Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus  




Minggu 26 Januari 2020

22:37 WIB

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus
@prfmnews

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus
PRFMNewsChannel

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus
Rabu 17 Juli 2019, 17:54 WIB

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus
Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus




Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

Foto: Wali Kota Bandung, Oded M Danial bersama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana didampingi Kepala Dispora Kota Bandung meninjau Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (17/7/2019).

BANDUNG, (PRFM) - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Stadion yang digadang-gadang bertaraf internasional ini, kini kondisinya tidak terawat bahkan sebagian orang menyebutnya "rumah hantu". 

Setelah mendapat desakan dari publik, Wali Kota Bandung Oded M Danial bersama dengan jajaran terkait akhirnya meninjau langsung stadion yang berada di kawasan Gedebage ini. Oded mengatakan, berdasarkan pantauannya, kondisi di dalam stadion GBLA sendiri sangat terawat. Namun ia tak menampik bila di bagian luar masih terlihat kumuh.

"Ketika saya lihat ke dalam, ini terawat. Kalau di luar memang benar tidak terurus. Untuk itu sekarang, saya akan meminta ke Dispora untuk mengajak teman-teman komunitas pada Jumat dan sabtu akan bersih-bersih GBLA," ujaranya saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu (17/7/2019). 

Mengenai biaya perawatan, Pemkot Bandung sendiri menganggarkan dari APBD sebesar Rp. 150 juta per bulannya. Namun biaya tersebut hanya untuk perawatan bagian dalam stadion.

"Memang perawatan sendiri ada anggaran di APBD, sekitar Rp 150 juta itu untuk di dalam, bukan untuk di luar karena besar jadi tidak dianggarkan. Ini jadi catatan bagi kami ke depannya," tambah Oded.

Lebih lanjut orang nomor satu di kota bandung itu menerangkan bila saat ini, Pemkot bandung masih terkendala administrasi dengan pihak pengembang (Adhi Karya-red) selaku pengelola tahap dua. Oleh karenanya, Oded sendiri sudah mendelegasikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana untuk segera menuntaskan persoalan tersebut.

"Tahap 1 dan 3 sudah oleh Pemkot, sementara ke 2 yaitu kursi belum diserahkan Adi Karya kepada kami. Saya sudah minta ke pa wakil untuk koordinasi agar segera diselesaikan," jelasnya. 


Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Alih Kelola ke Persib?

Sebelumnya diberitakan, Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) telah sejak lama ingin mengambil alih kelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kendati demikian, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku manajemen masih ragu lantaran masalah kontruksi bangunan yang dianggap masih labil dan bisa membahayakan.

Menanggapi hal tersebut, Oded enggan gegabah menyerahkan pengelolaan stadion GBLA kepada PT. Persib Bandung Bermartabat. Pasalnya Pemkot Bandung sendiri masih menunggu adanya payung hukum terkait alih kelola aset negara. 

"Kami kan lihat payung hukumnya. Sedang dikerjakan oleh dinas terkait. Kedepannya bagaiamana, apakah pengelolaanya kerjasama dengan pihak ketiga. Karena payung hukum harus ada dulu segala sesuatunya," tukasnya.








 

BERITA TERKAIT


Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus
 

BERITA PILIHAN


Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

 

BERITA LAINNYA

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Akibat Rem Mendadak, Empat Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Flyover Kircon
Minggu 26 Januari 2020


Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020 Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020 Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus Minimalisir Penyebaran Virus Corona, Kemenlu Terbitkan Travel Advice Ke Tiongkok
Minggu 26 Januari 2020 Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus Tega! Bayi Perempuan di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Pencabulan Kerabat
Minggu 26 Januari 2020 Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus Dewan Tuding Proyek KCIC dan Tol Cisumdawu Penyebab Banjir Rancaekek Kian Parah
Minggu 26 Januari 2020 Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus PSSI Sahkan Perubahan Nama Blitar Bandung United Jadi Bandung United
Minggu 26 Januari 2020 Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

 

 

BERITA TERKAIT

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus
Rabu 17 Juli 2019, 17:54 WIB

Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus
Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus


Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


Foto: Wali Kota Bandung, Oded M Danial bersama Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana didampingi Kepala Dispora Kota Bandung meninjau Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (17/7/2019).

BANDUNG, (PRFM) - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Stadion yang digadang-gadang bertaraf internasional ini, kini kondisinya tidak terawat bahkan sebagian orang menyebutnya "rumah hantu". 

Setelah mendapat desakan dari publik, Wali Kota Bandung Oded M Danial bersama dengan jajaran terkait akhirnya meninjau langsung stadion yang berada di kawasan Gedebage ini. Oded mengatakan, berdasarkan pantauannya, kondisi di dalam stadion GBLA sendiri sangat terawat. Namun ia tak menampik bila di bagian luar masih terlihat kumuh.

"Ketika saya lihat ke dalam, ini terawat. Kalau di luar memang benar tidak terurus. Untuk itu sekarang, saya akan meminta ke Dispora untuk mengajak teman-teman komunitas pada Jumat dan sabtu akan bersih-bersih GBLA," ujaranya saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu (17/7/2019). 

Mengenai biaya perawatan, Pemkot Bandung sendiri menganggarkan dari APBD sebesar Rp. 150 juta per bulannya. Namun biaya tersebut hanya untuk perawatan bagian dalam stadion.

"Memang perawatan sendiri ada anggaran di APBD, sekitar Rp 150 juta itu untuk di dalam, bukan untuk di luar karena besar jadi tidak dianggarkan. Ini jadi catatan bagi kami ke depannya," tambah Oded.

Lebih lanjut orang nomor satu di kota bandung itu menerangkan bila saat ini, Pemkot bandung masih terkendala administrasi dengan pihak pengembang (Adhi Karya-red) selaku pengelola tahap dua. Oleh karenanya, Oded sendiri sudah mendelegasikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana untuk segera menuntaskan persoalan tersebut.

"Tahap 1 dan 3 sudah oleh Pemkot, sementara ke 2 yaitu kursi belum diserahkan Adi Karya kepada kami. Saya sudah minta ke pa wakil untuk koordinasi agar segera diselesaikan," jelasnya. 


Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Alih Kelola ke Persib?

Sebelumnya diberitakan, Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) telah sejak lama ingin mengambil alih kelola Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kendati demikian, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku manajemen masih ragu lantaran masalah kontruksi bangunan yang dianggap masih labil dan bisa membahayakan.

Menanggapi hal tersebut, Oded enggan gegabah menyerahkan pengelolaan stadion GBLA kepada PT. Persib Bandung Bermartabat. Pasalnya Pemkot Bandung sendiri masih menunggu adanya payung hukum terkait alih kelola aset negara. 

"Kami kan lihat payung hukumnya. Sedang dikerjakan oleh dinas terkait. Kedepannya bagaiamana, apakah pengelolaanya kerjasama dengan pihak ketiga. Karena payung hukum harus ada dulu segala sesuatunya," tukasnya.





 

BERITA LAINNYA



Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020
Berita 26 Januari 2020


Tinjau GBLA, Mang Oded: GBLA Terawat di Dalam, Tapi di Luar Tidak Terurus

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020
Banjir Kabupaten Bandung 2020