Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik  




Rabu 19 September 2018

06:06 WIB

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
@prfmnews

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
PRFMNewsChannel

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
Selasa 17 April 2018, 16:21 WIB

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik




Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Rizky Perdana - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pembekalan anti korupsi kepada seluruh pasangan calon kepala daerah yang mengikuti Pilkada serentak 2018 di Provinsi Jawa Barat. Acara digelar di Gedung Sate Bandung, Selasa (17/4/2018). 

Pembekalan antikorupsi tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan dan juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Wakil ketua KPK, Basariah Pandjaitan mengatakan tidak ada larangan mengenai politik dinasti selama tidak ada konflik kepentingan. 

"Misalnya Gubernur sudah dua kali menjabat, dilanjutkan oleh anak atau istrinya, boleh, tidak ada larangan. Yang harus diingatkan adalah jangan sampai ada konflik disana, Itu penekanannya," ungkap Basariah. 

Pada prakteknya sebagian besar politik dinasti mengalami konflik kepentingan. Oleh sebab itu menurutnya perlu atensi penanganan tindak pidana korupsi oleh KPK. 

Menanggapi maraknya mahar poltik dalam gelaran Pilkada, ia mengingatkan jangan sampai ada yang memberi mahar politik, serangan fajar ataupun money politik. 

"Menurut kajian Kemdagri biaya untuk menjadi calon kepala daerah sangat mahal antara 20-30 milyar untuk bupati/Walikota, dan untuk Gubernur sampai ratusan miliar. Kalau dilihat dari kekayaan idealnya (calon kepala daerah) itu 7-8 milyar, artinya butuh biaya yang sangat banyak, apakah itu berasal dari sumbangan pribadi atau resmi, bisa saja. Tapi kita ingatkan jangan sampai memberi mahar, serangan fajar ataupun money politik," ungkapnya. 



Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

 

BERITA TERKAIT


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
 

BERITA PILIHAN


Mau Baliknama PBB? Simak Caranya

Kamis 30 Agustus 2018

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

 

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

PMI Siap Ikut Rawat Citarum
Selasa 18 September 2018


Demi Zero Complaint Government, Pemprov Luncurkan Jabar Quick Response
Selasa 18 September 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Antisipasi Banjir di Musim Hujan, Ini yang Sudah Dilakukan DPU Kota Bandung
Selasa 18 September 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Ini Konsep Pelantikan Wali Kota Bandung yang Bakal Digelar Meriah
Selasa 18 September 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Ridwan Kamil Harap Perubahan APBD Segera Dilaksanakan
Selasa 18 September 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Umuh Minta Big Match Persib vs Persija Jangan Diundur
Selasa 18 September 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Persib Kokoh di Puncak Klasemen, Umuh: Boleh Dirayakan Tapi Jangan Jemawa
Selasa 18 September 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

 

 

BERITA TERKAIT

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
Selasa 17 April 2018, 16:21 WIB

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Rizky Perdana - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pembekalan anti korupsi kepada seluruh pasangan calon kepala daerah yang mengikuti Pilkada serentak 2018 di Provinsi Jawa Barat. Acara digelar di Gedung Sate Bandung, Selasa (17/4/2018). 

Pembekalan antikorupsi tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan dan juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Wakil ketua KPK, Basariah Pandjaitan mengatakan tidak ada larangan mengenai politik dinasti selama tidak ada konflik kepentingan. 

"Misalnya Gubernur sudah dua kali menjabat, dilanjutkan oleh anak atau istrinya, boleh, tidak ada larangan. Yang harus diingatkan adalah jangan sampai ada konflik disana, Itu penekanannya," ungkap Basariah. 

Pada prakteknya sebagian besar politik dinasti mengalami konflik kepentingan. Oleh sebab itu menurutnya perlu atensi penanganan tindak pidana korupsi oleh KPK. 

Menanggapi maraknya mahar poltik dalam gelaran Pilkada, ia mengingatkan jangan sampai ada yang memberi mahar politik, serangan fajar ataupun money politik. 

"Menurut kajian Kemdagri biaya untuk menjadi calon kepala daerah sangat mahal antara 20-30 milyar untuk bupati/Walikota, dan untuk Gubernur sampai ratusan miliar. Kalau dilihat dari kekayaan idealnya (calon kepala daerah) itu 7-8 milyar, artinya butuh biaya yang sangat banyak, apakah itu berasal dari sumbangan pribadi atau resmi, bisa saja. Tapi kita ingatkan jangan sampai memberi mahar, serangan fajar ataupun money politik," ungkapnya. 



 

BERITA LAINNYA



Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

PMI Siap Ikut Rawat Citarum
Selasa 18 September 2018
Jawa Barat


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Ridwan Kamil Harap Perubahan APBD Segera Dilaksanakan
Selasa 18 September 2018
Jawa Barat


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

 

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik