Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta  




Rabu 19 Februari 2020

02:29 WIB

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta
@prfmnews

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta
PRFMNewsChannel

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta
Sabtu 18 Januari 2020, 17:02 WIB
Kota Bandung
Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta
Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta




Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Foto Oleh : Humas Pemkot Bandung

BANDUNG, (PRFM) - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bertekad segera mengaktivasi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Ia yakin jika Stadion GBLA memiliki potensi yang besar untuk menyejahterakan warga Kota Bandung.

Keyakinan Yana semakin besar setelah meninjau langsung Stadion I Wayan Dipta Kabupaten Gianyar Bali, Sabtu (18/1/2020). Stadion yang menjadi markas Bali United dan hanya berkapasitas sekitar 25.000 penonton ini mampu memberdayakan masyarakat. Selain itu, pengelolaan Stadion I Wayan Dipa secara profesional telah mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gianyar.

"Jika dikelola secara profesional, ternyata sangat memberikan manfaat yang cukup besar. Tak hanya untuk pemerintah, tetapi juga untuk masyarakat," kata Yana di sela sela peninjauan seperti dilansir dari laman resmi Pemkot Bandung.

Pada kunjungan tersebut terungkap, Pemkab Gianyar memberikan izin pengelolaan stadion kepada Bali United. Tim kebanggaan warga Bali itu memperoleh kontrak penggunaan selama 5 tahun. Pemkab Gianyar memberikan izin kepada Bali United untuk menambah fasilitas di stadion tanpa mengubah bentuk dasarnya.

Setelah memperoleh kontrak, Bali United lalu memperbakki Stadion I Wayan Dipta. mulai dari memperbaiki rumput lapangan, membangun kolam rendam untuk pemain, membuka toko resmi, cafe, hingga arena permainan anak-anak.

"Kini Pemkab Gianyar memperoleh PAD sekitar Rp1 milar setahun hanya dari stadion. Jika Stadion GBLA bisa dikelola secara profesional, hasilnya akan jauh lebih besar dari itu. Karena setiap satu kali pertandingan Persib, Pemkot Bandung bisa memperoleh PAD sekitar Rp200 juta," ungkap Yana.

Untuk itu juga, Yana mengaku akan segera menyelesaikan beberapa persoalan yang membuat Stadion GBLA belum dapat digunakan sepenuhnya.

"Kita akan segera selesaikan. Doakan saja agar lancar dan bisa segera diaktivasi," kata Yana.

Sedangkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Edi Marwoto menegaskan, perlu ada kesepahaman yang sama agar stadion GBLA bisa seperti stadion I Wayan Dipta. Namun Edi menyebut, Pemkot Bandung memang perlu bekerja sama dengan pihak ketiga yang secara profesional mampu menghidupkan Stadion GBLA.

"Stadion GBLA bisa jauh lebih baik dari I Wayan Dipta. Salah satunya dengan bekerja sama dengan pihak ketiga yang memliki jaringan luas. Apalagi luas dan kapasitas stadion kita jauh lebih besar dibandingkan di Bali," kata Edi.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Gianyar, I Wayan Suardana yang turut mendampingi saat kunjungan tersebut mengatakan, sejak stadion dikelola Bali United, PAD Kabupaten Gianyar meningkat. Tak hanya itu, Bali United juga mampu memberdayakan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Khusus dari Bali United, kami memperoleh PAD sebesar Rp1,7 milar setiap tahunnya. Itu di luar nilai kontrak sebesar Rp500 juta untuk 5 tahun," ungkapnya.

Stakeholder Bersatu

Ketua Panitia Pelaksana Bali United, Bli Rojak mengungkapkan, salah satu faktor yang membuat Bali United bisa mengelola Stadion I Wayan Dipta dengan baik karena aeluruh stakeholder bersatu. Mulai dari Pemkab Giayar, kepolisian, hingga ormas dan preman.

"Pemkab dan polisi sangat mendukung. Jadi kami tidak kesulitan untuk memperoleh izin pertandingan. Ormas dan preman juga menanggalkan atributnya," ungkapnya.

Kini, kata Bli Rojak, Bali United juga terus membenahi stadion agar bisa menggelar pertandingan di level Asia. "Semua pembangunan kami yang membiayai," ujarnya.










 

BERITA TERKAIT


Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta
 

BERITA PILIHAN


Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

 

BERITA LAINNYA

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020


Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020 Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020 Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Minggu 09 Februari 2020 Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

 

 

BERITA TERKAIT

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta
Sabtu 18 Januari 2020, 17:02 WIB
Kota Bandung

Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta
Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta


Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Sumber Foto : Humas Pemkot Bandung


BANDUNG, (PRFM) - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bertekad segera mengaktivasi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Ia yakin jika Stadion GBLA memiliki potensi yang besar untuk menyejahterakan warga Kota Bandung.

Keyakinan Yana semakin besar setelah meninjau langsung Stadion I Wayan Dipta Kabupaten Gianyar Bali, Sabtu (18/1/2020). Stadion yang menjadi markas Bali United dan hanya berkapasitas sekitar 25.000 penonton ini mampu memberdayakan masyarakat. Selain itu, pengelolaan Stadion I Wayan Dipa secara profesional telah mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gianyar.

"Jika dikelola secara profesional, ternyata sangat memberikan manfaat yang cukup besar. Tak hanya untuk pemerintah, tetapi juga untuk masyarakat," kata Yana di sela sela peninjauan seperti dilansir dari laman resmi Pemkot Bandung.

Pada kunjungan tersebut terungkap, Pemkab Gianyar memberikan izin pengelolaan stadion kepada Bali United. Tim kebanggaan warga Bali itu memperoleh kontrak penggunaan selama 5 tahun. Pemkab Gianyar memberikan izin kepada Bali United untuk menambah fasilitas di stadion tanpa mengubah bentuk dasarnya.

Setelah memperoleh kontrak, Bali United lalu memperbakki Stadion I Wayan Dipta. mulai dari memperbaiki rumput lapangan, membangun kolam rendam untuk pemain, membuka toko resmi, cafe, hingga arena permainan anak-anak.

"Kini Pemkab Gianyar memperoleh PAD sekitar Rp1 milar setahun hanya dari stadion. Jika Stadion GBLA bisa dikelola secara profesional, hasilnya akan jauh lebih besar dari itu. Karena setiap satu kali pertandingan Persib, Pemkot Bandung bisa memperoleh PAD sekitar Rp200 juta," ungkap Yana.

Untuk itu juga, Yana mengaku akan segera menyelesaikan beberapa persoalan yang membuat Stadion GBLA belum dapat digunakan sepenuhnya.

"Kita akan segera selesaikan. Doakan saja agar lancar dan bisa segera diaktivasi," kata Yana.

Sedangkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Edi Marwoto menegaskan, perlu ada kesepahaman yang sama agar stadion GBLA bisa seperti stadion I Wayan Dipta. Namun Edi menyebut, Pemkot Bandung memang perlu bekerja sama dengan pihak ketiga yang secara profesional mampu menghidupkan Stadion GBLA.

"Stadion GBLA bisa jauh lebih baik dari I Wayan Dipta. Salah satunya dengan bekerja sama dengan pihak ketiga yang memliki jaringan luas. Apalagi luas dan kapasitas stadion kita jauh lebih besar dibandingkan di Bali," kata Edi.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Gianyar, I Wayan Suardana yang turut mendampingi saat kunjungan tersebut mengatakan, sejak stadion dikelola Bali United, PAD Kabupaten Gianyar meningkat. Tak hanya itu, Bali United juga mampu memberdayakan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Khusus dari Bali United, kami memperoleh PAD sebesar Rp1,7 milar setiap tahunnya. Itu di luar nilai kontrak sebesar Rp500 juta untuk 5 tahun," ungkapnya.

Stakeholder Bersatu

Ketua Panitia Pelaksana Bali United, Bli Rojak mengungkapkan, salah satu faktor yang membuat Bali United bisa mengelola Stadion I Wayan Dipta dengan baik karena aeluruh stakeholder bersatu. Mulai dari Pemkab Giayar, kepolisian, hingga ormas dan preman.

"Pemkab dan polisi sangat mendukung. Jadi kami tidak kesulitan untuk memperoleh izin pertandingan. Ormas dan preman juga menanggalkan atributnya," ungkapnya.

Kini, kata Bli Rojak, Bali United juga terus membenahi stadion agar bisa menggelar pertandingan di level Asia. "Semua pembangunan kami yang membiayai," ujarnya.






 

BERITA LAINNYA



Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Yana: Stadion GBLA Harus Lebih Baik dari I Wayan Dipta

Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020