Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya  




Rabu 28 Juni 2017

19:22 WIB

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya
@prfmnews

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya
PRFMNewsChannel

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya
Minggu 14 Mei 2017, 07:37 WIB

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya
Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya




Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Seperti yang diberitakan di beberapa media baik di dalam ataupun luar negeri, telah terjadi fenomena serangan siber di beberapa negara, termasuk Indonesia. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan menyampaikan serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting), sehingga bisa dikategorikan teroris siber.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais menjadi korban peretasan.  Atas kejadian ini, Semuel meminta masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kehati-hatian dalam berinteraksi di dunia siber.

"Serangan siber yang menyerang Indonesia berjenis ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali. Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban. Ransomware baru ini disebut Wannacry. Wannacry ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut. Saat ini diduga serangan Wannacry sudah memakan banyak korban ke berbagai negara. Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden," tulisnya dalam rilis yang diterima PRFM, Minggu (14/5/2017).

Terkait infeksi penyebaran, Wannacry menginfeksi sebuah computer dengan meng-enkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB, sehingga bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke komputer windows lain pada jaringan yang sama. Semua komputer yang tersambung ke internet berpotensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry.

Wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi. Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin yang setara dengan 300 dollar amerika. Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Disamping itu, Wannacry juga memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

Menghindari hal itu, berikut tindakan pencegahan yang bisa dilakukan:
1. Cabut Kabel LAN/Wifi
2. Lakukan Backup Data
3. Update Anti-Virus
4. Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoct. Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx
5. Jangan mengaktifkan fungsi macros
6. Non aktifkan fungsi SMB v1Block 139/445 & 3389 Ports
7. Selalu backup file-file penting di komputer anda dan simpan backupnya ditempat lain

Saat ini belum ada solusi yang paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file file yang sudah terinfeksi Wannacry. Akan tetapi memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran Wannacry ke komputer lain yang rentan vulnerable.

ID-SIRTII mengimbau Senin (15/5/2017) besok untuk memutuskan komputer yang terhubung ke LAN dan Internet. Lakukan langkah pencegahan yang sudah diutarakan. Untuk konsultasi secara online bisa diakses ke : https://www.nomoreransom.org . Juga, apabila diperlukan informasi dan saran teknis, dapat diemail :incident@idsirtii.or.id .



Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

 

BERITA TERKAIT


Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya
 

BERITA PILIHAN


Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

 

BERITA LAINNYA

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Dapat THR, Petugas Kebersihan Tenang Hadapi Lebaran
Minggu 25 Juni 2017


Meriahkan Malam Takbiran, Purwakarta Tabuh 999 Bedug
Minggu 25 Juni 2017 Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya Pesan Toleransi di Malam Takbiran Purwakarta
Minggu 25 Juni 2017 Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya Disebut Terkatung-katung, Begini Cerita Kakek Penjual Guci
Minggu 25 Juni 2017 Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya Gerakan Mudik Kamil 2017 Berangkatkan 50 Pemudik Hari Ini
Rabu 21 Juni 2017 Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Merak, Pemudik Diimbau Hindari Waktu Ini
Rabu 21 Juni 2017 Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi Wilayah Karawang
Rabu 21 Juni 2017 Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

 

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya
Minggu 14 Mei 2017, 07:37 WIB

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya
Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya


Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Seperti yang diberitakan di beberapa media baik di dalam ataupun luar negeri, telah terjadi fenomena serangan siber di beberapa negara, termasuk Indonesia. Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel A. Pangerapan menyampaikan serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting), sehingga bisa dikategorikan teroris siber.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais menjadi korban peretasan.  Atas kejadian ini, Semuel meminta masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kehati-hatian dalam berinteraksi di dunia siber.

"Serangan siber yang menyerang Indonesia berjenis ransomware. Ransomware adalah sebuah jenis malicious software atau malware yang menyerang komputer korban dengan cara mengunci komputer korban atau meng-encrypt semua file yang ada sehingga tidak bisa diakses kembali. Tahun ini sebuah jenis ransomware baru telah muncul dan diperkirakan bisa memakan banyak korban. Ransomware baru ini disebut Wannacry. Wannacry ransomware mengincar PC berbasis windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut. Saat ini diduga serangan Wannacry sudah memakan banyak korban ke berbagai negara. Oleh karena itu penting untuk melakukan serangkaian tindakan pencegahan dan juga penanganan apabila terjadi insiden," tulisnya dalam rilis yang diterima PRFM, Minggu (14/5/2017).

Terkait infeksi penyebaran, Wannacry menginfeksi sebuah computer dengan meng-enkripsi seluruh file yang ada di komputer tersebut dan dengan menggunakan kelemahan yang ada pada layanan SMB, sehingga bisa melakukan eksekusi perintah lalu menyebar ke komputer windows lain pada jaringan yang sama. Semua komputer yang tersambung ke internet berpotensi terinfeksi terhadap ancaman Wannacry.

Wannacry meminta ransom atau dana tebusan agar file file yang dibajak dengan enkripsi bisa dikembalikan dalam keadaan normal lagi. Dana tembusan yang diminta adalah dengan pembayaran bitcoin yang setara dengan 300 dollar amerika. Wannacry memberikan alamat bitcoin untuk pembayarannya. Disamping itu, Wannacry juga memberikan deadline waktu terakhir pembayaran dan waktu dimana denda tebusan bisa naik jika belum dibayar juga.

Menghindari hal itu, berikut tindakan pencegahan yang bisa dilakukan:
1. Cabut Kabel LAN/Wifi
2. Lakukan Backup Data
3. Update Anti-Virus
4. Update security pada windows anda dengan install Patch MS17-010 yang dikeluarkan oleh microsoct. Lihat : https://technet.microsoft.com/en-us/library/security/ms17-010.aspx
5. Jangan mengaktifkan fungsi macros
6. Non aktifkan fungsi SMB v1Block 139/445 & 3389 Ports
7. Selalu backup file-file penting di komputer anda dan simpan backupnya ditempat lain

Saat ini belum ada solusi yang paling cepat dan jitu untuk mengembalikan file file yang sudah terinfeksi Wannacry. Akan tetapi memutuskan sambungan internet dari komputer yang terinfeksi akan menghentikan penyebaran Wannacry ke komputer lain yang rentan vulnerable.

ID-SIRTII mengimbau Senin (15/5/2017) besok untuk memutuskan komputer yang terhubung ke LAN dan Internet. Lakukan langkah pencegahan yang sudah diutarakan. Untuk konsultasi secara online bisa diakses ke : https://www.nomoreransom.org . Juga, apabila diperlukan informasi dan saran teknis, dapat diemail :incident@idsirtii.or.id .



 

BERITA LAINNYA



Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Dapat THR, Petugas Kebersihan Tenang Hadapi Lebaran
Minggu 25 Juni 2017
Purwakarta Istimewa


Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Meriahkan Malam Takbiran, Purwakarta Tabuh 999 Bedug
Minggu 25 Juni 2017
Purwakarta Istimewa


Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Pesan Toleransi di Malam Takbiran Purwakarta
Minggu 25 Juni 2017
Purwakarta Istimewa


Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Disebut Terkatung-katung, Begini Cerita Kakek Penjual Guci
Minggu 25 Juni 2017
Purwakarta Istimewa


Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya

 

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Waspada Serangan Siber, Berikut Langkah Pencegahannya