Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung  




Sabtu 25 Januari 2020

13:04 WIB

Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung
@prfmnews

Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung
PRFMNewsChannel

Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung
Minggu 08 Desember 2019, 21:47 WIB
Wacana Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung
Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung
Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung




Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) -  Ketua Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar Dedi Kurniawan mengaku pesimistis keberadaan Badan Otorita Cekungan Bandung akan bisa memperbaiki kondisi lingkungan alam di Kawasan Bandung Utara (KBU) dan sungai Citarum.

"Saya sedikit pesimistis badan ini bisa bekerja dengan baik, karena beberapa hal sebetulnya sudah banyak aturan yang memang seharusnya dilaksanakan oleh eksekutif legislatif di Kota Kabupaten," ujar Dedi saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Minggu (8/12/2019).

Dedi menyangsikan adanya badan khusus karena dalam konteks KBU saja hingga kini eksekutif maupun legislatif di pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di wilayah cekungan Bandung tersebut, belum punya keberanian dalam merehabilitasi lahan kritis di KBU, dan mengintervensi langsung lahan yang menjadi hak milik perseorangan.

"Badan ini pun nanti sepertinya hanya memberikan rekomendasi, atau melihat, mengkaji, mengawasi dan melaporkan, setelah itu selesai, karena keputusan kan ada di pemegang regulasi," ujarnya.

Masih dikatakan Dedi, jika Gubernur cukup serius menangani persoalan cekungan Bandung ini, sebenarnya Gubernur memiliki kewenangan untuk memperbaiki kawasan cekungan Bandung.

Caranya dengan menyinergikan para kepala daerah yang ada di wilayah cekungan Bandung itu, seperti Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Namun, hingga saat ini di 5 wilayah ini belum ada titik temu mengenai penanganan persoalan ini.

Berbicara mengenai perbaikan lingkungan di cekungan Bandung, Dedi menegaskan, sebenarnya sangat sederhana jika pemerintah dan para pemangku kebijakan memiliki keseriusan untuk membenahinya.

Saat ini, kata dia, lahan-lahan di kawasan cekungan Bandung dikuasai pemerintah pusat seperti Perhutani dan BKSDA serta ada juga lahan yang dikuasai perorangan.

"Pemerintah harus lebih serius dalam langkah penegakan dan pengawasan. Dulu sempat adanya perobohan warung-warung yang berdiri di atas tanah negara, tetapi apa kabarnya dengan bangunan besar lainnya yang masih kokoh," ungkapnya.

Dedi pun mengaku geram dengan lambannya Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang seolah lamban menangani persoalan kerusakan lingkungan di cekungan Bandung.

Bahkan, setelah hadirnya Peraturan Presiden Nomor 45 tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung, Gubernur belum bisa mengeksekusi aturan itu di daerah.

"Dalam konteks Cekungan Bandung yang paling genting adalah penataan dan penindakan karena sudah ada regulasi aturannya berupa Perda KBU. Namun tidak dijalankan oleh pemerintah, itu yang kita sayangkan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, pihaknya mewacanakan pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung akan dibentuk pada awal 2020.

Saat ini, dikatakan Ridwan Kamil, pihaknya sedang melakukan pembahasan mengenai wacana pembentukan badan otorita tersebut.

“Sudah ada perpres-nya (peraturan presiden). Sedang pembahasan. Mungkin wacana itu awal tahun 2020 akan lebih teknis,” ungkap Ridwan Kamil saat dimintai tanggapannya mengenai wacana pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung seusai melepas peserta Patriot Desa di Gedung Sate.










 

BERITA TERKAIT


Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung
 

BERITA PILIHAN


Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

 

BERITA LAINNYA

Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Hidup Sehat, Bentuk Antisipasi Serangan Virus Corona
Sabtu 25 Januari 2020


Sebanyak 48 Lapak di Pasar Caringin Hangus Terbakar
Sabtu 25 Januari 2020 Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung Hati-Hati, Gejala Virus Corona Mirip Influenza
Sabtu 25 Januari 2020 Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung Prakiraan Cuaca Hari ini, Waspadai Hujan Lebat di Siang hingga Sore Hari
Sabtu 25 Januari 2020 Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung Pasca Bentrok Ormas, Jalan Raya Sukabumi-Cianjur Berangsur Kondusif
Sabtu 25 Januari 2020 Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung Pengamanan Imlek, Polsek Andir Siagakan 120 Personil
Sabtu 25 Januari 2020 Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung Oded Tegaskan Desentralisasi Pengolahan Sampah Selesai di Tingkat RW
Sabtu 25 Januari 2020 Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

 

 

BERITA TERKAIT


Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Badan Otoritas Cekungan Bandung Harus Segera Dibentuk
Minggu 08 Desember 2019, 21:48 WIB Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung
Minggu 08 Desember 2019, 21:47 WIB
Wacana Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung
Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung


Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) -  Ketua Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar Dedi Kurniawan mengaku pesimistis keberadaan Badan Otorita Cekungan Bandung akan bisa memperbaiki kondisi lingkungan alam di Kawasan Bandung Utara (KBU) dan sungai Citarum.

"Saya sedikit pesimistis badan ini bisa bekerja dengan baik, karena beberapa hal sebetulnya sudah banyak aturan yang memang seharusnya dilaksanakan oleh eksekutif legislatif di Kota Kabupaten," ujar Dedi saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Minggu (8/12/2019).

Dedi menyangsikan adanya badan khusus karena dalam konteks KBU saja hingga kini eksekutif maupun legislatif di pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di wilayah cekungan Bandung tersebut, belum punya keberanian dalam merehabilitasi lahan kritis di KBU, dan mengintervensi langsung lahan yang menjadi hak milik perseorangan.

"Badan ini pun nanti sepertinya hanya memberikan rekomendasi, atau melihat, mengkaji, mengawasi dan melaporkan, setelah itu selesai, karena keputusan kan ada di pemegang regulasi," ujarnya.

Masih dikatakan Dedi, jika Gubernur cukup serius menangani persoalan cekungan Bandung ini, sebenarnya Gubernur memiliki kewenangan untuk memperbaiki kawasan cekungan Bandung.

Caranya dengan menyinergikan para kepala daerah yang ada di wilayah cekungan Bandung itu, seperti Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang. Namun, hingga saat ini di 5 wilayah ini belum ada titik temu mengenai penanganan persoalan ini.

Berbicara mengenai perbaikan lingkungan di cekungan Bandung, Dedi menegaskan, sebenarnya sangat sederhana jika pemerintah dan para pemangku kebijakan memiliki keseriusan untuk membenahinya.

Saat ini, kata dia, lahan-lahan di kawasan cekungan Bandung dikuasai pemerintah pusat seperti Perhutani dan BKSDA serta ada juga lahan yang dikuasai perorangan.

"Pemerintah harus lebih serius dalam langkah penegakan dan pengawasan. Dulu sempat adanya perobohan warung-warung yang berdiri di atas tanah negara, tetapi apa kabarnya dengan bangunan besar lainnya yang masih kokoh," ungkapnya.

Dedi pun mengaku geram dengan lambannya Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang seolah lamban menangani persoalan kerusakan lingkungan di cekungan Bandung.

Bahkan, setelah hadirnya Peraturan Presiden Nomor 45 tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung, Gubernur belum bisa mengeksekusi aturan itu di daerah.

"Dalam konteks Cekungan Bandung yang paling genting adalah penataan dan penindakan karena sudah ada regulasi aturannya berupa Perda KBU. Namun tidak dijalankan oleh pemerintah, itu yang kita sayangkan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, pihaknya mewacanakan pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung akan dibentuk pada awal 2020.

Saat ini, dikatakan Ridwan Kamil, pihaknya sedang melakukan pembahasan mengenai wacana pembentukan badan otorita tersebut.

“Sudah ada perpres-nya (peraturan presiden). Sedang pembahasan. Mungkin wacana itu awal tahun 2020 akan lebih teknis,” ungkap Ridwan Kamil saat dimintai tanggapannya mengenai wacana pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung seusai melepas peserta Patriot Desa di Gedung Sate.






 

BERITA LAINNYA



Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Hidup Sehat, Bentuk Antisipasi Serangan Virus Corona
Sabtu 25 Januari 2020
Virus Corona


Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Hati-Hati, Gejala Virus Corona Mirip Influenza
Sabtu 25 Januari 2020
Virus Corona


Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Prakiraan Cuaca Hari ini, Waspadai Hujan Lebat di Siang hingga Sore Hari
Sabtu 25 Januari 2020
Berita Hari Ini 25 Januari 2020


Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Pasca Bentrok Ormas, Jalan Raya Sukabumi-Cianjur Berangsur Kondusif
Sabtu 25 Januari 2020
Berita Hari Ini 25 Januari 2020


Walhi Jabar Pesimistis Dengan Pembentukan Badan Otorita Cekungan Bandung

Pengamanan Imlek, Polsek Andir Siagakan 120 Personil
Sabtu 25 Januari 2020
HARI RAYA IMLEK 2571