Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak  




Kamis 18 Oktober 2018

08:00 WIB

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak
@prfmnews

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak
PRFMNewsChannel

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak
Jumat 20 Juli 2018, 19:40 WIB

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak
Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak




Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Redaksi Oleh : Mitria - Job PRFM
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Menjalin komunikasi antara orangtua dan anak agar tetap baik adalah kunci sebuah terjalinnya hubungan erat antara orangtua dan anak. Orangtua memiliki peran penting dalam membangun sebuah komunikasi yang sehat antara orangtua dan anak. 

Meski begitu, baik orangtua maupun anak memiliki peran yang penting dalam membangun komunikasi baik antara satu sama lainnya.  Dengan komunikasi yang baik antara anak dan orangtua, banyak manfaat yang akan didapatkan. Dalam sebuah penelitian menyebutkan kualitas komunikasi antara orangtua  dan anak dapat memengaruhi perkembangan anak yang positif.  

Untuk mewujudkan komunikasi yang baik dan sehat antar orangtua dan anak, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini merupakan beberapa tips untuk membuat hubungan orangtua dan anak terjalin dengan baik.

1. Meluangkan Waktu Untuk Berbicara Satu Sama Lain

Kesibukan sehari-hari terkadang menyita waktu orangtua setiap harinya, tak jarang orangtua melupakan pentingnya berbicara pada anak untuk mengetahui perkembangan anak setiap harinya. 

Ada baiknya orangtua menyediakan waktu untuk berbicara dengan anak setiap harinya, dengan begitu anak akan lebih terbuka kepada orangtua tentang permasalahan yang sedang dialaminya.

Anak juga akan menanyakan solusi permasalahan mereka pada orang yang tepat, yaitu kepada orantuanya sendiri. Salah satu penyebab kenakalan remaja yaitu karena kurangnya komunikasi antar orangtua dan anak, sehingga saat anak mengalami suatu permasalahan, anak mencari jalan keluar yang tidak tepat. 

2. Gunakan Kalimat Yang Tepat, Bukan Kalimat Perintah

Dalam percakapan sehari-hari, orangtua kerap kali menggunakan kalimat-kalimat perintah atau larangan yang secara tidak disadari dapat mengikis psikologi anak. Apabila orangtua ingin meminta anak untuk melakukan sesuatu ada baiknya menggunakan kalimat yang baik dan tepat. 

Hindari kata perintah seperti “jangan” atau kalimat negatif yang langsung menyudutkan anak seperti “mandi sana kamu bau” ada baiknya diganti menjadi “nak, mandi yuk! Biar badannya wangi”.

Cobalah dalam percakapan sehari-hari antara orangtua dan anak, gunakan kata “tolong” untuk meminta tolong, “terimakasih” untuk sebuah penghargaan karena telah melakukan sesuatu seperti pertolongan, “maaf” untuk sebuah kesalahan atau bila tidak sengaja melakukan sesuatu, “terimakasih kembali” untuk membalas apabila mengucapkan kalimat terimakasih.

3. Hindari Berkomunikasi Saat Marah

Tak jarang saat anak melakukan sebuah kesalahan, orangtua langsung memarahi anak dan membuat pertengkaran antara orangtua dan anak. Hal ini dapat membuat hubungan orangtua dan anak menjadi tidak baik kedepannya,  apabila ada sebuah permasalah yang membuat emosi menjadi tidak stabil, ada baiknya diam dulu untuk mendinginkan kepala agar tidak terjadi pertengkaran yang dapat merusak hubungan antara orangtua dan anak. 

4. Tunjukkan Kertertarikan dan Perhatian

Saat berkomunikasi, tentu ada umpan balik antara anak dan orangtua. Umpan balik dalam komunikasi tersebut dapat ada baiknya menunjukkan adanya rasa tertarik dalam komunikasi yang terjalin dan rasa perhatian atau simpati terhadap setiap komunikasi yang ada. Sehingga akan terjalin komunikasi yang semakin intens antara orangtua dan anak.

5. Hargai Pendapat Anak

Saat beragumentasi, kerap kali anak memiliki sudut pandang yang berbeda dari orangtua. Ada baiknya sebagai orangtua untuk menghargai pendapat anak yang berbeda tersebut meskipun pendapat anak belum tentu benar. Ada cara lain untuk menjelaskan bagaimana keadaan yang sebenarnya kepada anak ketika anak memiliki pendapat yang salah, dengan begitu anak merasa lebih dimengerti dan dihargai pendapatnya  sebagai seorang anak. 

6. Memperhatikan Komunikasi Non Verbal

Tidak hanya memperhatikan komunikasi verbal saja, bahasa non verbal juga perlu diperhatikan. Karena komunikasi non verbal mencerminkan sikap tubuh di dalam tubuh. Sikap tubuh yang baik salah satunya yaitu tubuh orangtua condong ke anak bukan sebaliknya, dengan begitu bisa mencerminkan bahwa orang tua tertarik dalam setiap komunikasi dengan anak, hindari bersilang tangan disaat marah atau saat sedang berkomunikasi karena bisa mengartikan sikap tubuh yang tidak terbuka, hindari pula menompang dagu saat sedang berbicara karena dapat menunjukkan rasa bosan saat sedang berkomunikasi.

Sebenarnya baik komunikasi verbal ataupun komuikasi non-verbal, keduanya sama-sama memiliki peran penting, Orangtua seringkali mengabaikan komunikasi non verbal setiap melakukan komunikasi verbal, sehingga anak  menangkap sikap tubuh dalam komunikasi non verbal tersebut sebagai sinyal negatif seperti penolakan dan tidak dihargai.



Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

 

BERITA TERKAIT


Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak
 

BERITA PILIHAN


Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

 

BERITA LAINNYA

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018


Hilang Setahun, Jasad Mak Titing Hanya Tersisa Tulang Belulang
Rabu 17 Oktober 2018 Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak Asyik, UMP 2019 Naik 8,03 Persen
Rabu 17 Oktober 2018 Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak Mendagri Tegaskan Program Pemerintah Fokus Jabarkan Nawa Cita
Rabu 17 Oktober 2018 Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak Mensos : Kebutuhan Pekerja Sosial Masih Tinggi
Rabu 17 Oktober 2018 Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak Jumlah Pelamar CPNS 2018 Meleset dari Perkiraan Awal
Rabu 17 Oktober 2018 Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak Pulihkan Pasca Bencana, Pemerintah Bangun Kota Palu Baru dalam 2 Tahun
Rabu 17 Oktober 2018 Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

 

 

BERITA TERKAIT

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak
Jumat 20 Juli 2018, 19:40 WIB

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak
Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak


Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Redaksi Oleh : Mitria - Job PRFM
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Menjalin komunikasi antara orangtua dan anak agar tetap baik adalah kunci sebuah terjalinnya hubungan erat antara orangtua dan anak. Orangtua memiliki peran penting dalam membangun sebuah komunikasi yang sehat antara orangtua dan anak. 

Meski begitu, baik orangtua maupun anak memiliki peran yang penting dalam membangun komunikasi baik antara satu sama lainnya.  Dengan komunikasi yang baik antara anak dan orangtua, banyak manfaat yang akan didapatkan. Dalam sebuah penelitian menyebutkan kualitas komunikasi antara orangtua  dan anak dapat memengaruhi perkembangan anak yang positif.  

Untuk mewujudkan komunikasi yang baik dan sehat antar orangtua dan anak, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini merupakan beberapa tips untuk membuat hubungan orangtua dan anak terjalin dengan baik.

1. Meluangkan Waktu Untuk Berbicara Satu Sama Lain

Kesibukan sehari-hari terkadang menyita waktu orangtua setiap harinya, tak jarang orangtua melupakan pentingnya berbicara pada anak untuk mengetahui perkembangan anak setiap harinya. 

Ada baiknya orangtua menyediakan waktu untuk berbicara dengan anak setiap harinya, dengan begitu anak akan lebih terbuka kepada orangtua tentang permasalahan yang sedang dialaminya.

Anak juga akan menanyakan solusi permasalahan mereka pada orang yang tepat, yaitu kepada orantuanya sendiri. Salah satu penyebab kenakalan remaja yaitu karena kurangnya komunikasi antar orangtua dan anak, sehingga saat anak mengalami suatu permasalahan, anak mencari jalan keluar yang tidak tepat. 

2. Gunakan Kalimat Yang Tepat, Bukan Kalimat Perintah

Dalam percakapan sehari-hari, orangtua kerap kali menggunakan kalimat-kalimat perintah atau larangan yang secara tidak disadari dapat mengikis psikologi anak. Apabila orangtua ingin meminta anak untuk melakukan sesuatu ada baiknya menggunakan kalimat yang baik dan tepat. 

Hindari kata perintah seperti “jangan” atau kalimat negatif yang langsung menyudutkan anak seperti “mandi sana kamu bau” ada baiknya diganti menjadi “nak, mandi yuk! Biar badannya wangi”.

Cobalah dalam percakapan sehari-hari antara orangtua dan anak, gunakan kata “tolong” untuk meminta tolong, “terimakasih” untuk sebuah penghargaan karena telah melakukan sesuatu seperti pertolongan, “maaf” untuk sebuah kesalahan atau bila tidak sengaja melakukan sesuatu, “terimakasih kembali” untuk membalas apabila mengucapkan kalimat terimakasih.

3. Hindari Berkomunikasi Saat Marah

Tak jarang saat anak melakukan sebuah kesalahan, orangtua langsung memarahi anak dan membuat pertengkaran antara orangtua dan anak. Hal ini dapat membuat hubungan orangtua dan anak menjadi tidak baik kedepannya,  apabila ada sebuah permasalah yang membuat emosi menjadi tidak stabil, ada baiknya diam dulu untuk mendinginkan kepala agar tidak terjadi pertengkaran yang dapat merusak hubungan antara orangtua dan anak. 

4. Tunjukkan Kertertarikan dan Perhatian

Saat berkomunikasi, tentu ada umpan balik antara anak dan orangtua. Umpan balik dalam komunikasi tersebut dapat ada baiknya menunjukkan adanya rasa tertarik dalam komunikasi yang terjalin dan rasa perhatian atau simpati terhadap setiap komunikasi yang ada. Sehingga akan terjalin komunikasi yang semakin intens antara orangtua dan anak.

5. Hargai Pendapat Anak

Saat beragumentasi, kerap kali anak memiliki sudut pandang yang berbeda dari orangtua. Ada baiknya sebagai orangtua untuk menghargai pendapat anak yang berbeda tersebut meskipun pendapat anak belum tentu benar. Ada cara lain untuk menjelaskan bagaimana keadaan yang sebenarnya kepada anak ketika anak memiliki pendapat yang salah, dengan begitu anak merasa lebih dimengerti dan dihargai pendapatnya  sebagai seorang anak. 

6. Memperhatikan Komunikasi Non Verbal

Tidak hanya memperhatikan komunikasi verbal saja, bahasa non verbal juga perlu diperhatikan. Karena komunikasi non verbal mencerminkan sikap tubuh di dalam tubuh. Sikap tubuh yang baik salah satunya yaitu tubuh orangtua condong ke anak bukan sebaliknya, dengan begitu bisa mencerminkan bahwa orang tua tertarik dalam setiap komunikasi dengan anak, hindari bersilang tangan disaat marah atau saat sedang berkomunikasi karena bisa mengartikan sikap tubuh yang tidak terbuka, hindari pula menompang dagu saat sedang berbicara karena dapat menunjukkan rasa bosan saat sedang berkomunikasi.

Sebenarnya baik komunikasi verbal ataupun komuikasi non-verbal, keduanya sama-sama memiliki peran penting, Orangtua seringkali mengabaikan komunikasi non verbal setiap melakukan komunikasi verbal, sehingga anak  menangkap sikap tubuh dalam komunikasi non verbal tersebut sebagai sinyal negatif seperti penolakan dan tidak dihargai.



 

BERITA LAINNYA



Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018
Kota Bandung


Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Asyik, UMP 2019 Naik 8,03 Persen
Rabu 17 Oktober 2018
Jawa Barat


Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak

 

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Tips Menjalin Komunikasi yang Baik Antara Orangtua dan Anak