur-umur saya di Desa Bongkok, belum pernah desa saya kedatangan calon Gubernur. Baru kali ini, saya senang sekali saya doakan Pak Ridwan jadi Gubernur untuk dapat membantu dan memperhatikan rakyat kecil seperti saya," kata Iis. 


Adapun Heni, warga setempat yang bertani salak berharap agar Kang Emil membantu pemasaran salak Bongkok yang memiliki rasa manis asam yang menyegarkan. Menurut dia, warga juga menanam salak Slebong (Sleman - Bongkok), hasil perkawinan salak Pondoh Sleman dan Bongkok.  


"Rasanya lebih manis dari salak Bongkok dan buahnya besar- besar. Tapi pasarnya baru pasar lokal, tidak seperti salak pondoh yang sudah dipasarkan kemana-mana," ujarnya. 


Kang Emil mengapresiasi Desa Bongkok yang memiliki potensi luar biasa, ada industri mebel dan komoditi salak. Di satu kecamatan saja ada lebih dari 100- an pengrajin mebel. Hanya mereka terkendala pemasaran yang masih konvensional karena bisa jadi desainnya kurang diminati konsumen. 


Menurut dia, selama ini, desain mebel yang dibuat hanya mengikuti selera pasar lokal atau menebak- nebak sendiri selera konsumen. Jadi pengrajin, merasa model atau desainnya pasti bagus dan laku di pasaran. Tapi ketika dilempar ke pasar kurang. Untuk itu dibutuhkan bantuan dari para desainer profesional. 


"Di Pusat Desain Jabar itulah, para desainer  akan membantu para pengrajin di sini untuk mendesainkan sesuatu yang sesuai tren dan laku di pasar," kata sapaan akrab Wali Kota Bandung yang namanya masuk dalam daftar 50 Pemimpin Terbaik Duni 2018 versi Majalah Fortune  ini. 

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Kang Emil berkomitmen, kalau ia terpilih sebagai gubernur Jabar, maka ia akan membangun Pusat Desain Jabar untuk meningkatkan kualitas mebel Sumedang. Sedangkan untuk pemasarannya, para perajin akan dilatih cara memasarkan online juga dibantu pemasaran offline dengan memasarkan produk unggulan mereka di Bali. 

"Saya berencana bangun gedung pameran di Bali, khusus untuk memajang produk- produk berkualitas dari Jabar, seperti rotan, kerajinan bambu hingga mebel. Di sana kan tempatnya turis, maka jualannya adalah yang disukai turis asing," ujarnya. 

Khusus untuk masalah permodalan, Kang Emil menjelaskan, para perajin dapat mengakses modal melalui kredit Mesra (Mesjid Sejahtera) dengan nilai pinjaman mulai dari Rp 1 juta hingga maksimal Rp 30 juta. Kredit tanpa bunga ini tujuannya  agar warga tidak terjerat rentenir.

"Kalau kebutuhan modalnya lebih dari itu, maka KUR (Kredit Usaha Rakyat) dari Bank bjb bisa kita maksimalkan untuk membantu para pelaku UKM di desa- desa," ucap Kang Emil. 

Adapun untuk komoditi salak, menurut Kang Emil, bantuannya sama, yakni akan dibantu promosi dan marketingnya agar salak Bongkok ini bisa setenar salak Pondoh. 

"Apalagi salak Bongkok ini punya rasa unik, manis tapi menyegarkan karena ada sedikit rasa asamnya. Saya minta agar salak Bongkok tetap diproduksi dan menjadi buah unggulan di Jabar," kata Wali Kota Terbaik 2017 versi Kemendagri ini.  

Kang Emil menjelaskan,  bahwa program Rindu adalah melakukan kolaborasi antara wirausaha dengan pemerintah untuk menghadirkan jabar juara. Sekaligus juga  bersama membuka- sama membuka kesempatan kerja dan peluang wirausaha baru, sehingga warga desa tidak usah pergi ke kota karena di desanya ada pekerjaan yang mampu mensejahterakan hidupnya.

Tak hanya itu, adanya perkebunan salak ini bisa dijadikan destinasi baru wisata di kebun salak. Infrastrukturnya dibagusin dan area wisatanya dibangun, misalnya dengan membangun patung salak raksasa di area kebun salak. 

"Disanalah para wisatawan bisa selfie sambil menikmati wisata di kebun salak," ujarnya.



Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

 

BERITA TERKAIT


Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar
Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar
 

BERITA PILIHAN


Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

 

BERITA LAINNYA

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

DT Peduli Akan Segera Realisasikan Family Shelter di Palu
Kamis 18 Oktober 2018


Kemenag Kaji Masa Tinggal di Hotel Transit Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus
Kamis 18 Oktober 2018 Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar Kemenag Kaji Masa Tinggal di Hotel Transit Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus
Kamis 18 Oktober 2018 Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar KBRI Rusia Tawari Jabar Ikut Festival Indonesia 2019
Kamis 18 Oktober 2018 Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar DPR Pertanyakan Alasan Pemerintah Tidak Mau Subsidi Premium dan Pertalite
Kamis 18 Oktober 2018 Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar Pemkot Bandung Gelar Audiensi dengan Pedagang Pasar Baru
Kamis 18 Oktober 2018 Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar Piala AFC Dimulai, Ini Jadwal Timnas U-19 Indonesia
Kamis 18 Oktober 2018 Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

 

 

BERITA TERKAIT


Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Emil Mengaku Belum Membaca Isi Surat Dari Iswara
Jumat 24 November 2017, 19:10 WIB Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 18:58 WIB Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 19:00 WIB Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Soal Wakil Emil, Ini Tahapan Penunjukannya
Jumat 24 November 2017, 19:41 WIB

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar
Selasa 12 Juni 2018, 13:33 WIB
Pilgub Jabar 2018

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar
Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar


Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : dok


BANDUNG, (PRFM) - Untuk meningkatkan kualitas mebel di Sumedang, Kandidat Gubernur Jabar nomor urut 1, Ridwan Kamil akan membangun Pusat Desain Jabar. Hal itu sejalan dengan keluhan para pelaku usaha mebel terkait masalah permodalan dan strategi pemasaran agar produknya diminati lebih banyak konsumen. 


Ridwan Kamil menyatakan, hal itu saat berkunjung ke kampung mebel di Desa Bongkok, Kecamatan Paseh, Sumedang, Senin (11/6/2018). Pada acara tersebut Kang Emil sapaan akrabnya berdialog dengan para pelaku UKM mebel dan petani salak. 


Engkos Kosasih, pelaku UKM mebel mengungkapkan, selama ini produk mereka dijual ke toko lalu dijual kembali ke pasar lokal. Hingga kini mebelnya belum mampu tembus pasar luar daerah karena terkendala keahlian perajin dalam membuat model atau desain. 


"Hari ini saya bersyukur Pak Ridwan Kamil datang ke desa kami dengan membawa solusi  bagaimana mengakses permodalan dan bantuan marketing," kata Engkos. 


Koleganya, Iis Sohandi juga menyatakan rasa bungahnya atas kedatangan Ridwan Kamil. "Seumur-umur saya di Desa Bongkok, belum pernah desa saya kedatangan calon Gubernur. Baru kali ini, saya senang sekali saya doakan Pak Ridwan jadi Gubernur untuk dapat membantu dan memperhatikan rakyat kecil seperti saya," kata Iis. 


Adapun Heni, warga setempat yang bertani salak berharap agar Kang Emil membantu pemasaran salak Bongkok yang memiliki rasa manis asam yang menyegarkan. Menurut dia, warga juga menanam salak Slebong (Sleman - Bongkok), hasil perkawinan salak Pondoh Sleman dan Bongkok.  


"Rasanya lebih manis dari salak Bongkok dan buahnya besar- besar. Tapi pasarnya baru pasar lokal, tidak seperti salak pondoh yang sudah dipasarkan kemana-mana," ujarnya. 


Kang Emil mengapresiasi Desa Bongkok yang memiliki potensi luar biasa, ada industri mebel dan komoditi salak. Di satu kecamatan saja ada lebih dari 100- an pengrajin mebel. Hanya mereka terkendala pemasaran yang masih konvensional karena bisa jadi desainnya kurang diminati konsumen. 


Menurut dia, selama ini, desain mebel yang dibuat hanya mengikuti selera pasar lokal atau menebak- nebak sendiri selera konsumen. Jadi pengrajin, merasa model atau desainnya pasti bagus dan laku di pasaran. Tapi ketika dilempar ke pasar kurang. Untuk itu dibutuhkan bantuan dari para desainer profesional. 


"Di Pusat Desain Jabar itulah, para desainer  akan membantu para pengrajin di sini untuk mendesainkan sesuatu yang sesuai tren dan laku di pasar," kata sapaan akrab Wali Kota Bandung yang namanya masuk dalam daftar 50 Pemimpin Terbaik Duni 2018 versi Majalah Fortune  ini. 

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Kang Emil berkomitmen, kalau ia terpilih sebagai gubernur Jabar, maka ia akan membangun Pusat Desain Jabar untuk meningkatkan kualitas mebel Sumedang. Sedangkan untuk pemasarannya, para perajin akan dilatih cara memasarkan online juga dibantu pemasaran offline dengan memasarkan produk unggulan mereka di Bali. 

"Saya berencana bangun gedung pameran di Bali, khusus untuk memajang produk- produk berkualitas dari Jabar, seperti rotan, kerajinan bambu hingga mebel. Di sana kan tempatnya turis, maka jualannya adalah yang disukai turis asing," ujarnya. 

Khusus untuk masalah permodalan, Kang Emil menjelaskan, para perajin dapat mengakses modal melalui kredit Mesra (Mesjid Sejahtera) dengan nilai pinjaman mulai dari Rp 1 juta hingga maksimal Rp 30 juta. Kredit tanpa bunga ini tujuannya  agar warga tidak terjerat rentenir.

"Kalau kebutuhan modalnya lebih dari itu, maka KUR (Kredit Usaha Rakyat) dari Bank bjb bisa kita maksimalkan untuk membantu para pelaku UKM di desa- desa," ucap Kang Emil. 

Adapun untuk komoditi salak, menurut Kang Emil, bantuannya sama, yakni akan dibantu promosi dan marketingnya agar salak Bongkok ini bisa setenar salak Pondoh. 

"Apalagi salak Bongkok ini punya rasa unik, manis tapi menyegarkan karena ada sedikit rasa asamnya. Saya minta agar salak Bongkok tetap diproduksi dan menjadi buah unggulan di Jabar," kata Wali Kota Terbaik 2017 versi Kemendagri ini.  

Kang Emil menjelaskan,  bahwa program Rindu adalah melakukan kolaborasi antara wirausaha dengan pemerintah untuk menghadirkan jabar juara. Sekaligus juga  bersama membuka- sama membuka kesempatan kerja dan peluang wirausaha baru, sehingga warga desa tidak usah pergi ke kota karena di desanya ada pekerjaan yang mampu mensejahterakan hidupnya.

Tak hanya itu, adanya perkebunan salak ini bisa dijadikan destinasi baru wisata di kebun salak. Infrastrukturnya dibagusin dan area wisatanya dibangun, misalnya dengan membangun patung salak raksasa di area kebun salak. 

"Disanalah para wisatawan bisa selfie sambil menikmati wisata di kebun salak," ujarnya.



 

BERITA LAINNYA



Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar

 

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Tingkatkan Kualitas Mebel, Ridwan Kamil akan Bangun Pusat Desain Jabar