Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!  




Senin 19 November 2018

18:42 WIB

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!
@prfmnews

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!
PRFMNewsChannel

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!
Kamis 07 Desember 2017, 15:09 WIB

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!
Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!




Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG,(PRFM) - Walaupun mendapat kecaman dari berbagai belahan dunia, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap mengumumkan secara resmi pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Yerusalem dan mengakuinya sebagai Ibukota Israel. Dalam pidatonya di Gedung Putih, Rabu (06/12/2017), Presiden Trump mengatakan "sudah saatnya untuk mengakui secara resmi Yerusalem sebagai Ibukota Israel".

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di sela-sela pembukaan Seminar Filantropi menyampaikan bahwa Amerika sibuk dengan dirinya sendiri dan kepentingan negaranya sendiri tidak membaca konteks dunia yang sedang membicarakan perdamaian dan kemerdekaan Palestina, Kamis (07/12/2017). 

Lebih jauh, Fahri menilai Trump tidak membaca sejarah dan konteks dunia dan sibuk untuk keluar dari masalahanya sendiri.

“Menurut saya, Donald Trump sebentar lagi akan dijatuhkan oleh Senat dan Kongres karena penyelidikan tentang keterlibatan Rusia dalam memenangkan dia dalam pemilihan Presiden makin lama makin kelihatan, mungkin dia mau mengalihkan isu dalam negerinya, tapi akibatnya dia mengorbankan apa yang sudah menjadi percakapan dunia selama ini tentang perdamaian dunia, dimana Yerusalem adalah bagian dari negara Palestina,” ungkapnya dikutip dari situs resmi DPR RI. 

“Presiden Trump mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota negara itu hal yang ngawur, tanpa melihat percakapan dunia tentang perdamaian dan kemerdekaan Palestina,” ujarnya.

“Dalam semua perjanjian yang pernah ada, dalam 70 tahun ini posisi Yerusalem tidak pernah bisa menjadi bagian dari Israel. Yerusalem jauh lebih dekat menjadi bagian dari Palestina dan sejarahnya begitu dan seharusnya juga begitu,” ujarnya.

Fahri  menilai, kebijakan Trump ini agak mencemaskan, namun dunia jangan bereaksi terlalu ekstrim karena ini salah satu bentuk provokasi dunia untuk menciptakan kekacauan sehingga kita melupakan masalah inti dari persoalannya yaitu merancang kemerdekaan Palestina.

“Trump dan Netanyahu punya motif jahat terhadap keadilan dan terhadap perdamaian, maka kita jangan terprovokasi karena mereka tidak akan lama dan akan segera berakhir,” tegas Fahri.

Fahri tegaskan bahwa, Indonesia harus lebih keras bersikap bukan hanya menyesal-menyesal saja, sikap Indonesia terhadap perdamaian ini harus lebih keras sesuai dengan pesan-pesan para pendiri bangsa terutama posisi kemerdekaan Palestina.

"Jangan biarkan kita terus melihat Israel melakukan pencaplokan-pencaplokan tanah milik rakyat Palestina, ini merupakan kejahatan yang mengabaikan semua resolusi-resolusi yang pernah ada termasuk PBB, Indonesia harus lebih keras berdiri melawannya,” tegasnya.



Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

 

BERITA TERKAIT


Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!
 

BERITA PILIHAN


Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

 

BERITA LAINNYA

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Yuk Berperilaku Sehat Mulai dari Hal-Hal Sederhana
Senin 19 November 2018


Irfan Suryanagara Siap Tingkatkan Prestasi Olahraga Rugbi di Jabar
Senin 19 November 2018 Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah! "Masih Biru", Bobotoh Sambut Hangat Miljan Radovic
Senin 19 November 2018 Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah! Persib Butuh Evaluasi
Senin 19 November 2018 Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah! Miljan Radovic Kembali ke Persib
Senin 19 November 2018 Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah! Ridwan Kamil Lakukan Transformasi Birokrasi untuk Kemajuan Jabar
Senin 19 November 2018 Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah! Manajemen Segera Selesaikan Masalah Internal Persib
Senin 19 November 2018 Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

 

 

BERITA TERKAIT

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah! Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!
Kamis 07 Desember 2017, 15:09 WIB

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!
Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!


Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG,(PRFM) - Walaupun mendapat kecaman dari berbagai belahan dunia, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap mengumumkan secara resmi pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat ke Yerusalem dan mengakuinya sebagai Ibukota Israel. Dalam pidatonya di Gedung Putih, Rabu (06/12/2017), Presiden Trump mengatakan "sudah saatnya untuk mengakui secara resmi Yerusalem sebagai Ibukota Israel".

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di sela-sela pembukaan Seminar Filantropi menyampaikan bahwa Amerika sibuk dengan dirinya sendiri dan kepentingan negaranya sendiri tidak membaca konteks dunia yang sedang membicarakan perdamaian dan kemerdekaan Palestina, Kamis (07/12/2017). 

Lebih jauh, Fahri menilai Trump tidak membaca sejarah dan konteks dunia dan sibuk untuk keluar dari masalahanya sendiri.

“Menurut saya, Donald Trump sebentar lagi akan dijatuhkan oleh Senat dan Kongres karena penyelidikan tentang keterlibatan Rusia dalam memenangkan dia dalam pemilihan Presiden makin lama makin kelihatan, mungkin dia mau mengalihkan isu dalam negerinya, tapi akibatnya dia mengorbankan apa yang sudah menjadi percakapan dunia selama ini tentang perdamaian dunia, dimana Yerusalem adalah bagian dari negara Palestina,” ungkapnya dikutip dari situs resmi DPR RI. 

“Presiden Trump mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota negara itu hal yang ngawur, tanpa melihat percakapan dunia tentang perdamaian dan kemerdekaan Palestina,” ujarnya.

“Dalam semua perjanjian yang pernah ada, dalam 70 tahun ini posisi Yerusalem tidak pernah bisa menjadi bagian dari Israel. Yerusalem jauh lebih dekat menjadi bagian dari Palestina dan sejarahnya begitu dan seharusnya juga begitu,” ujarnya.

Fahri  menilai, kebijakan Trump ini agak mencemaskan, namun dunia jangan bereaksi terlalu ekstrim karena ini salah satu bentuk provokasi dunia untuk menciptakan kekacauan sehingga kita melupakan masalah inti dari persoalannya yaitu merancang kemerdekaan Palestina.

“Trump dan Netanyahu punya motif jahat terhadap keadilan dan terhadap perdamaian, maka kita jangan terprovokasi karena mereka tidak akan lama dan akan segera berakhir,” tegas Fahri.

Fahri tegaskan bahwa, Indonesia harus lebih keras bersikap bukan hanya menyesal-menyesal saja, sikap Indonesia terhadap perdamaian ini harus lebih keras sesuai dengan pesan-pesan para pendiri bangsa terutama posisi kemerdekaan Palestina.

"Jangan biarkan kita terus melihat Israel melakukan pencaplokan-pencaplokan tanah milik rakyat Palestina, ini merupakan kejahatan yang mengabaikan semua resolusi-resolusi yang pernah ada termasuk PBB, Indonesia harus lebih keras berdiri melawannya,” tegasnya.



 

BERITA LAINNYA



Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Yuk Berperilaku Sehat Mulai dari Hal-Hal Sederhana
Senin 19 November 2018
Kota Bandung


Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Persib Butuh Evaluasi
Senin 19 November 2018
PERSIB


Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Miljan Radovic Kembali ke Persib
Senin 19 November 2018
PERSIB


Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!

 

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel, DPR : Trump Tidak Baca Sejarah!