Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari  




Selasa 21 Agustus 2018

16:42 WIB

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari
@prfmnews

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari
PRFMNewsChannel

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari
Rabu 14 Februari 2018, 10:18 WIB
Jawa Barat

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari
Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari




Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG,(PRFM) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu objek wisata populer Tebing Keraton yang terletak dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Dirinya ingin memastikan, perubahan yang dilakukan oleh pengelola berdampak positif bagi kondisi iklim mikro sekitar tebing. Tebing Keraton merupakan salah satu titik yang dilintasi jalur migrasi Burung Raptor dunia.

Aher menjelaskan sejak tahun 2014 Tebing Karaton telah menjadi salah satu objek wisata yang paling diminati di wilayah Bandung Raya. “Wisatawan yang datang tidak hanya dari nusantara bahkan dari mancanegara. Jaraknya juga cukup dekat dari pusat Kota Bandung, kurang lebih 14 Km atau 7 Km dari pintu Pos 1 TAHURA Ir. H. Djuanda,” katanya pada Tim Humas Jabar sambil menikmati pemandangan matahari terbit, Senin (13/02/18).

Untuk memudahkan akses wisatawan, menurut Aher, Balai Pengelolaan Tahura Ir. H. Djuanda pernah melakukan penataan Tebing Karaton dengan membangun berbagai fasilitas termasuk pemasangan paving blok pada jalur tracking dan selasarnya pada 2014. Ternyata hal itu telah mengubah iklim mikro pada tebing yang terletak di ketinggian 1200 mdpl. Ini menyebabkan suhu di area tebing lebih meningkat dari sebelumnya.

Dampaknya, menjauhnya kabut dari sekitar selasar Tebing Karaton. Secara langsung maupun tidak langsung ternyata itu juga dapat mengganggu jalur migrasi Burung Raptor dunia. “Padahal salah satu daya tarik Tebing Karaton ini adalah wisata matahari terbit atau matahari tenggelam yang sangat indah dan menawan dengan diselimuti kabut yang tebal,” kata Aher.

“Selain itu, masalah kelembaban yang tinggi telah memberi pengaruh terhadap kondisi paving blok yang menjadi berlumut sehingga menjadi licin terutama jika musim penghujan tiba,” tambahnya.

Pada bulan Mei 2017, Gubernur Aher telah meresmikan Tebing Karaton ini sebagai tempat wisata sekaligus sebagai Pusat Pemantauan Migrasi Burung Raptor Dunia. “Oleh karena itu, dalam upaya mengembalikan kondisi iklim mikro di sekitar Tebing Karaton dan meningkatkan fungsinya sebagai pusat pemantauan migrasi burung raptor dunia, perlu dilaksanakan penataan selasar Tebing Karaton dengan mengangkat paving yang telah terpasang dan kemudian menggantinya dengan material yang lebih ramah lingkungan serta dirancang sedemikian rupa sehingga secara umum tidak menempel langsung dengan tanah,” paparnya.

Proses penatan Selasar Tebing Karaton ini dilaksanakan pada 2017 dengan didanai oleh APBD Provinsi Jawa Barat. Penataan selanjutnya, menurut Aher, akan didorong melalui mekanisme pendanaan mitra CSR Tahun 2018 maupun melaui APBD Tahun 2019. “Mohon dukungannya dari warga Jawa Barat. Mari jaga keindahan Tebing Keraton dan jalur migrasi Burung Raptor,” pungkasnya.



Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

 

BERITA TERKAIT


Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari
 

BERITA PILIHAN


Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

 

BERITA LAINNYA

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Bahaya Membuang Lensa Kontak Lewat Saluran Air
Selasa 21 Agustus 2018


Puskesmas Tak Boleh Tolak Pasien
Selasa 21 Agustus 2018 Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari Atasi Banjir Pagarsih dan Pasteur, Pemkot Bandung Bangun Kolam Retensi Sirnaraga
Selasa 21 Agustus 2018 Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Bus di Cibiru
Selasa 21 Agustus 2018 Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari Soal Kemacetan di Kota Bandung, Ini Kata Irman
Selasa 21 Agustus 2018 Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari Mengenal Irman Sugema, Kapolretabes Bandung yang Tidak Bercita-cita Jadi Polisi
Selasa 21 Agustus 2018 Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari Selain Jerk Chicken, Kini Ada Jerk Rice yang Menuai Kontroversi
Selasa 21 Agustus 2018 Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

 

 

BERITA TERKAIT


Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari
Rabu 14 Februari 2018, 10:18 WIB
Jawa Barat

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari
Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari


Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG,(PRFM) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyempatkan diri untuk mengunjungi salah satu objek wisata populer Tebing Keraton yang terletak dalam kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Dirinya ingin memastikan, perubahan yang dilakukan oleh pengelola berdampak positif bagi kondisi iklim mikro sekitar tebing. Tebing Keraton merupakan salah satu titik yang dilintasi jalur migrasi Burung Raptor dunia.

Aher menjelaskan sejak tahun 2014 Tebing Karaton telah menjadi salah satu objek wisata yang paling diminati di wilayah Bandung Raya. “Wisatawan yang datang tidak hanya dari nusantara bahkan dari mancanegara. Jaraknya juga cukup dekat dari pusat Kota Bandung, kurang lebih 14 Km atau 7 Km dari pintu Pos 1 TAHURA Ir. H. Djuanda,” katanya pada Tim Humas Jabar sambil menikmati pemandangan matahari terbit, Senin (13/02/18).

Untuk memudahkan akses wisatawan, menurut Aher, Balai Pengelolaan Tahura Ir. H. Djuanda pernah melakukan penataan Tebing Karaton dengan membangun berbagai fasilitas termasuk pemasangan paving blok pada jalur tracking dan selasarnya pada 2014. Ternyata hal itu telah mengubah iklim mikro pada tebing yang terletak di ketinggian 1200 mdpl. Ini menyebabkan suhu di area tebing lebih meningkat dari sebelumnya.

Dampaknya, menjauhnya kabut dari sekitar selasar Tebing Karaton. Secara langsung maupun tidak langsung ternyata itu juga dapat mengganggu jalur migrasi Burung Raptor dunia. “Padahal salah satu daya tarik Tebing Karaton ini adalah wisata matahari terbit atau matahari tenggelam yang sangat indah dan menawan dengan diselimuti kabut yang tebal,” kata Aher.

“Selain itu, masalah kelembaban yang tinggi telah memberi pengaruh terhadap kondisi paving blok yang menjadi berlumut sehingga menjadi licin terutama jika musim penghujan tiba,” tambahnya.

Pada bulan Mei 2017, Gubernur Aher telah meresmikan Tebing Karaton ini sebagai tempat wisata sekaligus sebagai Pusat Pemantauan Migrasi Burung Raptor Dunia. “Oleh karena itu, dalam upaya mengembalikan kondisi iklim mikro di sekitar Tebing Karaton dan meningkatkan fungsinya sebagai pusat pemantauan migrasi burung raptor dunia, perlu dilaksanakan penataan selasar Tebing Karaton dengan mengangkat paving yang telah terpasang dan kemudian menggantinya dengan material yang lebih ramah lingkungan serta dirancang sedemikian rupa sehingga secara umum tidak menempel langsung dengan tanah,” paparnya.

Proses penatan Selasar Tebing Karaton ini dilaksanakan pada 2017 dengan didanai oleh APBD Provinsi Jawa Barat. Penataan selanjutnya, menurut Aher, akan didorong melalui mekanisme pendanaan mitra CSR Tahun 2018 maupun melaui APBD Tahun 2019. “Mohon dukungannya dari warga Jawa Barat. Mari jaga keindahan Tebing Keraton dan jalur migrasi Burung Raptor,” pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Puskesmas Tak Boleh Tolak Pasien
Selasa 21 Agustus 2018


Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari

 

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Tinjau Langsung, Aher Pastikan Ekosistem Tebing Keraton Tetap Lestari