Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik  




Minggu 16 Desember 2018

03:23 WIB

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
@prfmnews

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
PRFMNewsChannel

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
Selasa 17 April 2018, 16:21 WIB

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik




Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Rizky Perdana - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pembekalan anti korupsi kepada seluruh pasangan calon kepala daerah yang mengikuti Pilkada serentak 2018 di Provinsi Jawa Barat. Acara digelar di Gedung Sate Bandung, Selasa (17/4/2018). 

Pembekalan antikorupsi tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan dan juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Wakil ketua KPK, Basariah Pandjaitan mengatakan tidak ada larangan mengenai politik dinasti selama tidak ada konflik kepentingan. 

"Misalnya Gubernur sudah dua kali menjabat, dilanjutkan oleh anak atau istrinya, boleh, tidak ada larangan. Yang harus diingatkan adalah jangan sampai ada konflik disana, Itu penekanannya," ungkap Basariah. 

Pada prakteknya sebagian besar politik dinasti mengalami konflik kepentingan. Oleh sebab itu menurutnya perlu atensi penanganan tindak pidana korupsi oleh KPK. 

Menanggapi maraknya mahar poltik dalam gelaran Pilkada, ia mengingatkan jangan sampai ada yang memberi mahar politik, serangan fajar ataupun money politik. 

"Menurut kajian Kemdagri biaya untuk menjadi calon kepala daerah sangat mahal antara 20-30 milyar untuk bupati/Walikota, dan untuk Gubernur sampai ratusan miliar. Kalau dilihat dari kekayaan idealnya (calon kepala daerah) itu 7-8 milyar, artinya butuh biaya yang sangat banyak, apakah itu berasal dari sumbangan pribadi atau resmi, bisa saja. Tapi kita ingatkan jangan sampai memberi mahar, serangan fajar ataupun money politik," ungkapnya. 



Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

 

BERITA TERKAIT


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
 

BERITA PILIHAN


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

 

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

DPRD Dukung Seluruh Wilayah Jabar Terkoneksi Tol
Sabtu 15 Desember 2018


Uu Harap Pemuda Peduli Bencana Jadi Perekat Bangsa
Sabtu 15 Desember 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Herman Suherman Jadi Plt Bupati Cianjur, Supendi Plt Bupati Indramayu
Sabtu 15 Desember 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Bandung Tiru Kota Semarang Soal Pencegahan HIV/AIDS
Sabtu 15 Desember 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Soal Putusan MK, Menag: Adil dan Tidak Perlu Beda Batas Usia Nikah
Jumat 14 Desember 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Pangdam III/Siliwangi Sebut Program Citarum Harum Harus Terus Dilanjutkan
Jumat 14 Desember 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Kemendagri Cabut Aturan Soal Penggunaan Pakaian Dinas
Jumat 14 Desember 2018 Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

 

 

BERITA TERKAIT

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
Selasa 17 April 2018, 16:21 WIB

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik
Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Rizky Perdana - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pembekalan anti korupsi kepada seluruh pasangan calon kepala daerah yang mengikuti Pilkada serentak 2018 di Provinsi Jawa Barat. Acara digelar di Gedung Sate Bandung, Selasa (17/4/2018). 

Pembekalan antikorupsi tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan dan juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Wakil ketua KPK, Basariah Pandjaitan mengatakan tidak ada larangan mengenai politik dinasti selama tidak ada konflik kepentingan. 

"Misalnya Gubernur sudah dua kali menjabat, dilanjutkan oleh anak atau istrinya, boleh, tidak ada larangan. Yang harus diingatkan adalah jangan sampai ada konflik disana, Itu penekanannya," ungkap Basariah. 

Pada prakteknya sebagian besar politik dinasti mengalami konflik kepentingan. Oleh sebab itu menurutnya perlu atensi penanganan tindak pidana korupsi oleh KPK. 

Menanggapi maraknya mahar poltik dalam gelaran Pilkada, ia mengingatkan jangan sampai ada yang memberi mahar politik, serangan fajar ataupun money politik. 

"Menurut kajian Kemdagri biaya untuk menjadi calon kepala daerah sangat mahal antara 20-30 milyar untuk bupati/Walikota, dan untuk Gubernur sampai ratusan miliar. Kalau dilihat dari kekayaan idealnya (calon kepala daerah) itu 7-8 milyar, artinya butuh biaya yang sangat banyak, apakah itu berasal dari sumbangan pribadi atau resmi, bisa saja. Tapi kita ingatkan jangan sampai memberi mahar, serangan fajar ataupun money politik," ungkapnya. 



 

BERITA LAINNYA



Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

DPRD Dukung Seluruh Wilayah Jabar Terkoneksi Tol
Sabtu 15 Desember 2018
Jawa Barat


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Uu Harap Pemuda Peduli Bencana Jadi Perekat Bangsa
Sabtu 15 Desember 2018
Jawa Barat


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Bandung Tiru Kota Semarang Soal Pencegahan HIV/AIDS
Sabtu 15 Desember 2018
Kota Bandung


Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik

 

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Wakil Ketua KPK Ingatkan Jangan Ada Mahar Politik