Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM  




Minggu 17 Desember 2017

01:34 WIB

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM
@prfmnews

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM
PRFMNewsChannel

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM
Minggu 03 Desember 2017, 15:54 WIB

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM
Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM




Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Redaksi Oleh : Tamara Hani Nurjannah
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Yuli, warga Kota Cimahi bercerita bahwa dirinya hampir saja menjadi korban penipuan dari oknum yang hendak membeli barang elektronik yang dijualnya di salah satu aplikasi jual beli online, Minggu (3/12/2017). 


"Jadi, baru saya posting, gak selang dari beberapa menit ada yang respon via whatsapp ke saya, bilang katanya serius mau beli dan lain-lain," ujar Yuli saat on air di PRFM, Minggu (3/12/2017). 


Yuli mengaku, tidak ada proses tawar menawar harga ataupun pengecekan barang. Hingga akhirnya calon pembeli meminta nomor rekening yang ternyata berbeda nasabah bank. 


"Kebetulan rekening saya BCA, dan yang pembeli adanya Mandiri. Kan biasanya bisa transaksi beda Bank, terus dia bilang oke, dia menyanggupi," lanjutnya. 


Kecurigaan Yuli pun muncul ketika pembeli memaksa untuk melakukan transaksi secepatnya, sedangkan Yuli mengatakan bahwa dirinya sedang dalam acara keluarga. Akhirnya Yuli mencari tahu dan menemukan kasus yang serupa dengan yang ia alami. 


"Nah disana saya agak aneh. Biasanya kan banyak nanya lah, cerewet. Tapi mereka langsung bilang oke saja. Terus saya googling penipuan, terus kasusnya sama. Jadi pada saat penjualya BCA, pembelinya memaksa transfernya pake Mandiri, sama percis dengan itu," jelasnya.  


Yuli pun sempat mengecek saldo melalui e-bankingnya. Akhirnya Yuli bertanya kembali kepada calon pembelinya melalui pesan singkat whatsapp. Ternyata Yuli mendapati informasi dari pembeli bahwa dirinya dapat melakukan pengecekan saldo di ATM Mandiri. 


"Ya mau apa, saya kan ga punya ATM Mandiri masalahnya. Terus saya rasa ini benar penipuan. Saya bilang masnya mau nipu saya yah, hati-hati loh mas penjual tuh banyak yang pinter, jangan nipu kita. Langsung saya diblokir," tuturnya.


Atas kejadian ini, Yuli mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam bertransaksi online. Karena menurutnya, jika ia mengikuti perintah pembeli, maka dengan instruksi pembeli kita akan memasukan besaran uang yang harus kita terima dengan memasukan pin yang diinformasikan oleh pembeli.  


"Nanti kita akan dibimbing sama mereka, nanti katanya dikasih tau caranya, gitu. Dan agak aneh sih, jadi hati-hai aja," tuturnya.


Editor: Desy Viani



Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

 

BERITA TERKAIT


Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM
 

BERITA PILIHAN


Tol Bocimi Rampung Maret 2018

Sabtu 16 Desember 2017

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

 

BERITA LAINNYA

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Dedi Mulyadi Imbau Warga Siapkan Asuransi Hari Tua
Sabtu 16 Desember 2017


Revitalisasi 9 Pasar Akan Dimulai Tahun Depan
Jumat 15 Desember 2017 Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM DPRD Pesimis Revitalisasi Pasar Berjalan Mulus di Tahun Ini
Jumat 15 Desember 2017 Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM Gomez Sudah Sodorkan Nama Pemain Incarannya Kepada Manajemen
Jumat 15 Desember 2017 Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM Gomez Sudah Sodorkan Nama Pemain Incarannya Kepada Manajemen
Jumat 15 Desember 2017 Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM Munaslub Digelar, Pengalihan Dukungan Golkar di Pilgub Jabar Terbuka
Jumat 15 Desember 2017 Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM Munaslub Digelar, Pengalihan Dukungan Golkar di Pilgub Jabar Terbuka
Jumat 15 Desember 2017 Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

 

 

BERITA TERKAIT

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM
Minggu 03 Desember 2017, 15:54 WIB

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM
Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM


Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Redaksi Oleh : Tamara Hani Nurjannah
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Yuli, warga Kota Cimahi bercerita bahwa dirinya hampir saja menjadi korban penipuan dari oknum yang hendak membeli barang elektronik yang dijualnya di salah satu aplikasi jual beli online, Minggu (3/12/2017). 


"Jadi, baru saya posting, gak selang dari beberapa menit ada yang respon via whatsapp ke saya, bilang katanya serius mau beli dan lain-lain," ujar Yuli saat on air di PRFM, Minggu (3/12/2017). 


Yuli mengaku, tidak ada proses tawar menawar harga ataupun pengecekan barang. Hingga akhirnya calon pembeli meminta nomor rekening yang ternyata berbeda nasabah bank. 


"Kebetulan rekening saya BCA, dan yang pembeli adanya Mandiri. Kan biasanya bisa transaksi beda Bank, terus dia bilang oke, dia menyanggupi," lanjutnya. 


Kecurigaan Yuli pun muncul ketika pembeli memaksa untuk melakukan transaksi secepatnya, sedangkan Yuli mengatakan bahwa dirinya sedang dalam acara keluarga. Akhirnya Yuli mencari tahu dan menemukan kasus yang serupa dengan yang ia alami. 


"Nah disana saya agak aneh. Biasanya kan banyak nanya lah, cerewet. Tapi mereka langsung bilang oke saja. Terus saya googling penipuan, terus kasusnya sama. Jadi pada saat penjualya BCA, pembelinya memaksa transfernya pake Mandiri, sama percis dengan itu," jelasnya.  


Yuli pun sempat mengecek saldo melalui e-bankingnya. Akhirnya Yuli bertanya kembali kepada calon pembelinya melalui pesan singkat whatsapp. Ternyata Yuli mendapati informasi dari pembeli bahwa dirinya dapat melakukan pengecekan saldo di ATM Mandiri. 


"Ya mau apa, saya kan ga punya ATM Mandiri masalahnya. Terus saya rasa ini benar penipuan. Saya bilang masnya mau nipu saya yah, hati-hati loh mas penjual tuh banyak yang pinter, jangan nipu kita. Langsung saya diblokir," tuturnya.


Atas kejadian ini, Yuli mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam bertransaksi online. Karena menurutnya, jika ia mengikuti perintah pembeli, maka dengan instruksi pembeli kita akan memasukan besaran uang yang harus kita terima dengan memasukan pin yang diinformasikan oleh pembeli.  


"Nanti kita akan dibimbing sama mereka, nanti katanya dikasih tau caranya, gitu. Dan agak aneh sih, jadi hati-hai aja," tuturnya.


Editor: Desy Viani



 

BERITA LAINNYA



Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Dedi Mulyadi Imbau Warga Siapkan Asuransi Hari Tua
Sabtu 16 Desember 2017
Purwakarta Istimewa


Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Revitalisasi 9 Pasar Akan Dimulai Tahun Depan
Jumat 15 Desember 2017
Kota Bandung


Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM

 

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Waspadai Penipuan Berkedok Transaksi Jual Beli Via ATM