Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil  




Senin 20 November 2017

22:23 WIB

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil
@prfmnews

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil
PRFMNewsChannel

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil
Senin 13 November 2017, 12:51 WIB

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil
Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil




Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Ulfa bercerita bahwa dirinya menjadi korban penipuan dari oknum sales mobil di Kota Bandung. Kejadian ini berawal saat Ulfa dan keluarga niat membeli mobil di bulan Juni lalu.


"Aaya niat beli mobil waktu itu di bulan Juni, lagi cari-cari kan. Dapet info di Transmart Cipadung ada pameran mobil. Hampir semua stand didatengin," ujarnya saat on air di PRFM, Senin (13/11/2017).


Saat ke salah satu stand, Ulfa ditawarin mendapatkan mobil sesuai dengan harga yang sedang promo. Saat itu sales tersebut menjamin kalau "uang kunci" akan kembali full meski tidak jadi membeli.


"Salesnya menjamin uang akan kembali full meski engga jadi, cairnya dalam waktu 14 hari kerja. Iket harga (uang kunci) ini saya harus bayar Rp 1 juta. Akhirnya dibayar. Terus saya langsung datang ke dealer di Soekarno Hatta, urus administrasi, tanda tangan surat pemesanan dan lain-lain. Terus dia bilang besok mau di survei," paparnya.


Setelah ditunggu, lanjutnya, si sales tidak datang dan tidak memberikan konfirmasi. Akhirnya keduluan sama sales mobil honda. Akhirnya Ulfa membeli mobil honda tersebut. 


"Sebelumnya ayah saya juga membayar lagi Rp 1 juta agar uang kunci bisa cair. Dia bilang kalau mau cair, nayar lagi satu juta, nanti uangnya cair 2 juta," terang Ulfa.


Setelah di desak, akhirnya si sales mau bayar 1 juta dengan cara di cicil 2x (500rb 2x). Sementara 1 juta lagi masih belum dikembalikan dengan alasan terhambat dokumen.


"Saya sudah ngobrol sama supervisornya, mereka bilang pencairan dana terkendala dokumen. Jadi nunggu rejectkan dari lising dulu. Saya hubungi lagi salesnya, akhirnya dia mau nombokin 500 ribu meski hingga saat ini belum dibayar. Dia bilang kena potongan 50 persen, tapi saya engga mau karena janjinya uang full. Terus dia bilang kalau mau full harus sabar, ya saya minta kepastian karena sudah 6 bulan tidak ada kejelasan," lanjutnya.


Untuk mendapatkan surat rejectkan dari lising, Ulfa diminta membuat surat kehilangan dari kepolisian. Hal ini dikarenakan kwitansi uang kunci tersebut tidak ada.


"Terus dia minta saya bikin surat kehilangan karena kwitansinya engga ada di dia. Saya suruh dia yang buat karena kwitansinya engga ada di dia, tapi ujung-ujungnya minta duit lagi buat bikin surat," ucapnya.


Hingga saat ini, Ulfa masih menunggu itikad baik dari si sales dan pihak dealer. Ulfa pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum membeli sesuatu.




Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

 

BERITA TERKAIT


Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil
 

BERITA PILIHAN


Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

 

BERITA LAINNYA

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Pelatih Ini Tertarik Melatih Persib
Senin 20 November 2017


Pelatih Ini Tertarik Melatih Persib
Senin 20 November 2017 Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil Persib Bandung Wajib Rombak Pemain Musim Depan
Minggu 19 November 2017 Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil Umuh Akui Persib Paling Parah Soal Rekrutmen Pemain
Minggu 19 November 2017 Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil Umuh Tegaskan Rekrutmen Pemain Bukan Urusan Dirinya
Minggu 19 November 2017 Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil Umuh Akui Persib Paling Parah Soal Rekrutmen Pemain
Minggu 19 November 2017 Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil Tunggu Keputusan Pelatih, Persib Belum Pastikan Ikut Piala Wali Kota Padang
Sabtu 18 November 2017 Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

 

 

BERITA TERKAIT

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil
Senin 13 November 2017, 12:51 WIB

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil
Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil


Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Ulfa bercerita bahwa dirinya menjadi korban penipuan dari oknum sales mobil di Kota Bandung. Kejadian ini berawal saat Ulfa dan keluarga niat membeli mobil di bulan Juni lalu.


"Aaya niat beli mobil waktu itu di bulan Juni, lagi cari-cari kan. Dapet info di Transmart Cipadung ada pameran mobil. Hampir semua stand didatengin," ujarnya saat on air di PRFM, Senin (13/11/2017).


Saat ke salah satu stand, Ulfa ditawarin mendapatkan mobil sesuai dengan harga yang sedang promo. Saat itu sales tersebut menjamin kalau "uang kunci" akan kembali full meski tidak jadi membeli.


"Salesnya menjamin uang akan kembali full meski engga jadi, cairnya dalam waktu 14 hari kerja. Iket harga (uang kunci) ini saya harus bayar Rp 1 juta. Akhirnya dibayar. Terus saya langsung datang ke dealer di Soekarno Hatta, urus administrasi, tanda tangan surat pemesanan dan lain-lain. Terus dia bilang besok mau di survei," paparnya.


Setelah ditunggu, lanjutnya, si sales tidak datang dan tidak memberikan konfirmasi. Akhirnya keduluan sama sales mobil honda. Akhirnya Ulfa membeli mobil honda tersebut. 


"Sebelumnya ayah saya juga membayar lagi Rp 1 juta agar uang kunci bisa cair. Dia bilang kalau mau cair, nayar lagi satu juta, nanti uangnya cair 2 juta," terang Ulfa.


Setelah di desak, akhirnya si sales mau bayar 1 juta dengan cara di cicil 2x (500rb 2x). Sementara 1 juta lagi masih belum dikembalikan dengan alasan terhambat dokumen.


"Saya sudah ngobrol sama supervisornya, mereka bilang pencairan dana terkendala dokumen. Jadi nunggu rejectkan dari lising dulu. Saya hubungi lagi salesnya, akhirnya dia mau nombokin 500 ribu meski hingga saat ini belum dibayar. Dia bilang kena potongan 50 persen, tapi saya engga mau karena janjinya uang full. Terus dia bilang kalau mau full harus sabar, ya saya minta kepastian karena sudah 6 bulan tidak ada kejelasan," lanjutnya.


Untuk mendapatkan surat rejectkan dari lising, Ulfa diminta membuat surat kehilangan dari kepolisian. Hal ini dikarenakan kwitansi uang kunci tersebut tidak ada.


"Terus dia minta saya bikin surat kehilangan karena kwitansinya engga ada di dia. Saya suruh dia yang buat karena kwitansinya engga ada di dia, tapi ujung-ujungnya minta duit lagi buat bikin surat," ucapnya.


Hingga saat ini, Ulfa masih menunggu itikad baik dari si sales dan pihak dealer. Ulfa pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum membeli sesuatu.




 

BERITA LAINNYA



Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Pelatih Ini Tertarik Melatih Persib
Senin 20 November 2017
PERSIB


Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Pelatih Ini Tertarik Melatih Persib
Senin 20 November 2017
PERSIB


Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Persib Bandung Wajib Rombak Pemain Musim Depan
Minggu 19 November 2017
PERSIB


Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil

 

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Waspada! Muncul Penipuan Berkedok Sales Mobil